Lagu berjudul Fattig bonddräng merupakan salah satu karya populer yang lirik dan musiknya diciptakan oleh tokoh penting asal Swedia, Astrid Lindgren, bersama dengan Georg Riedel. Lagu ini juga menjadi bagian dari album kompilasi Astrid Lindgrens bästa.
Secara garis besar, lagu ini menceritakan keseharian seorang buruh tani miskin yang menjalani hidupnya dengan bekerja keras setiap hari. Mulai dari membajak sawah, mencangkul, mengurus hewan ternak, hingga berjalan di belakang sapi sambil bersiul dan bersumpah serapah. Hari demi hari dan tahun demi tahun dilaluinya dengan penuh peluh hingga akhir hayatnya.
Pada akhir kisahnya, lagu ini menggambarkan perjalanan sang buruh tani yang tiba di gerbang surga dengan perasaan cemas akan dosa-dosa kecilnya semasa hidup—seperti kebiasaannya menikmati tembakau kunyah, minum alkohol di akhir pekan, berkelahi, dan mendekati perempuan. Namun, Tuhan Yang Maha Esa justru menyambutnya dengan penuh kasih, menghargai segala kerja keras dan jerih payahnya, serta memberikannya pakaian putih yang suci agar ia dapat beristirahat dengan tenang untuk selamanya.




