Home / Anime / Akihiro Miwa Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun

Akihiro Miwa Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun

1782809069 80d6a5c838239e7d0d9d5ce8379fedfd 1024x576 1

Salah satu pesohor paling berpengaruh di Jepang, Akihiro Miwa, telah tutup usia pada umur 91 tahun. Melalui pengumuman resmi di situs web mereka, pihak agensi mengonfirmasi bahwa sang seniman berpuluh-puluh tahun berkarier ini meninggal dunia karena faktor usia pada pagi hari tanggal 20 Juni.

Agensi juga menyampaikan apresiasi kepada para penggemar yang senantiasa memberikan dukungan sepanjang perjalanan kariernya yang membentang lebih dari tujuh dekade. Sebelum mengembuskan napas terakhir dengan tenang, ucapan terakhir yang disampaikan oleh Miwa adalah ungkapan rasa terima kasih yang sederhana. Pihak agensi menutup pernyataan tersebut dengan membagikan sebuah pesan tulisan tangan yang telah disiapkan oleh Miwa semasa hidupnya.

1782808754 1d02e826a20b2e2b7a7bab032b6cef0a

Pesan tulisan tangan Akihiro Miwa

“Di dunia seperti ini, satu-satunya senjata untuk bertahan hidup adalah kata-kata cinta. Kunci untuk menyelesaikan segala masalah adalah cinta. Jika ada cinta, perang tidak akan pernah terjadi.”

Akihiro Miwa

Lahir di Nagasaki pada tahun 1935, Akihiro Miwa merupakan penyintas tragedi pengeboman atom di kota tersebut saat usianya menginjak 10 tahun. Meskipun selamat tanpa mengalami cedera fisik yang serius, peristiwa kelam itu meninggalkan bekas mendalam yang membentuk dedikasinya terhadap kampanye perdamaian, isu kemanusiaan, serta pelestarian nilai-nilai spiritual dan budaya Jepang pascaperang. Miwa kemudian pindah ke Tokyo pada usia 17 tahun dan merintis jalan di dunia hiburan sebagai penyanyi kabaret yang membawakan lagu-lagu chanson Prancis favorit di kawasan Ginza. Seiring dengan naiknya popularitasnya, kepedulian sosialnya tetap terjaga, yang kemudian tertuang dalam lagu ikonis ciptaannya sendiri, Yoitomake no Uta.

Selain bernyanyi, Miwa juga membintangi sejumlah film sukses secara komersial dan merambah dunia pengisian suara. Pada tahun 1968, ia tampil dalam film Black Lizard arahan sutradara Kinji Fukasaku, yang diadaptasi dari pementasan panggung karya sahabat dekatnya, Yukio Mishima, berdasarkan novel tulisan Rampo Edogawa. Setahun berselang, ia kembali membintangi film garapan Fukasaku yang berjudul Black Rose Mansion. Miwa juga sempat memandu program televisi Ora no izumi bersama tokoh spiritual Hiroyuki Ehara dan musisi Taichi Kokubun. Menyusul kabar duka ini, Ehara menyampaikan duka citanya melalui sebuah video.

Sebagai pengisi suara, Miwa paling dikenang berkat perannya sebagai dewi serigala berusia 300 tahun bernama Moro dalam film Princess Mononoke, serta penyihir jahat Witch of the Waste dalam Howl’s Moving Castle, yang keduanya disutradarai oleh Hayao Miyazaki. Takuya Kimura, rekan sesama pengisi suara di Howl’s Moving Castle yang memerankan karakter utama Howl, turut memberikan penghormatan terakhir melalui Instagram Story. Peran pengisian suara terakhir yang dikreditkan untuk Miwa adalah sebagai Arceus dalam film Pokémon: Arceus and the Jewel of Life pada tahun 2009. Di samping itu, ia juga pernah menjadi narator untuk drama pagi NHK berjudul Hanako to Anne pada tahun 2014. Miwa sempat menjalani perawatan di rumah sakit pada 2019 usai mengalami infark serebral ringan, namun ia berhasil pulih dan kembali aktif tampil serta memberikan komentar publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *