Para penggemar telah lama menantikan kehadiran Final Fantasy 7 Revelation. Meskipun peluncurannya sangat dinantikan, skala permainan yang begitu masif berpotensi membuat sebagian pemain merasa kewalahan. Final Fantasy 7 Revelation menjadi penutup dari trilogi remake garapan Square Enix, sebuah momen yang terasa emosional sekaligus dilematis. Di satu sisi, menyaksikan akhir dari kisah ini sangat dinantikan, namun di sisi lain, perjalanan epik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun harus berakhir.
FF7 Remake dan FF7 Rebirth sebelumnya menghadirkan pendekatan dunia yang sangat berbeda. Seri pertama mengusung narasi linear, sementara sekuelnya beralih ke format semi-terbuka. Alih-alih dunia terbuka penuh, FF7 Rebirth membagi peta kedalam zona-zona luas. Kali ini, skala dunia dalam Final Fantasy 7 Revelation dirancang jauh lebih besar lagi, di mana sutradara Naoki Hamaguchi memberikan bocoran bahwa bagian penutup ini akan memiliki konten yang lebih banyak serta dunia yang lebih luas dibandingkan pendahulunya.
Final Fantasy 7 Revelation Berisiko Terlalu Ambisius dengan Formula Dunia Terbukanya
Dalam sebuah perbincangan, Naoki Hamaguchi membagikan pandangan menarik mengenai desain dunia FF7 Rebirth yang mengindikasikan bahwa gim penutup ini siap mendobrak batasan sebelumnya. Bukan rahasia lagi jika JRPG kerap menawarkan durasi bermain yang panjang. Sejumlah judul JRPG terbaik bahkan bisa memakan waktu hingga lebih dari 100 jam. Namun, di tengah kesibukan rutinitas harian dan bertambahnya usia para pemain, meluangkan waktu sebanyak itu tentu menjadi tantangan tersendiri.
Kondisi ini membuat gagasan tentang dunia yang lebih luas dan konten yang melimpah terasa cukup mengintimidasi. Kendati demikian, Hamaguchi tetap menunjukkan optimismenya yang tinggi terhadap ekspansi ini. Menurutnya, keberadaan konten serta area eksplorasi yang masif merupakan daya tarik utama yang membuat permainan ini begitu memikat, bahkan ia meyakini bahwa Revelation akan memiliki muatan konten yang melampaui Rebirth.
Saya menyadari ada sejumlah pemain Rebirth yang mengatakan bahwa kontennya terlalu banyak hingga membuat mereka merasa kewalahan. Saya sangat mengerti ada orang-orang yang merasakan hal tersebut… Namun, saya merasa bahwa jumlah konten yang masif itulah yang menjadi bagian dari daya tarik gim ini. Saya sangat yakin dengan keputusan ini karena memang itulah identitas dari gim ini.
Menariknya, meskipun Hamaguchi paham betul bahwa sebagian pemain merasa kewalahan dengan peta di FF7 Rebirth, ia tetap memilih untuk memperluas cakupan dunianya. Ia tampak sangat percaya diri bahwa keunggulan dari dunia terbuka yang masif akan jauh lebih mendominasi dibandingkan kekurangannya. Penilaian akhir baru akan terjawab secara pasti saat gim ini resmi dirilis pada tahun mendatang.








