Berawal dari kebiasaan menggulir layar ponsel di tengah malam, sebuah video klip dari anime Initial D tiba-tiba muncul di linimasa TikTok. Meskipun tidak bisa mengemudi dan jarang menonton anime, adegan balap mobil di jalanan pegunungan tersebut mengingatkan pada sebuah rencana yang belum sempat diselesaikan, yaitu menjelajahi Tiga Gunung Jomo. Tanpa pikir panjang dan mumpung hari masih pagi, ransel langsung disambar untuk melakukan perjalanan spontan menuju Prefektur Gunma.
Gunung Akagi memiliki ketinggian lebih dari 1.800 meter di atas permukaan laut dan telah lama dianggap sebagai tempat suci di Prefektur Gunma, bersanding dengan Gunung Haruna dan Gunung Myogi sebagai bagian dari Tiga Gunung Jomo. Di bagian lereng yang lebih tinggi, terdapat sebuah kuil penting yang dapat diakses dengan mudah menggunakan bus tanpa harus melakukan pendakian berat.
Bagi yang gemar mendaki, terdapat banyak jalur pendakian menarik di dekat puncak yang berawal dari danau kaldera gunung berapi purba ini. Tempat ini merupakan destinasi yang sangat pas bagi wisatawan yang ingin menikmati alam Jepang tanpa harus berjalan terlalu jauh ke Pegunungan Alpen Jepang seperti Kamikochi. Suasana di pegunungan ini mampu memberikan kesegaran pikiran yang khas.
Secara keseluruhan, Gunung Akagi beserta Kuil Akagi di tepi danaunya sangat cocok dijadikan destinasi pelesir sehari dari Tokyo. Tempat ini sangat direkomendasikan bagi para pecinta alam dan pelancong yang ingin menghindari kerumunan wisatawan serta melihat sisi lain dari keindahan Jepang, baik saat musim panas maupun musim dingin.
Cara Menuju ke Sana

Perjalanan menuju kawasan Gunma ini tergolong cukup mudah. Perjalanan dapat dimulai dengan naik Shinkansen menuju Stasiun Takasaki dalam waktu sekitar 50 menit. Pilihan lainnya adalah menggunakan kereta jalur lokal, di mana penumpang disarankan untuk memesan gerbong Green Car agar mendapatkan kursi yang nyaman dan terhindar dari kepadatan penumpang.
Setibanya di Stasiun Takasaki, perjalanan dilanjutkan menggunakan Jalur Ryomo menuju Stasiun Maebashi. Dari sana, tersedia layanan bus yang akan membawa pengunjung mendaki kawasan tinggi Gunung Akagi. Sepanjang perjalanan, bus akan melewati tikungan-tikungan tajam yang sangat identik dengan lokasi balap liar dalam Initial D, di mana bekas-bekas ban akibat teknik drifting masih terlihat jelas di aspal jalan.
Jadwal keberangkatan perlu direncanakan dengan matang menggunakan aplikasi panduan rute kereta dan bus. Halte bus Akagi Hiroba dapat dijadikan sebagai titik patokan utama. Waktu kepulangan juga harus diperhatikan secara teliti karena keterlambatan bus terakhir akan membuat perjalanan turun menjadi sangat panjang dan sulit mendapatkan taksi di area tersebut.
Bagi yang memilih berkendara dengan mobil sewaan, perjalanan menelusuri Gunung Akagi akan menjadi pengalaman bertualang yang seru, asalkan tetap berhati-hati di jalan raya. Selain itu, disarankan untuk menginap semalam sebelumnya, misalnya di kawasan sekitar Stasiun Maebashi, agar dapat memulai pendakian lebih awal di pagi hari.
Daya Tarik Gunung Akagi

Gunung Akagi menawarkan berbagai daya tarik yang berbeda tergantung pada musim kunjungan. Salah satu tujuan utamanya adalah Kuil Akagi yang terletak di semenanjung kecil menjorok ke Danau Onuma. Perpaduan warna merah terang bangunan kuil dengan warna biru air danau menciptakan pemandangan yang sangat memukau.
Jembatan penyeberangan yang biasanya menghubungkan daratan dengan area kuil terkadang menjalani perbaikan, namun pengunjung tetap bisa berjalan kaki mencapainya melalui jalur darat dengan tetap berhati-hati terhadap kendaraan yang melintas. Kuil ini sering dikunjungi untuk berbagai ritual keagamaan seperti Shichi-Go-San, upacara pengusiran roh, memohon keselamatan kehamilan, serta festival musim panas yang menampilkan tradisi memanah di atas kuda atau Yabusame pada bulan Agustus.
Aktivitas lain yang bisa dilakukan di Gunung Akagi meliputi naik perahu di Danau Onuma saat musim panas atau mendaki puncak gunung seperti Jizodake dan Kurobiyama.
Puncak Kurobiyama merupakan titik tertinggi di Gunung Akagi dan memiliki kuil kecil serta titik pengamatan yang menyajikan panorama Danau Onuma dari ketinggian. Saat cuaca cerah, pemandangan bahkan bisa mencapai Gunung Nikko-Shirane di dekat Danau Chuzenji.
Ketika musim dingin tiba, aktivitas pendakian menjadi lebih menantang akibat salju tebal, namun pengunjung dapat beralih menikmati kegiatan memancing ikan wakatagi di atas es Danau Onuma.
Destinasi Menarik di Sekitar

Dua gunung lain dalam gugusan Jomo, yaitu Gunung Myogi dan Gunung Haruna, juga sangat layak untuk dikunjungi. Gunung Myogi terkenal dengan keindahan bunga sakuranya pada musim semi, sementara Gunung Haruna memiliki suasana kuil yang sangat tenang.
Dalam perjalanan turun dari Gunung Akagi, wisatawan dapat mampir ke Fujimi Onsen, pemandian air panas alami yang dilengkapi kolam indoor, outdoor, dan sauna, serta restoran untuk bersantai setelah lelah mendaki.
Selain itu, Kota Maebashi memiliki beberapa situs bersejarah seperti Rinkokaku, kompleks bangunan kayu peninggalan akhir abad ke-19 yang dulunya berfungsi sebagai rumah tamu kenegaraan, serta taman hiburan retro Luna Park yang cocok untuk dikunjungi bersama anak-anak.








