Jika Anda mencari destinasi di Jepang yang jauh dari hiruk-pikuk kota besar namun tetap kaya akan sejarah, kota Mito di Ibaraki Prefecture bisa menjadi pilihan yang sangat menarik. Terletak sekitar 120 kilometer sebelah barat laut Tokyo, kawasan di sekitar Stasiun JR Mito terasa seperti miniatur kota besar, namun menawarkan suasana yang jauh lebih tenang dan cocok bagi wisatawan yang ingin menghindari kerumunan.
Sejarah Mito berakar sangat kuat sejak abad keempat dan pernah dikuasai oleh salah satu keluarga cabang Tokugawa selama periode Edo (1603–1868). Berkat hubungan dekat dengan Keshogunan Tokugawa, Mito terhubung ke Edo melalui jalur perdagangan Mito Kaido. Di bawah kepemimpinan klan Tokugawa, kota ini berkembang menjadi pusat seni dan ilmu pengetahuan, serta melahirkan gerakan “Mito School” yang mempelajari ilmu barat dari para pedagang Belanda dan menjadi fondasi penting bagi Restorasi Meiji.
Menuju ke Mito

Perjalanan ke Mito dari Tokyo dapat ditempuh menggunakan kereta ekspres yang berangkat dari Stasiun Ueno dalam waktu sekitar satu jam lebih. Jika ingin berhemat, tersedia kereta lokal dengan waktu tempuh yang dua kali lebih lama. Meskipun kunjungan ke Mito bisa dilakukan dalam satu hari, menginap semalam sangat disarankan agar Anda dapat menikmati suasana kota dengan lebih santai dan mengeksplorasi berbagai tempat menarik di sekitarnya tanpa terburu-buru.
Keindahan Kairaku-en di Mito

Daya tarik utama kota Mito adalah Kairaku-en, yang diakui sebagai salah satu dari tiga taman terindah di Jepang. Berbeda dengan dua taman utama lainnya, Kairaku-en didirikan oleh daimyo Tokugawa Nariaki agar bisa dinikmati oleh masyarakat umum, bukan hanya kalangan elit. Taman yang terletak di tepi Danau Senba ini sangat populer pada akhir Februari hingga Maret saat ribuan pohon ume atau plum bermekaran dengan indahnya.
Kairaku-en menawarkan jalur setapak yang berkelok-kelok di atas lereng bukit dengan pemandangan alam yang memukau sepanjang tahun, termasuk rumpun bambu dan hutan cedar. Di sekitar Danau Senba, pengunjung juga dapat bersantai menikmati suasana musim semi atau panas, mencoba perahu angsa, mengunjungi kuil-kuil lokal, serta mampir ke museum yang menyimpan berbagai artefak bersejarah keluarga Tokugawa.
Kobuntei di Dalam Kompleks Kairaku-en

Terletak di dalam area Kairaku-en terdapat Kobuntei, sebuah vila peristirahatan milik Tokugawa Nariaki. Bangunan tradisional ini dulunya digunakan oleh sang penguasa untuk menikmati pemandangan musim, menjamu tamu, serta menyediakan tempat tinggal bagi istri dan para pelayannya. Meskipun sempat terbakar selama Perang Dunia II, bangunan ini telah dipugar kembali dengan mempertahankan arsitektur kayu tradisional Jepang.

Dari beranda dan lantai atas vila ini, pengunjung disuguhi panorama menakjubkan yang menghadap langsung ke taman Kairaku-en dan Danau Senba. Salah satu daya tarik utama di dalam ruangan adalah lukisan dinding pada panel geser di kuartal wanita, yang direplikasi dengan teliti oleh para seniman dari Tokyo Arts University dengan mengusung berbagai tema alam seperti bunga sakura, daun maple, dan motif plum.
Destinasi Menarik Lainnya di Sekitar Mito

Jika Anda memutuskan untuk menginap dan memiliki waktu lebih lama di Ibaraki Prefecture, terdapat beberapa lokasi menarik di sekitar Mito yang layak dikunjungi:
- Hitachi Seaside Park: Taman luas seluas 350 hektar yang terkenal dengan hamparan bunga nemophila biru pada musim semi, serta berbagai jenis bunga indah yang mekar sepanjang tahun dan taman hiburan kecil di dalamnya.
- Kodokan: Tempat belajar resmi dari gerakan Mito School di masa lalu tempat para samurai muda mempelajari seni militer, karya klasik, hingga ilmu pengetahuan barat. Tempat ini terletak tidak jauh dari Stasiun JR Mito.
- Oarai: Kota pantai dekat Mito yang terkenal dengan Kuil Oarai Isosaki dan gerbang torii ikonik bernama Kamiiso-no-Tori yang berdiri kokoh di atas batu karang di tepi laut.
- The Drunken Duck: Sebuah bar santai yang berjarak sekitar sepuluh menit berjalan kaki dari stasiun Mito, menyajikan hidangan lezat dan suasana malam yang menyenangkan bagi para wisatawan yang ingin bersantai setelah seharian berkeliling.








