Sang pendiri, Igarashi Shinichiro, ingin menciptakan ruang kerja yang tidak hanya rapi dan sederhana, tetapi juga menyenangkan serta nyaman.
the SNACK merupakan sebuah ruang kerja Bersama atau coworking space di Jepang yang terletak di kawasan Ginza, Tokyo, sebuah distrik kelas atas yang terkenal sangat mahal. Kendati demikian, tempat ini menawarkan tarif yang tergolong cukup terjangkau. Sesi kunjungan singkat selama tiga jam dikenakan biaya sebesar ¥1.000, sementara durasi tiga jam atau lebih dipatok ¥2.000. Harga tersebut tentu sangat masuk akal, terutama jika dibandingkan dengan restoran tempura di sudut jalan yang sama yang mematok harga sekitar $400 per orang untuk makan malam.
Berdasarkan catatan yang ada, the SNACK mulai beroperasi sekitar tahun 2013. Nama “the SNACK” dipilih karena tempat ini dirancang agar para pekerja dapat menikmati camilan singkat di sela-sela perjalanan antara rumah dan kantor. Ruangan ini dikhususkan bagi para profesional dan pebisnis, serta mengusung konsep sebagai “markas rahasia bagi para kreator dan wirausahawan dewasa yang ingin memulai era baru.”
Pendirinya, Igarashi Shinichiro, memiliki latar belakang pendidikan di bidang arsitektur dan merancang tata ruang tempat ini bersama rekan-rekannya. Ia berkeinginan menghadirkan suasana kerja yang tidak hanya fungsional, tetapi juga merangsang kreativitas dan memberikan kenyamanan.

Kunjungan ke the SNACK dilakukan karena kebutuhan akan tempat bekerja yang memiliki koneksi WiFi stabil selama berada di Tokyo selama seminggu. Setelah sempat mendatangi beberapa lokasi lain yang ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi, the SNACK menjadi pemberhentian terakhir yang memberikan kesan terbaik.
Tersedia meja konter bagi pengunjung yang datang seorang diri, meja kelompok, sofa, hingga area bar. Berbagai pilihan tempat duduk dengan gaya eklektik ini mampu menghadirkan energi kreatif yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Tempat ini berada di batas yang pas, tidak terlalu kaku namun juga tidak terlalu santai sehingga tetap menjaga fokus kerja.


Setibanya di lokasi, pengunjung akan diberikan secarik kertas berisi catatan waktu dan dipersilakan memilih tempat duduk sendiri.
Setelah duduk, staf di balik bar akan menanyakan pesanan minuman, karena setiap pengunjung berhak mendapatkan satu minuman gratis. Karena telah mengonsumsi kopi sepanjang hari, pilihan jatuh pada jus jeruk. Setelah minuman diantar, staf tidak akan mengganggu lagi, memberikan privasi penuh yang sangat diidamkan saat bekerja.

Suasana di tempat ini cenderung tenang. Saat kunjungan pertama pada hari Kamis pukul 16.00 sore, hanya ada sekitar lima orang pengunjung. Jumlah pengunjung bertambah seiring berjalannya waktu, namun ruangan tidak pernah terasa penuh atau sesak. Suasananya selalu berada di titik seimbang antara sepi dan produktif.
Menemukan lokasi ini bukanlah hal yang mudah secara kebetulan. Tidak ada papan penanda mencolok di bagian luar gedung. Bahkan ketika tiba di lantai dua tempat the SNACK berada, tulisan pada pintu masuk tidak akan terbaca jelas kecuali jika didekati secara seksama.

Meskipun bentuk pintu masuknya cukup unik dari kejauhan, tampilannya mungkin tidak serta-merta mengundang rasa penasaran untuk masuk. Bahkan situs web resmi the SNACK menyebutkan bahwa pengunjung terkadang membutuhkan keberanian untuk membuka pintu yang tidak biasa tersebut karena bentuknya menyerupai latar film horor.

Kualitas koneksi internet di tempat ini juga sangat memadai dan cukup cepat untuk mendukung berbagai keperluan pekerjaan.

Kombinasi perabot yang unik memberikan energi kreatif yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas. Ketika suatu tempat terlalu nyaman, fokus justru menjadi sulit dipertahankan, dan the SNACK berhasil menyeimbangkan hal tersebut dengan sangat baik.
Meskipun kecepatan internetnya masih kalah jika dibandingkan dengan Bushitsu atau Base Point, lokasinya sangat strategis bagi siapapun yang beraktivitas atau tinggal di sekitar Stasiun Tokyo dan wilayah timur Tokyo. Jaraknya hanya sekitar lima menit berjalan kaki dari Stasiun Ginza.
Bagi yang membutuhkan tempat bekerja selama beberapa jam atau bahkan seharian penuh, the SNACK sangat direkomendasikan bagi para pekerja nomaden di Tokyo. Meja-meja berukuran besar juga sangat mendukung jika datang bersama kelompok untuk bekerja secara kolaboratif.
Jika bertempat tinggal di Tokyo, berlangganan bulanan di tempat ini tentu menjadi pilihan yang menarik mengingat kenyamanan yang ditawarkannya.

Satu-satunya kekurangan kecil adalah ketiadaan fasilitas penyediaan makanan, yang terasa agak ironis mengingat nama tempat ini mengandung kata “snack”. Namun, hal tersebut tidak menjadi masalah besar karena pengunjung diizinkan membawa makanan sendiri.
Catatan Tambahan: Tim Tofugu sempat kembali beberapa kali setelah acara perusahaan pada Februari 2018. Meja besar sangat ideal untuk kelompok, tetapi suhu ruangan di musim dingin terasa terlalu panas akibat pengaturan pemanas ruangan yang terlalu tinggi. Pengunjung yang tidak terbiasa harus mencari sudut ruangan yang tidak terjangkau oleh aliran udara panas tersebut. Kondisi ini memang kerap ditemui di berbagai tempat di Jepang saat musim dingin, namun suhu ekstrem di dalam ruang kerja cukup mengganggu konsentrasi.
Ulasan Koichi
Pada bulan-bulan dengan suhu yang bersahabat, kecepatan internet yang baik dan variasi area kerja membuat the SNACK menjadi tempat yang menyenangkan untuk bekerja. Namun, saat musim dingin, pemanas ruangan disetel terlalu tinggi sehingga mengurangi kenyamanan. Suhu yang sedikit lebih dingin biasanya jauh lebih baik untuk menjaga fokus kerja.
Ulasan Viet
Lokasinya sangat strategis di Ginza. Hanya saja, pengaturan termostat yang terlalu panas selama kunjungan di musim dingin kurang begitu disukai.
Ulasan Aya
Ukuran meja yang luas sangat membantu. Perlengkapan menggambar yang banyak dapat ditata dengan leluasa tanpa merasa mengganggu ruang milik orang lain.
Ulasan Kanae
Sebagai pengalaman pertama di coworking space, kesan yang diberikan sangat positif baik dari segi fasilitas maupun pelayanan. Staf bahkan mengenali wajah pengunjung dan cukup fleksibel mengenai tarif setelah kembali dari makan siang. Keberadaan hewan umang-umang peliharaan dengan cangkang plastik juga menjadi daya tarik tersendiri.
the SNACK
Informasi Tambahan
7 Chome-5-4 Ginza
Chūō, Tokyo 104-0061
Jepang
Lihat di peta
Situs web the SNACK
03-5537-5862








