Home / Anime / How Not to Summon a Demon Lord Ult Rilis Detail Visual dan Staf

How Not to Summon a Demon Lord Ult Rilis Detail Visual dan Staf

1791585420 d77871da324bb933f4fe8169a496a22d 1024x576 1

Komite produksi untuk How Not to Summon a Demon Lord ULT baru saja meluncurkan visual teaser perdana beserta jajaran staf utama yang akan menggarap proyek ini. Terkait perubahan studio, Tezuka Productions akan mengambil alih proses animasi untuk musim terbaru ini, menggantikan Studio Okuruto Noboru yang sebelumnya menangani musim terdahulu.

Satoshi Kuwabara dipastikan kembali duduk di kursi sutradara. Pengalaman penyutradaraannya mencakup beberapa judul populer seperti The Quintessential Quintuplets serta The Café Terrace and Its Goddesses. Selain itu, beberapa nama penting yang turut kembali antara lain Kazuyuki Fudeyasu sebagai penyusun komposisi seri dan Shizue Kaneko yang kembali mendesain karakter.

Berikut adalah beberapa staf lain yang bergabung dalam produksi Isekai Maou to Shoukan Shoujo no Dorei Majutsu Ult:

  • Zenjiro Ukelele (kepala direktur animasi musim kedua) — Desain Karakter
  • Satoshi Motoyama — Pengarah Suara
  • Yuusuke Katou — Musik
How Not to Summon a Demon Lord ULT visual

Para pengisi suara utama dari musim-musim sebelumnya juga akan kembali menghidupkan karakter favorit para penggemar di How Not to Summon a Demon Lord ULT:

  • Masaaki Mizunaka sebagai Diablo
  • Azumi Waki sebagai Rem
  • Yu Serizawa sebagai Shera

Hingga saat ini, pihak komite produksi belum mengumumkan jadwal resmi penayangan perdana untuk musim ketiga ini. Bagi penonton yang ingin menyaksikan kembali perjalanan mereka, dua musim pertama dapat disaksikan melalui platform Crunchyroll.

Cerita dari seri ini diadaptasi dari light novel berjudul sama karya Yukiya Murasaki dengan ilustrasi oleh Takahiro Tsurusaki. Alurnya berfokus pada Takuma Sakamoto, seorang NEET dan hikikomori yang mendedikasikan sebagian besar waktunya untuk bermain game MMORPG Cross Reverie. Meskipun ia dikenal sebagai pemain terkuat di dalam game, kehidupan sosial di dunia nyata sama sekali tidak membanggakan.

Suatu hari, Takuma mendapati dirinya terbawa ke dalam dunia lain yang suasananya sangat mirip dengan Cross Reverie. Lebih mengejutkannya lagi, ia berada di dalam tubuh karakter game miliknya sendiri, yaitu sang Raja Iblis Diablo. Di dunia tersebut, ia dipanggil oleh dua gadis dari ras demi-human dan elf yang berniat menjadikannya budak.

Akan tetapi, cincin sihir milik Diablo justru memantulkan mantra tersebut, membuat kedua gadis itu berbalik menjadi pelayannya. Terjebak di dalam dunia Cross Reverie, Diablo mau tidak mau harus bertahan hidup sembari ditemani oleh dua budak barunya.

© Yukiya Murasaki • Takahiro Tsurusaki/ Kodansha / Isekai Maou ULT Production Committee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *