Memahami Perbedaan 〜ている, 〜てある, dan 〜ておく
Bagi para pelajar bahasa Jepang, membedakan nuansa halus antara pola tata bahasa 〜ている, 〜てある, dan sekian banyak variasinya sering kali menjadi salah satu tantangan yang paling membingungkan. Sekilas, ketiganya tampak mirip dan bahkan dapat digunakan untuk tujuan yang serupa: mendeskripsikan suatu situasi yang tercipta akibat tindakan disengaja di masa lalu. Walaupun demikian, setiap pola memiliki penekanan makna yang berbeda, mulai dari tindakan yang dipersiapkan untuk masa depan hingga kondisi yang dibiarkan menetap setelah suatu aksi dilakukan.
Sebagai contoh, bayangkan kebiasaan Anda membiarkan jendela tetap terbuka di malam hari untuk mendapatkan udara sejuk. Untuk menceritakan kebiasaan ini, Anda secara teknis bisa menggunakan salah satu dari pola tersebut:
- いつも夜は窓を開け [ている・てある・ておく] 。
- Saya biasanya membiarkan jendela terbuka di malam hari.
Ketiga kalimat di atas sama-sama menggambarkan kondisi jendela yang terbuka akibat tindakan Anda membukanya. Dari sudut pandang ini, ketiga ungkapan tersebut memiliki fungsi yang mirip.
Namun, apa sebenarnya yang membedakan ketiganya, dan bagaimana cara menentukan pilihan yang tepat? Nuansa tambahan yang terkandung pada masing-masing ungkapan tercermin dalam terjemahan berikut:
- いつも夜は窓を開けている。
- Saya biasanya membiarkan jendela terbuka di malam hari.
- いつも夜は窓を開けてある。
- Saya biasanya membiarkan jendela terbuka di malam hari (agar tidak terlalu panas).
- いつも夜は窓を開けておく。
- Saya biasanya membiarkan jendela terbuka di malam hari (agar saya tidak perlu khawatir merasa gerah dan terbangun di tengah malam).
Terlihat jelas bahwa ada perbedaan nuansa yang tipis di antara ketiganya. Kabar baiknya, pola 〜ている, 〜てある, dan 〜ておく tidak selalu bisa saling menggantikan karena masing-masing memiliki implikasi dan kecocokan situasi tersendiri.
Konsep Dasar 〜ている, 〜てある, dan 〜ておく
Mari kita bandingkan konsep dasar dari ketiga pola tata bahasa ini:
〜ている:Ketika digabungkan dengan kata kerja, pola ini menyatakan aksi yang sedang berlangsung atau kondisi berkelanjutan yang dimulai oleh suatu tindakan di masa lalu.
〜てある:Pola ini mendeskripsikan kondisi saat ini dari suatu objek, sekaligus menyiratkan bahwa situasi tersebut sebelumnya telah dirancang secara sengaja.
〜ておく:Mengindikasikan bahwa suatu tindakan dilakukan sebagai persiapan untuk menyelesaikan tugas di masa depan, sehingga Anda dapat “menyingkirkannya” dari pikiran. Tergantung pada bentuk waktunya, ungkapan ini bisa merujuk pada rencana tindakan yang akan diambil atau tindakan yang telah selesai dilakukan.
Perbedaan utama di antara ketiganya terletak pada nuansa, tingkat kesengajaan, serta apakah fokus kalimat tersebut berada pada tindakan itu sendiri atau pada situasi yang dihasilkan oleh tindakan tersebut.
ている
〜ている adalah pola yang paling netral dan umum digunakan. Pola ini memiliki dua fungsi utama: mendeskripsikan aksi yang sedang berjalan atau menyatakan kondisi yang merupakan hasil dari tindakan sebelumnya.
Mendeskripsikan Hal yang Sedang Terjadi
Dalam fungsi pertamanya, pola ini mirip dengan bentuk present continuous ( -ing ) dalam bahasa Inggris. Contohnya saat Anda sedang berada di dapur membuat bekal:
- 今、お弁当を作っている。
- Saya sedang membuat bento sekarang.
Ungkapan ini menunjukkan bahwa sebuah tindakan sedang berlangsung secara bersamaan dengan waktu pembicaraannya.
Di sini, 〜ている menunjukkan proses “membuat bento” yang sedang berjalan. Perlu dicatat bahwa dalam situasi seperti ini, pola 〜ている tidak dapat digantikan oleh 〜てある maupun 〜ておく.
Mendeskripsikan Kondisi Hasil dari Aksi di Masa Lalu
Selain aksi yang sedang berlangsung, pola ini juga dapat menggambarkan kondisi atau situasi yang dihasilkan oleh kejadian sebelumnya, sering kali berfungsi mirip seperti kata sifat.
Misalnya, ketika seseorang melihat kotak bento di atas meja dengan penutup yang terbuka:
- お弁当のフタが開いているよ。
- Tutup bentonya terbuka.
[[MEDIA_0]]
Perhatikan bahwa kata 開く adalah kata kerja intransitif (kata kerja tak transitif). Dalam bentuk 〜ている, kata ini tidak berarti “sedang membuka”, melainkan “berada dalam keadaan terbuka”.
〜ている sering kali berfungsi seperti kata sifat karena digunakan untuk mendeskripsikan keadaan suatu benda.
Karena 〜てある dan 〜ておく selalu menyiratkan adanya kesengajaan atau tujuan di balik suatu aksi, Anda tidak dapat menggantinya dengan 〜ている jika tidak ada unsur kesengajaan tersebut.
Mendeskripsikan Kondisi dari Aksi yang Disengaja
Jika Anda sengaja membiarkan tutup bento tetap terbuka dan ingin menjelaskannya kepada orang lain, Anda bisa menggunakan bentuk berikut:
- フタ、開けてるんだよ!
- Aku sengaja membiarkan tutupnya terbuka!
Dalam percakapan santai, 〜ている sering kali disingkat menjadi てる. Penggunaan 〜ている dalam konteks ini dapat disaling-gantikan dengan 〜てある atau bentuk lampau 〜ておく (〜ておいた) karena sama-sama menyiratkan adanya unsur kesengajaan.
てある
〜てある menunjukkan bahwa suatu situasi tercipta secara sengaja, biasanya untuk tujuan tertentu.
Pola 〜てある selalu digunakan bersama kata kerja transitif dan mendeskripsikan kondisi saat seseorang telah melakukan sesuatu terhadap suatu benda dan membiarkannya begitu saja.
〜を〜てある untuk Situasi yang Anda Ciptakan Sendiri
Ketika Anda menjelaskan situasi yang diakibatkan oleh tindakan Anda sendiri, partikel を biasanya digunakan untuk menandai objek kalimat tersebut.
- お弁当のフタを開けてある。
- Saya membiarkan tutup kotak bento itu terbuka.
Contoh lain ketika Anda menyimpan yogurt di dalam kulkas untuk persiapan beento:
- ヨーグルトを買ってある。
- Ada yogurt (karena saya sudah membelinya).
[[MEDIA_1]]
〜が〜てある untuk Situasi yang Diciptakan Orang Lain
Salah satu keunikan 〜てある adalah kemampuannya untuk mendeskripsikan situasi yang disebabkan oleh orang lain, dengan menggunakan partikel が alih-alih を.
- ヨーグルトが買ってある!
- Ada yogurt (yang sepertinya dibeli oleh seseorang)!
Penggunaan partikel が di sini memberikan nuansa kebetulan atau penemuan baru yang menyenangkan, seolah-olah Anda menyadari bahwa seseorang telah melakukan sesuatu untuk Anda sebelumnya.
ておく
〜ておく memiliki fungsi yang berbeda tergantung pada bentuk waktunya. Bentuk non-lampau menunjukkan tindakan persiapan untuk masa depan, sedangkan bentuk lampau (〜ておいた) menunjukkan kondisi dari tugas yang telah diselesaikan.
Untuk Tindakan Masa Depan guna Menyelesaikan Tugas
Pola ini menunjukkan rencana tindakan di masa depan agar Anda bisa merasa tenang setelah menyelesaikannya.
- お弁当のフタを開けておく。
- Saya akan membiarkan tutup kotak bento ini terbuka (agar uapnya keluar).
Contoh lain dalam kegiatan berbelanja:
- ヨーグルトを買っておく。
- Saya akan membeli yogurt (sebagai persiapan).

Untuk Tugas yang Sudah Selesai
Dalam bentuk lampau (〜ておいた), ungkapan ini merujuk pada tindakan yang sudah diambil sebelumnya demi kenyamanan di masa sekarang atau masa depan.
- お弁当のフタを開けておいた。
- Saya sudah membiarkan tutup kotak bento itu terbuka.
- ヨーグルトを買っておいた。
- Saya sudah membelikan yogurt (untuk persiapan bento).
Untuk Tindakan Kebiasaan
Pola ini juga dapat digunakan untuk menyatakan kebiasaan yang dilakukan secara rutin demi suatu tujuan tertentu, seperti contoh jendela di awal artikel:
- いつも夜は窓を開けておく。
- Saya biasanya membiarkan jendela terbuka di malam hari.
Perbedaan Situasi Saat Ketiganya Dapat Saling Menggantikan
Ketika digunakan untuk mendeskripsikan hasil dari suatu tindakan yang disengaja di masa lalu, ketiga pola ini dapat saling menggantikan. Namun, tingkat kesengajaan dan fokus maknanya berbeda.
|
tingkat kesengajaan lebih rendah < tingkat kesengajaan lebih tinggi
|
|||
|---|---|---|---|
| ている | てある | ておく | |
Tingkat Kesengajaan dan Nuansa
Mari kita lihat perbandingan saat menggunakan kata kerja menanak nasi (ご飯を炊く):
- ご飯を炊いてる: Menyatakan bahwa nasi sedang dimasak atau nasi sudah matang secara sederhana tanpa penekanan niat khusus yang terlalu kuat.
- ご飯を炊いてある: Menyatakan bahwa nasi sudah dimasak untuk suatu alasan tertentu (memberikan kejelasan atau pengingat).
- ご飯を炊いておいた: Menyatakan bahwa nasi sengaja dimasak lebih awal demi kemudahan di masa depan, memberikan kesan perencanaan yang matang dan penekanan paling kuat pada unsur kesengajaan pembicara.








