Musim ketiga dari anime Ranma 1/2 secara resmi mengumumkan trailer terbarunya, dengan jadwal penayangan perdana yang dijadwalkan hadir di Netflix pada Oktober 2026. Studio MAPPA kembali dipercaya untuk menggarap animasi serial ini, sementara Konosuke Uda kembali memegang posisi sutradara bersama sebagian besar staf inti sebelumnya. Musim kedua dari serial ini sendiri telah tayang pada musim gugur 2025.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam rangkaian acara perayaan ulang tahun ke-15 Studio MAPPA. Sebelumnya, studio ini juga menampilkan berbagai visual spesial untuk memperingati hari jadi mereka, termasuk karakter Nobara dari Jujutsu Kaisen, Reze dari Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc, serta Mikasa dari Attack on Titan. Anda dapat menyaksikan trailer terbarunya di bawah ini.
Perayaan ulang tahun ke-15 ini juga dimanfaatkan oleh MAPPA untuk membagikan berbagai informasi terbaru mengenai proyek-proyek mendatang mereka. Didirikan pada tahun 2011, studio tersebut telah memproduksi banyak judul anime populer seperti Chainsaw Man, Jujutsu Kaisen, Attack on Titan Final Season, Hell’s Paradise, Yuri on Ice, dan Vinland Saga.
Selain Ranma 1/2, presentasi tersebut turut mengungkap perkembangan terbaru untuk beberapa judul besar lainnya. Produksi untuk Chainsaw Man International Assassins Arc dan Dorohedoro Season 3 telah dikonfirmasi sebelumnya. Begitu pula dengan JUJUTSU KAISEN Season 4 yang akan mengadaptasi bagian kedua dari Culling Game Arc.
Acara perayaan ini juga menyajikan sesi khusus yang membahas Jujutsu Kaisen, Attack on Titan Final Season, Oblivion Battery, dan Ranma 1/2, di mana masing-masing judul membagikan bocoran informasi baru.
Dari jajaran staf produksi, Kimiko Ueno kembali memimpin komposisi seri. Desain karakter dikerjakan oleh Hiromi Taniguchi, yang juga bertindak sebagai kepala direktur animasi bersama Yoshiko Saito, Kosuke Kawamura, Riko Kaneda, dan Haruki Miura. Musik latar digarap kembali oleh Kaoru Wada, sedangkan arahan seni dipercayakan kepada Chihiro Okawa.
Para pengisi suara dari musim sebelumnya dipastikan kembali memerankan karakter masing-masing, yang meliputi:
- Kappei Yamaguchi sebagai Ranma Saotome
- Megumi Hayashibara sebagai Ranma
- Noriko Hidaka sebagai Akane Tendo
- Minami Takayama sebagai Nabiki Tendo
- Kikuko Inoue sebagai Kasumi Tendo
- Akio Otsuka sebagai Soun Tendo
- Cho sebagai Genma Saotome
- Koichi Yamadera sebagai Ryoga Hibiki
- Rei Sakuma sebagai Shampoo
- Toshihiko Seki sebagai Mousse
- Kaori Nazuka sebagai Ukyo Kuonji
- Tomokazu Sugita sebagai Tatewaki Kuno
- Ayane Sakura sebagai Kodachi Kuno
- Kazuhiko Inoue sebagai Happosai
- Ako Mayama sebagai Cologne
- Toshiyuki Morikawa sebagai Tofu Ono
- Mamoru Miyano sebagai Mikado Sanzenin
- Aoi Yuki sebagai Azusa Shiratori
- Akira Ishida sebagai Hikaru Gosunkugi
- Tomokazu Seki sebagai Ichiro
- Kenichi Ogata sebagai Narator
Manga Ranma 1/2 pertama kali diciptakan oleh Rumiko Takahashi sebagai karya panjang ketiga beliau—setelah URUSEI YATSURA dan Maison Ikkoku—pada Agustus 1987. Manga ini diserialisasikan di majalah Weekly Shonen Sunday terbitan Shogakukan hingga Maret 1996, dan versi bahasa Inggrisnya diterbitkan oleh VIZ Media. Karya beliau yang lain, yaitu Mao, juga telah mendapatkan adaptasi anime.
Sebelumnya, manga ini pernah diadaptasi menjadi dua serial anime televisi oleh Studio Deen, yakni Ranma 1/2 dan Ranma 1/2 Nettohen, yang berjalan total sebanyak 161 episode dari tahun 1989 hingga 1992. Selain itu, waralaba ini juga menelurkan 12 episode OVA, tiga film teater, serta sebuah program spesial televisi berformat live-action pada tahun 2011.
Cerita bermula dari petualangan Ranma dan ayahnya, Genma Saotome, duo ayah dan anak yang tak sengaja jatuh ke kolam terkutuk saat berlatih. Akibat kutukan tersebut, Ranma berubah menjadi perempuan setiap kali terkena air dingin dan kembali menjadi laki-laki jika terkena air hangat, sementara ayahnya berubah menjadi seekor panda dalam kondisi yang sama. Situasi ini semakin pelik karena Ranma telah dijodohkan dengan Akane, yang awalnya tidak memiliki kesan baik terhadap tunangannya itu sejak pertemuan pertama mereka.








