Terletak di lepas pantai Prefektur Kagoshima, sekitar empat jam perjalanan menggunakan kapal feri, terdapat sebuah pulau indah bernama Yakushima. Destinasi ini sangat diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara berkat keindahan hutan serta pantainya. Pulau ini menawarkan berbagai jalur pendakian dan trekking, serta menjadi lokasi yang ideal untuk snorkeling dan scuba diving. Tempat ini sangat pas bagi siapa saja yang ingin melepaskan diri dari hiruk-pikuk perkotaan dan merasakan suasana khas pulau kecil di Jepang.

Perjalanan selama tiga hari dua malam ke Yakushima pada akhir Juli memberikan pengalaman yang luar biasa. Bagian paling berkesan dari kunjungan tersebut adalah kegiatan mendaki di Shiratani Unsuikyo, salah satu jalur pendakian paling terkenal dan memukau di seluruh pulau.

Daya tarik utama dari lokasi ini tampaknya berasal dari kenyataan bahwa hutan tersebut digunakan oleh Miyazaki sebagai sumber inspirasi untuk film animasi Princess Mononoke.


Titik awal pendakian cukup mudah diakses apabila Anda memiliki kendaraan pribadi. Sebagian besar pelancong yang datang secara berkelompok memilih untuk menyewa mobil karena keterbatasan transportasi umum di pulau tersebut. Namun, bagi wisatawan yang tidak menggunakan mobil sewaan, bus umum dari wisma tempat menginap dapat menjadi pilihan. Sistem bus di pulau ini cukup rumit, sehingga disarankan untuk mengambil peta di berbagai pusat informasi wisata yang tersedia. Peta tersebut bisa didapatkan di pelabuhan saat tiba dengan feri dari Kagoshima, sekaligus membeli tiket bus terusan untuk 2 atau 3 hari seharga sekitar 3.000 yen. Mengingat tarif sekali jalan bisa mencapai 500 hingga lebih dari 1.000 yen, kepemilikan tiket terusan ini akan menghemat banyak biaya.

Setibanya di titik awal pendakian, terdapat sekitar tiga pilihan jalur yang dapat dilewati.

Jika cuaca cerah dan matahari bersinar, rute terpanjang yang disebut Taiko-Iwa sangat direkomendasikan. Menjelang ujung jalur ini, terdapat sebuah batu besar yang menyuguhkan pemandangan menakjubkan ke arah hutan di sekitarnya.


Perjalanan pergi-pulang melalui rute Taiko-Iwa memakan waktu sekitar empat jam saja. Waktu tersebut terasa begitu singkat karena pendaki terus ditemani oleh pemandangan alam yang luar biasa indah di sepanjang perjalanan.



Membawa boneka Yakkul, rusa setia milik Ashitaka dari Princess Mononoke, terasa seperti membawanya kembali ke tanah airnya sendiri. Suasana hutan tersebut juga memunculkan rasa penasaran apakah ada kodama yang bersembunyi di sekitar sana.


Jalur pendakian lainnya akan membawa pengunjung masuk ke bagian hutan yang ditumbuhi pohon-pohon cedar berusia sangat tua, salah satunya adalah pohon cedar Yayoisugi yang diperkirakan telah berumur sekitar 3.000 tahun.


Kunjungan ke Yakushima sangat dianjurkan bagi siapa saja yang berada di wilayah selatan Kyushu. Tempat ini menawarkan suasana yang tenang, lambat, dan penuh kedamaian, menjadikannya pelarian yang sempurna dari kesibukan kota besar seperti Tokyo. Jalur pendakian di sini merupakan salah satu yang paling indah di Jepang, sekaligus memberikan kesempatan untuk melihat langsung lokasi nyata yang menginspirasi salah satu karya terkenal Miyazaki.
Access:

Shiratani Unsuikyo terletak sekitar 30 menit berkendara dari Pelabuhan Miyanoura.
Tersedia beberapa layanan bus yang berangkat dari Pelabuhan Miyanoura dengan waktu tempuh sekitar 35 menit seharga 530 yen. Jumlah armada bus biasanya ditambah pada musim liburan, sehingga jadwal keberangkatan perlu dicek jauh-jauh hari—sebaiknya pada malam sebelumnya—agar dapat merencanakan waktu keberangkatan, durasi pendakian, serta kepulangan dengan baik.
Transportasi alternatif seperti taksi juga tersedia dari berbagai titik di pulau, meski dengan biaya yang jauh lebih mahal. Tarif taksi dari Pelabuhan Miyanoura menuju pintu masuk jalur pendakian berkisar antara 3.000 hingga 3.500 yen.
Mami’s Review
I came here on a school trip when I was a high school student. It was a beautiful place with beautiful, spectacular nature. Don’t get too excited like I did though. I jumped across a little stream from a rock to a rock, to see the waterfall better. On the way back, I felt in the gap between two rocks that were too wide for me to jump across. Maybe because the angle was different from on the way there. It took me a lot of courage and a good while to jump back. I was relieved that I made it, but soon after, one of my classmates fell in water. Poor guy.
Shiratani Unsuikyo, Yakushima
Additional Information
797-21 Koseda, Yakushima
Kumage District, Kagoshima Prefecture 891 4207
Japan
Shiratani Unsuikyo, Yakushima’s website
+81 997-43-5688








