Home / Travel / Pesona Kuil Hasedera Penuh Bunga: Datang karena Keindahannya, Terpukau oleh Sang Dewa Berwajah Sebelas

Pesona Kuil Hasedera Penuh Bunga: Datang karena Keindahannya, Terpukau oleh Sang Dewa Berwajah Sebelas

header 640x 79

Kuil Hasedera yang megah dikelilingi oleh keindahan alam serta berbagai jenis bunga yang mempesona. Kompleks utama dari sekte Buzan Shingon Buddhism ini menawarkan pengalaman berkunjung yang sarat akan makna budaya dan pemandangan alam yang memukau.

japanese wooden shrine hasadera

Pengunjung diwajibkan membayar tiket masuk seharga 500 yen untuk kategori dewasa dan pelajar, serta 250 yen untuk anak-anak dan penyandang disabilitas. Begitu melewati gerbang utama…

japanese wooden staircase shrine

…Anda akan langsung disambut oleh barisan anak tangga yang tampak begitu panjang.

japanese shrine flower garden

Bergantung pada musim kunjungan Anda, perjalanan mendaki tangga ini akan ditemani oleh pemandangan bunga-bunga yang indah. Bunga hydrangea biasanya mekar dengan sangat cantik dari pertengahan Juni hingga pertengahan Juli.

Sementara itu, saat kunjungan pada bulan Mei, area kuil dipenuhi oleh bunga peony yang sedang bermekaran. Konon, sejarah bunga peony di tempat ini bermula lebih dari 1.000 tahun lalu ketika permaisuri dari Kaisar Dinasti Tang di Tiongkok mendonasikan bibit peony ke Hasedera. Donasi tersebut diberikan sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah kecantikan luar biasa yang diberikan oleh Kannon, atau Bodhisattva yang dikenal sebagai dewa belas kasih dalam ajaran Buddha.

temizuya washing a baby's hands at the shrine

Di tengah perjalanan menuju area utama, terdapat fasilitas pemandian tangan yang disebut temizuya. Ritual penyucian diri yang dinamakan misogi ini dilakukan dengan membasuh tangan dan mulut menggunakan air untuk menyucikan raga dan pikiran sebelum menghadap dewa. Caranya adalah dengan mengambil air menggunakan gagang gayung dengan tangan kanan untuk membasuh tangan kiri, lalu sebaliknya. Setelah itu, tuangkan air ke telapak tangan kiri untuk berkumur tanpa menyentuhkan gayung secara langsung ke mulut.

japanese people climbing stairs shrine

Setelah merampungkan ritual tersebut, perjalanan mendaki masih harus dilanjutkan. Jumlah total anak tangga di kompleks ini mencapai tepat 399 buah. Angka ini memiliki filosofi khusus di mana langkah ke-400 melambangkan langkah seseorang menuju akhirat atau kematian. Dalam bahasa Jepang, angka empat dilafalkan sebagai shi (四(し)), yang memiliki pelafalan yang sama dengan kata shi (死(し)) yang berarti kematian.

Setibanya di ujung undakan tangga, pengunjung akan langsung disuguhi patung Buddha utama kuil ini, yaitu Juichimen Senju Kannon, patung Kannon bermuka sebelas dengan seribu lengan.

beautiful view green trees japan
view of japanese rooftops and trees

Pemandangan menakjubkan dari ketinggian langsung menyambut siapa saja yang berhasil menaklukkan 399 anak tangga tersebut, sehingga perjuangan mendaki tidak akan sia-sia. Perlu dicatat bahwa pengunjung tidak diperbolehkan mengambil foto patung Kannon secara langsung.

stone steps hasadera shrine

Berbeda dari kebanyakan kuil di mana jalur turun biasanya sama dengan jalur naik, Hasedera menyediakan jalur kepulangan yang berbeda. Rute ini menawarkan pengalaman berjalan kaki yang sangat menyenangkan di tengah hamparan bunga warna-warni.

white flowers on a bush

Terdapat bunga-bunga berwarna putih…

pink flowers on a tree

Bunga berwarna merah muda…

red flowers on a tree

Serta bunga-bunga merah yang indah…

japanese couple leaving a shrine

Tepat melewati gerbang ini, kebun peony menyambut para pengunjung dengan pemandangan bunga yang sedang mekar sempurna.

flowers at a shrine in japan
white flowers roses peonies
pink flowers peonies growing in japan

Kehadiran bunga peony berukuran besar dengan warna yang memukau semakin melengkapi keindahan suasana kuil.

pink cherry blossom tree japan

Pohon dengan kombinasi warna merah muda dan putih ini juga menambah daya tarik visual di penghujung perjalanan.

Ulasan Destinasi: Kuil Hasedera

Kelebihan

  • Menampilkan arsitektur kuil yang menawan dengan lanskap bunga yang sangat indah.
  • Menyajikan pemandangan alam panoramis yang juga sangat menarik dikunjungi pada musim gugur.

Kekurangan

  • Pengunjung harus menapaki 399 anak tangga untuk mencapai area utama, meski terbayar dengan pemandangan yang disajikan.
  • Jarak berjalan kaki sekitar 15 hingga 20 menit dari Stasiun Kintetsu Hasedera menuju kompleks kuil, ditambah dengan rute tangga yang cukup melelahkan, sehingga disarankan mengenakan alas kaki yang nyaman.

Informasi Tambahan

731-1 Hase
Sakurai, Nara Prefecture 633-0112
Jepang

Nomor Telepon: 0744-47-7001

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *