Home / Anime / Witch Hat Atelier Pakai 20.000 Gambar di Episode 5, Ungkap Kerja Keras Kru Anime

Witch Hat Atelier Pakai 20.000 Gambar di Episode 5, Ungkap Kerja Keras Kru Anime

1781830432 2c6e4b25af2684bc18847dabfe06f10d 1024x576 1

Rena Motomura, pengisi suara karakter Coco dalam serial anime Witch Hat Atelier, mengungkapkan bahwa proses produksi episode kelima anime tersebut memerlukan jumlah gambar animasi kunci atau key animation yang sangat masif, yakni mencapai 20.000 lembar. Fakta menarik ini ia bagikan ketika hadir sebagai bintang tamu dalam episode ke-88 program televisi SHIBUYA ANIME BASE yang ditayangkan pada 12 Juni lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Motomura menjelaskan bahwa sebuah episode anime pada umumnya rata-rata hanya memerlukan sekitar 3.000 hingga 5.000 gambar animasi kunci. Lonjakan angka hingga 20.000 lembar untuk satu episode kontan membuat para pembawa acara terkejut. Ia juga memperlihatkan papan cerita atau storyboard fisik yang dibawanya, menuturkan bahwa ketebalan naskah gambar untuk keseluruhan episode itu setara dengan sebuah buku telepon.

Episode kelima ini digarap oleh Kazuki Kawagoe selaku pengarah papan cerita sekaligus sutradara. Tim produksi memilih untuk memperluas adegan pertempuran secara drastis jika dibandingkan dengan versi manga aslinya. Jika dalam versi manga sekuens saat Qifrey menyelamatkan Agott hingga mengalahkan naga hanya memakan waktu dua halaman, versi animenya justru diubah menjadi durasi lebih dari satu menit, menghasilkan salah satu momen visual paling memukau musim ini.

Sebelumnya, sutradara Witch Hat Atelier yaitu Ayumu Watanabe sempat membahas berbagai tantangan berat dalam mengadaptasi manga populer ini, bahkan menyebut proyek tersebut sebagai sebuah langkah yang sangat berisiko.

https://youtu.be/XNYanNwQVBc?si=SnrZRP22G5f8cPab

Bagi penonton yang ingin menyaksikan kisahnya, platform Crunchyroll menayangkan anime Witch Hat Atelier secara streaming. Crunchyroll menggambarkan cerita ini bersetting di dunia tempat para penyihir harus merahasiakan kemampuan sihir mereka dari orang biasa. Coco, seorang gadis desa yang sehari-hari mengerjakan pekerjaan rumah, diam-diam memendam impian besar untuk menjadi seorang penyihir. Kehidupannya berubah drastis ketika seorang penyihir bernama Qifrey singgah ke desanya, membuat Coco mengetahui rahasia terbesar dunia sihir dan diangkat menjadi murid sang penyihir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *