Home / Game / 5 Kelas Dungeons & Dragons yang Layak Mendapatkan Video Game Sendiri Setelah Warlock

5 Kelas Dungeons & Dragons yang Layak Mendapatkan Video Game Sendiri Setelah Warlock

warlock dungeons and dragons with bard and druid

Game yang sedang dikembangkan oleh Invoke Studios, yaitu Warlock: Dungeons & Dragons, menghadirkan pendekatan yang sangat menarik. Alih-alih hanya berfokus pada sistem pertarungan, kemampuan sihir protagonisnya bernama Kaatri juga memengaruhi cara karakternya bergerak dan mengatasi berbagai rintangan di dunia permainan. Hal ini membuat Warlock terasa berbeda dari kebanyakan game Dungeons & Dragons pada umumnya yang kerap menjadikan kelas karakter sekadar penentu gaya bertarung.

Konsep tersebut memunculkan gagasan mengenai bagaimana jika semesta D&D terus melangkah ke arah ini. Buku pedoman pemain Dungeons & Dragons versi 2024 mencatat ada 12 kelas inti. Dari jumlah tersebut, terdapat lima kelas yang memiliki mekanisme unik dan sangat potensial untuk diadaptasi menjadi game mandiri mereka sendiri.

Bard

Game Bard Dapat Membuat Percakapan Sama Pentingnya dengan Pertarungan

Dungeons and Dragons Bard surrounded by animals
  • RPG yang sarat dengan pilihan, di mana percakapan dan pertunjukan memiliki bobot yang setara dengan pertempuran.
  • Keterampilan sosial dan Bardic Inspiration dapat membuka solusi yang tidak bisa diakses oleh kelas lain.

Bard mungkin bukan pilihan yang paling umum, mengingat video game sering kali mereduksi peran kelas ini sekadar sebagai pendukung berbasis musik. Padahal, di dalam D&D, kemampuan seorang Bard jauh lebih luas dari itu. Mereka menyalurkan sihir melalui pertunjukan, memanfaatkan Bardic Inspiration untuk meningkatkan peluang sukses rekan satu tim, serta mengandalkan keahlian khusus. Fleksibilitas ini akan sangat cocok jika diterjemahkan ke dalam sebuah game di mana pengembang tidak menjadikan pertempuran sebagai satu-satunya jalan keluar.

Meskipun tantangannya terletak pada kebutuhan akan karakter non-pemain (NPC) yang menarik serta situasi yang membuat menghindari pertarungan terasa sama memuaskannya dengan meraih kemenangan, konsep ini layak diwujudkan agar peran Bard benar-benar menjadi fondasi utama berjalannya permainan.

Paladin

Sumpah Suci Paladin Dapat Memengaruhi Lebih dari Sekadar Alur Cerita

Dungeons and Dragons Paladin holding up his shield
  • Action RPG bersudut pandang orang ketiga yang berpusat pada pertarungan jarak dekat dan Divine Smite.
  • Sumpah suci protagonis dapat membentuk pilihan-pilihan besar dan memunculkan konsekuensi ketika prinsip tersebut diuji.

Dari segi aksi, Paladin terasa paling mudah divisualisasikan ke dalam bentuk game aksi fantasi berkat penggunaan senjata bela diri, baju besi berat, serta kemampuan penyembuhan seperti Lay on Hands. Namun, yang membuat kelas ini sangat menarik untuk diangkat menjadi game tersendiri adalah sistem sumpah sucinya.

Dalam D&D, sub-kelas Paladin terikat pada sumpah tertentu yang membawa prinsip moral nyata. Jika sumpah tersebut dilanggar, ada aturan yang mengikutinya. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan dilema moral yang pelik, di mana keputusan tersulit justru muncul ketika mematuhi satu bagian kode etik malah memperumit situasi lainnya.

Monk

Monk Telah Memiliki Fondasi untuk Game Aksi yang Hebat

Dungeons and Dragons Dragonborn Monk holding staff
  • Game aksi berbasis keterampilan yang cepat dengan fokus pada seni bela diri dan mobilitas tinggi.
  • Focus Points dan Deflect Attacks dapat mendukung sistem pertarungan yang mengutamakan ketepatan waktu dan teknik.

Karakter Monk sangat cocok diadaptasikan menjadi game aksi bertema bela diri. Berbagai kemampuannya, mulai dari Focus Points untuk serangan beruntun hingga mobilitas luar biasa yang memungkinkan mereka berlari di atas permukaan vertikal dan cairan, sudah sangat mendekati mekanika video game modern.

Sistem perkembangan karakter juga bisa berfokus langsung pada penguasaan teknik bela diri dan peningkatan mobilitas tubuh alih-alih sekadar mengandalkan tumpukan jarahan senjata. Hal ini akan membuat eksplorasi terasa semakin dinamis seiring bertambahnya kemampuan sang karakter.

Rogue

Rogue Layak Mendapatkan Lebih dari Sekadar Pohon Keterampilan Siluman Biasa

Dungeons and Dragons Rogue cloaked with a dagger
  • Sebuah game immersive sim bertema D&D di mana kegiatan menyusup dan infiltrasi menjadi fondasi utama.
  • Misi dirancang untuk memberi penghargaan bagi pemain yang mampu menemukan jalur mereka sendiri alih-alih dipaksa menghadapi pertempuran terbuka.

Meskipun lekat dengan elemen sembunyi-sembunyi, membatasi Rogue hanya pada mekanisme stealth standar tentu akan mengabaikan potensinya secara keseluruhan. Keahlian kelas ini dalam menyusup ke tempat-tempat terlarang sangat ideal untuk diwujudkan dalam format game bergenre immersive sim.

Adanya kemampuan seperti Cunning Action memungkinkan Rogue untuk bergerak lincah keluar masuk area berbahaya tanpa harus berdiri di satu tempat untuk saling bertukar serangan. Pendekatan ini membuka peluang bagi pengembang untuk merancang sebuah pengalaman bermain yang sangat bergantung pada kecerdikan pemain dalam menyelesaikan misi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *