Internet memang sangat menyukai kucing. Bahkan, satu-satunya hal yang mungkin lebih dicintai oleh dunia maya adalah sebuah pulau yang dipenuhi oleh kucing. Tidak heran jika Cat Island di Jepang selalu berhasil menarik perhatian publik secara online. Meskipun pulau ini sudah dihuni oleh banyak kucing selama berdekade-dekade, setiap beberapa bulan selalu ada saja media yang memperkenalkan pulau ini seolah-olah tempat baru.
Namun, kenyataannya Tofugu sudah berkunjung ke Cat Island jauh sebelum tempat itu menjadi tren dan populer. Jadi, mari kita bahas kembali tentang Tashirojima dan melihat seperti apa kondisinya sebelum pulau ini terkenal seperti sekarang.
Mengenal Cat Island
"Cat Island" atau yang memiliki nama resmi Pulau Tashiro (田代島) adalah sebuah pulau yang terletak di dekat Kota Ishinomaki di Prefektur Miyagi. Ya, pulau ini memang dipenuhi oleh kucing. Perhatikan peta satelit Google Maps dari pulau ini.

Pulau ini dapat diakses menggunakan feri. Anda bisa melakukan perjalanan dari Ishinomaki menuju Tashirojima. Berikut adalah gambaran besar wilayah Jepang untuk menunjukkan lokasi pulau tersebut.

Jika diperbesar, kita bisa melihat letak Ishinomaki dan Tashirojima yang tidak begitu jauh satu sama lain, serta posisinya yang berada di sebelah timur Sendai.

Perjalanan ke sana ditempuh menggunakan kapal feri kecil yang menarik, meskipun bentuknya sama sekali tidak menyerupai kucing.

Sebagian besar populasi penduduk di sana sudah lanjut usia, dengan rata-rata usia antara 60 hingga 70 tahun. Mata pencaharian utama mereka adalah bidang perikanan dan pariwisata bagi orang-orang yang ingin melihat kucing. Dahulu kala, para nelayan mulai memberi makan kucing-kucing di sana karena percaya hal tersebut membawa keberuntungan. Seiring berjalannya waktu, jumlah kucing yang semakin banyak menarik perhatian pelancong dan mengubah tempat ini menjadi objek wisata.
Jumlah kucing di pulau ini jauh melampaui jumlah penduduk manusianya. Terdapat sekitar 100 penduduk tetap di Cat Island, dan sebagian besar usianya sudah di atas 60 tahun. Berdasarkan catatan sejarah, penduduk pulau dulunya membudidayakan ulat sutra, dan kucing dipelihara untuk mengendalikan populasi tikus yang merupakan pemangsa alami ulat sutra.
Selain itu, para nelayan yang menginap di penginapan sering membagikan sisa makanan kepada kucing-kucing. Lama-kelamaan, para nelayan menjadi akrab dan sering mengamati perilaku kucing untuk memprediksi cuaca serta hasil tangkapan ikan. Suatu ketika, sebuah batu tak sengaja jatuh dan menewaskan salah satu kucing. Merasa bersalah, para nelayan tersebut mengubur dan mendirikan sebuah kuil kecil untuk menghormati kucing tersebut.
Masyarakat modern di pulau ini berharap popularitas kucing serta perhatian media dapat menarik minat pengunjung untuk datang dan menetap di sana.
Strategi tersebut tampaknya membuahkan hasil. Semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Cat Island untuk berfoto, memberi makan, dan berinteraksi dengan para kucing.


Bagi para pecinta kucing, tempat ini bisa dibilang sebagai surga. Terdapat dua desa di pulau ini, yaitu Oodomari dan Nitoda, di mana kawasan Nitoda memiliki populasi kucing yang paling padat. Di dekat bagian tengah pulau, berdiri sebuah "Kuil Kucing" (猫神社).


Terdapat pula bangunan-bangunan berbentuk kucing di dekat Nitoda serta berbagai atraksi menarik lainnya.


Meskipun Anda bisa berjalan kaki dari Oodomari ke Nitoda, sebagian besar titik menarik berada di sisi Nitoda. Pulau ini tergolong kecil dan dapat dijelajahi dalam waktu sehari karena luasnya hanya sekitar 8 mil persegi.
Satu hal yang pasti, anjing dilarang keras memasuki pulau ini.
Kunjungan Tofugu ke Cat Island
Part 1
Part 2
Cat Island di Jepang adalah sebuah pulau yang dihuni oleh ratusan, bahkan ribuan kucing, dengan populasi manusia di bawah 100 orang. Tempat ini telah berkembang menjadi destinasi wisata unik bagi para penggemar kucing.
Dalam Episode Ini
Dalam perjalanan ini, terdapat rekan perjalanan dari wilayah Saitama. Perjalanan dimulai dari Sendai menuju Ishinomaki menggunakan kereta, dilanjutkan dengan naik feri ke Tashirojima. Setibanya di sana pada siang hari, pencarian kucing sempat sedikit menantang karena turun di sisi pulau yang tidak terlalu banyak dihuni kucing.
Cara Menuju Cat Island (Tashirojima)

Perjalanan ke Tashirojima memerlukan sedikit usaha, terutama pascagempa. Dari arah selatan, Anda perlu menuju Kota Sendai, lalu melanjutkan perjalanan dengan kereta lokal ke Ishinomaki. Dari pelabuhan Ishinomaki, tersedia layanan feri menuju Tashirojima.
Apakah Layak Dikunjungi?
Bagi para pecinta kucing, tempat ini sangat direkomendasikan meskipun lokasinya cukup terpencil dan bernuansa pedesaan. Pulau ini sangat ideal untuk kunjungan sehari karena ukurannya yang tidak terlalu besar. Ketersediaan tempat makan sangat terbatas, sehingga disarankan untuk membawa bekal makanan sendiri, serta membawa makanan atau camilan khusus kucing.
Dokumentasi Perjalanan ke Cat Island














Setelah menelusuri kawasan pemukiman, perjumpaan dengan kucing-kucing terjadi di berbagai sudut jalan.

Perjalanan dilanjutkan menuju sebuah toko lokal tempat para pelancong sering berkumpul.

Banyak kucing ramah yang dijumpai di sekitar area pertokoan ini.




Menyusuri jalanan desa mempertemukan kembali dengan rombongan kucing lainnya.




Salah satu kucing yang paling berkesan memiliki ekspresi wajah yang tampak cemberut namun unik.
Perjalanan kemudian berlanjut ke arah garis pantai menuju kawasan Manga Island.

Manga Island dirancang oleh Shotaro Ishinomori, seorang mangaka terkenal pencipta Cyborg 009 dan Kamen Rider. Di area ini terdapat fasilitas penginapan yang dibangun dengan bentuk menyerupai kucing.






Setelah itu, perjalanan turun kembali untuk memastikan lokasi penjemputan feri. Mengingat jadwal feri yang hanya beroperasi dua kali sehari, ketepatan waktu sangat penting agar tidak tertinggal.

Area dermaga ini sempat terdampak oleh tsunami yang memengaruhi industri perikanan setempat. Terdapat penggalangan dana yang dihimpun untuk membantu proses pemulihan dan penyediaan pakan kucing.




Menjelang waktu kepulangan, singgah kembali ke toko lokal untuk beristirahat dan memberi makan kucing-kucing.










Sesampainya di area dermaga penjemputan, beberapa ekor kucing kembali terlihat mengantar kepulangan.









Perjalanan kembali ke Ishinomaki dilakukan dengan feri, dilanjutkan perjalanan pulang ke wilayah Tokyo sambil menikmati semangkuk ramen hangat di tengah jalan.


Kesimpulan
Kunjungan ke Cat Island memberikan pengalaman yang menyenangkan, meskipun menyisakan sedikit rasa iba melihat para penduduk lanjut usia yang tinggal di pulau kecil dengan populasi yang terus menyusut. Upaya revitalisasi melalui pariwisata kucing tampak memberikan dampak, meski secara perlahan.
Musim dingin memberikan suasana yang lebih tenang karena jumlah wisatawan yang berkunjung jauh lebih sedikit dibandingkan musim panas, sehingga memudahkan proses pengambilan foto. Seluruh area pulau dapat dijelajahi dengan mudah dalam waktu satu hari, mencakup titik-titik utama seperti kuil, Kuil Kucing (Neko Jinja), serta rumah-rumah berbentuk kucing.
Secara keseluruhan, Tashirojima menawarkan suasana yang damai dan berkesan bagi para pecinta kucing yang tidak keberatan menempuh perjalanan jauh.
Ulasan Koichi
Keunikan tempat ini menjadikannya istimewa, bagaikan sebuah museum yang dipenuhi oleh ratusan kucing hidup.
Ulasan Viet
Menarik untuk melihat pulau kecil yang perlahan menyusut dengan populasi kucing liar di dalamnya.
Tashirojima, Cat Island
Informasi Tambahan
Ishinomaki, Miyagi Prefecture 986-0023
Jepang








