Home / Travel / Menjelajah Okunoshima Hiroshima, “Pulau Kelinci” yang Unik

Menjelajah Okunoshima Hiroshima, “Pulau Kelinci” yang Unik

Hiroshimas Island of Okunoshima

Prefektur Hiroshima menyimpan berbagai sisi menarik untuk dieksplorasi, salah satunya adalah Pulau Okunoshima. Wilayah daratan kecil ini lebih dikenal oleh wisatawan mancanegara sebagai “Pulau Kelinci” karena dihuni oleh ratusan hingga ribuan ekor kelinci yang berkeliaran bebas. Pengunjung dapat membeli sebungkus makanan kelinci seharga 100 yen untuk menarik perhatian hewan-hewan tersebut. Karena tidak memiliki predator alami di pulau ini, kelinci-kelinci ini akan langsung menghampiri siapa saja yang datang demi mendapatkan makanan.

Interaksi dengan kelinci-kelinci yang ramah dan sama sekali tidak takut pada manusia memberikan pengalaman yang menyenangkan dan menenangkan. Bagi wisatawan yang sedang berkunjung ke Hiroshima, menyisihkan waktu setengah hari untuk mendatangi Okunoshima adalah pilihan yang tepat untuk melepas penat.

Kendati demikian, pulau ini menyimpan latar belakang sejarah masa perang yang cukup kelam. Jejak-jejak masa lalu tersebut masih dapat ditemukan di berbagai sudut pulau. Bagi para peminat sejarah Perang Dunia II, Okunoshima menawarkan lebih dari sekadar pemandangan kelinci yang menggemaskan.

Cara Menuju ke Sana

A line of tourists waits to take photos get off at one of the pier sites on the "Rabbit Island"

Untuk mencapai Okunoshima, wisatawan harus menaiki kapal feri selama kurang lebih 15 menit. Perjalanan dimulai dari Stasiun Hiroshima dengan menumpang kereta lokal Jalur Kure menuju Stasiun Tadanoumi, dengan catatan perlu melakukan transit di Stasiun Hiro atau Mihara. Dari Stasiun Tadanoumi, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki singkat menuju Pelabuhan Tadanoumi untuk naik kapal penyeberangan.

Setibanya di dekat Stasiun Tadanoumi, pengunjung disarankan untuk membeli pelet makanan kelinci terlebih dahulu di minimarket setempat, mengingat ketersediaan fasilitas di pulau tersebut cukup terbatas. Selain itu, datang lebih awal sangat dianjurkan agar kelinci-kelinci belum merasa kenyang. Sebagian pelancong bahkan memilih untuk menginap semalam di hotel satu-satunya yang ada di pulau ini demi menikmati suasana pagi hari.

Menikmati Suasana “Pulau Kelinci”

A population of many rabbits wait near the ferry port from Tadanoumi in Takehara Hiroshima

Kapal feri akan menurunkan penumpang di sisi timur atau selatan pulau. Dengan berbekal makanan kelinci, pengunjung tidak akan kesulitan menemukan hewan berbulu ini di berbagai area. Cara terbaik untuk memberi makan adalah dengan berjongkok dan meletakkan beberapa pelet di atas telapak tangan terbuka agar kelinci-kelinci tersebut dapat makan dengan nyaman.

Sebagian besar wisatawan biasanya hanya menghabiskan waktu di sekitar area kompleks hotel Kyukamura Okunoshima. Padahal, berjalan mengelilingi garis pantai pulau ini menawarkan pengalaman yang lebih kaya, termasuk melihat bangunan bersejarah serta menara saluran listrik tertinggi di Jepang. Mengatur jumlah makanan dengan bijak sangat diperlukan agar persediaan tidak habis sebelum perjalanan mengelilingi pulau selesai.

Perang Dunia II dan Senjata Kimia

One of the many rabbits that was released onto Okunoshima by human hands in front of the power generator.

Di balik kepopulerannya saat ini, Okunoshima menyimpan sejarah hitam sebagai lokasi produksi senjata kimia oleh Institut Sains dan Teknologi Angkatan Darat Kekaisaran Jepang selama Perang Dunia II, yang melanggar Protokol Jenewa 1925. Pulau ini bahkan sempat dihapus dari peta resmi agar aktivitas rahasia tersebut tidak terdeteksi.

Kelinci-kelinci awalnya dibawa ke pulau tersebut untuk menguji efek gas beracun. Populasi kelinci yang ada di Okunoshima saat ini bukanlah keturunan langsung dari kelinci masa perang, melainkan berasal dari kelompok yang sengaja dilepaskan setelah pulau ini diubah menjadi taman nasional.

Saat ini, pengunjung dapat melihat berbagai reruntuhan fasilitas militer serta museum gas beracun. Salah satu peninggalan paling mencolok adalah bangunan generator listrik tua dekat pelabuhan utama yang dulunya memasok tenaga untuk pabrik senjata kimia tersebut.

Destinasi Menarik di Sekitar Okunoshima

The center of the town of Takehara which is near to the "Rabbit Island" of Okunoshima.

Setelah puas menjelajahi Okunoshima, wisatawan dapat mengunjungi berbagai tempat menarik di daratan utama Hiroshima:

  • Takehara: Kota bersejarah yang terletak dekat Pelabuhan Tadanoumi dengan nuansa arsitektur klasik berusia 350 tahun. Tempat ini juga dikenal sebagai tempat kelahiran tokoh penting dalam industri wiski Jepang.
  • Kure: Distrik angkatan laut utama pada masa perang yang menjadi tempat pembuatan kapal perang raksasa Yamato. Pengunjung dapat mempelajari sejarah kemaritiman di kawasan ini.
  • Pulau-pulau Lain: Perairan Laut Pedalaman Seto memiliki banyak pulau indah lainnya, seperti Osaki Kamishima, yang menawarkan pemandangan alam khas Jepang yang memukau.
  • Onomichi dan Fukuyama: Kota pelabuhan bersejarah di sebelah timur Okunoshima yang terkenal sebagai titik awal jalur Shimanami Kaido serta kawasan istana tradisional Tomonoura.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *