Pendekatan yang diambil oleh Grand Theft Auto 6 dalam menentukan karakter utamanya memang berbeda dari GTA 5, namun keputusan tersebut tidak diambil tanpa alasan yang jelas. Sebelumnya, GTA 5 menghadirkan tiga karakter yang dapat dimainkan yaitu Michael, Franklin, dan Trevor, di mana masing-masing membawa cerita, latar belakang kepribadian, serta sudut pandang yang unik ke dalam permainan. Langkah ini merupakan perubahan besar bagi waralaba tersebut pada masanya, terutama setelah GTA 4 sangat berfokus pada satu tokoh utama saja, yaitu Niko Bellic. Kendati demikian, Rockstar tetap harus mempertimbangkan arah baru untuk proyek-proyek game berikutnya.
Di sisi lain, Red Dead Redemption 2 justru mengambil arah sebaliknya dengan mencurahkan perhatian penuh pada satu tokoh utama, yakni Arthur Morgan. Pada mulanya, pihak pengembang sempat merasa khawatir mengenai penerimaan para pemain yang harus menghabiskan seluruh durasi permainan dengan hanya mengendalikan satu karakter saja, terlebih setelah sistem pergantian tiga karakter di GTA 5 sukses besar. Namun, kekhawatiran tersebut sama sekali tidak terbukti karena Arthur justru tumbuh menjadi salah satu protagonis paling ikonis dari Rockstar. Keberhasilan tersebut memberikan kesempatan bagi studio untuk menggali lebih dalam perkembangan satu karakter serta melihat bagaimana dunia di sekitarnya mampu mengubah kepribadiannya, dan pengalaman inilah yang kemudian ingin diterapkan ke dalam GTA 6.
Alasan GTA 6 Menggunakan Dua Karakter Alih-alih Tiga
Berdasarkan wawancara dengan Trois Couleurs, Rockstar berkeinginan untuk memadukan kedalaman dunia serta interaksi lingkungan dari Red Dead Redemption 2 ke dalam waralaba Grand Theft Auto, sekaligus mempertahankan ikatan emosional yang kuat antara pemain dan karakternya. Walaupun konsep multiprotagonis tetap dipertahankan, studio memutuskan untuk menampilkan format duo alih-alih kembali menggunakan tiga karakter. Alih-alih sekadar meniru formula cerita dari GTA 5, pengembang mulai mengeksplorasi dinamika yang bisa dihadirkan oleh kemitraan dua orang tokoh terhadap alur cerita GTA 6.
Rob Nelson selaku pimpinan studio mengungkapkan bahwa mereka ingin mengambil kedalaman dunia serta interaksi yang lebih bermakna seperti yang ada pada petualangan Arthur, lalu menggabungkannya dengan kedekatan emosional para pemain. Setelah memikirkan berbagai alternatif, pilihan jatuh pada konsep pasangan atau kemitraan. Konsep hubungan antar-karakter tersebut akhirnya mengarah pada inspirasi gaya kisah kriminal legendaris layaknya Bonnie dan Clyde, yang langsung dirasa pas begitu ide itu tercetus.
Konsep ala Bonnie dan Clyde tersebut kemudian diterjemahkan menjadi karakter Jason dan Lucia. Kedua protagonis utama dalam GTA 6 ini digambarkan sebagai penjahat yang memiliki hubungan erat sebagai pasangan. Meski demikian, kedekatan mereka sebagai pasangan romantis atau sekadar rekan kerja dalam kejahatan diserahkan kepada dinamika permainan, termasuk bagaimana cara mereka melakukan aksi kriminal lewat sistem profil kriminal yang tersedia. Dengan cara ini, GTA 6 tetap mempertahankan elemen multiprotagonis dari pendahulunya sekaligus memberikan ruang bagi pengembang untuk mengeksplorasi hubungan kedua tokoh utama secara jauh lebih mendalam.








