Protagonis dari Solo Leveling, Sung Jinwoo, selalu menjadi daya tarik utama dalam karya cemerlang buatan Chugong ini. Petualangan Sung Jinwoo bermula di Double Dungeon, tempat ia menghadapi pertempuran brutal sebelum akhirnya memperoleh kekuatan dari System yang menandai awal kehidupannya sebagai seorang Hunter sejati. Semenjak saat itu, tingkat kekuatan Sung Jinwoo melonjak drastis hingga pada akhirnya ia bertransformasi menjadi sosok setara dewa dengan kekuatan yang tidak tertandingi.
Di dalam lini masa utama Solo Leveling, status Sung Jinwoo sebagai makhluk bertaraf dewa ini terus dipertahankan sampai sekarang. Kendati demikian, Solo Leveling: Arise baru saja memperkenalkan sebuah semesta alternatif baru kepada para penggemar. Pada realitas ini, Jinwoo dikisahkan tidak pernah mendapatkan kekuatan System. Sebagai gantinya, ia menyiratkan akhir tragis di mana dirinya tewas, sementara Lee Joohee justru mengambil alih sorotan dan memperlihatkan potensi aslinya yang tersembunyi.
Asal-Usul Hunter Baru di Solo Leveling Menampilkan Garis Waktu Alternatif Saat Jinwoo Telah Tiada
Kisah Solo Leveling bermula dari peristiwa ikonik ketika Jinwoo bersama para Hunter lainnya terjebak di dalam Double Dungeon dan hampir menemui kematian yang tak terhindarkan. Berkat kecerdasan serta tekad baja yang dimiliki Jinwoo, sebagian dari mereka berhasil selamat. Selepas kejadian tersebut, Sung Jinwoo bangkit dengan kekuatan System yang memungkinkannya naik level dan mewarisi kekuatan Shadow Monarch. Realitas ini memang berlaku pada alur cerita utama, namun hal tersebut tidak berlaku di seluruh semesta alternatif Solo Leveling.
Sebuah variasi karakter Lee Joohee yang baru diperkenalkan memperlihatkan perspektif garis waktu yang berbeda. Kehadiran resmi Lee Joohee sebagai Pilgrim of the Labyrinth dalam game tersebut dilengkapi dengan sebuah cerita asal-usul Hunter dalam format manhwa one-shot yang menguraikan perjalanan kebangkitan kekuatannya.
Versi Lee Joohee sebagai Pilgrim of the Labyrinth ini bukanlah sosok yang sama persis seperti yang kita kenal dalam cerita asli Solo Leveling. Ia berasal dari dimensi alternatif di mana nasib tragis menimpa Jinwoo. Di dalam kisah asal-usul terbarunya, diisyaratkan bahwa Jinwoo di semesta ini telah meninggal dunia. Saat merasakan ancaman besar di Double Dungeon, Jinwoo justru mendorong Lee Joohee keluar agar ia selamat dari trauma yang sempat menghantuinya di lini masa original. Selain itu, Jinwoo tidak pernah berhasil melangkah keluar dari Double Dungeon tersebut.
“Mereka adalah orang-orang yang baik. Mereka menyambutku meski aku pendiam dan penakut. Merekalah alasan aku masih bisa tersenyum, bahkan di dalam dungeon yang sangat kutakuti. Namun dalam sekejap mata… aku kehilangan mereka semua.” — Lee Joohee setelah kehilangan Jinwoo dalam cerita asal-usul Hunter baru
Sebagai gantinya, gerbang tersebut menghilang, sementara Jinwoo beserta para Hunter lain yang terjebak di dalamnya ikut lenyap bersama gerbang itu. Perkembangan ini tentu saja menjadi sebuah kejutan besar mengingat Jinwoo merupakan karakter utama yang selalu diharapkan bertahan hingga akhir cerita.
Lee Joohee Melampaui Sung Jinwoo di Semesta Alternatif Solo Leveling
Double Dungeon merupakan titik tolak bagi sang protagonis ikonik, Sung Jinwoo. Setelah berhadapan dengan God Statue, ia dianggap layak menjadi wadah bagi Ashborn dan dianugerahi kekuatan System. Melalui mekanisme peningkatan level dari System tersebut, Jinwoo bertransformasi dari seorang Hunter kelas E yang paling lemah menjadi salah satu entitas terkuat di seluruh alam semesta Solo Leveling, sanggup menumbangkan para Monarch terkuat dan menghadapi berbagai ancaman.
Kendati demikian, dalam garis waktu alternatif ini, Jinwoo tetap berada dalam kondisi lemah seperti saat pertama kali diperkenalkan. Karena tidak pernah keluar dari Double Dungeon, ia tidak terpilih sebagai wadah Ashborn. Situasi ini bisa jadi dipicu oleh ketiadaan Lee Joohee yang dalam kisah aslinya menjadi salah satu pendorong semangat terbesar bagi Jinwoo. Tanpa kehadiran Joohee untuk diselamatkan, keteguhan hati Jinwoo tidak terpacu secara maksimal, sehingga ia kemungkinan besar tewas di tangan God Statue atau terjebak selamanya bersama sang Architect di dalam ruang bawah tanah tersebut.
Bagi karakter Lee Joohee sendiri, garis waktu baru ini mengubah dirinya secara drastis. Pada cerita orisinal Solo Leveling, ia digambarkan sebagai sosok pemalu yang minim kepercayaan diri dan tidak memiliki hasrat untuk menjelajahi Dungeon. Namun, situasi berubah total pasca insiden lenyapnya gerbang Double Dungeon. Lee Joohee menemukan keberanian baru dalam dirinya serta menumbuhkan tekad untuk menjelajahi berbagai Dungeon sebagai Pilgrim of the Labyrinth.
Lebih lanjut, bagian akhir dari cerita pendek asal-usul Hunter tersebut mengindikasikan bahwa ia mengalami proses Reawakening atau Kebangkitan Ulang. Fenomena ini memungkinkan seorang Hunter untuk meningkatkan kekuatan mereka secara drastis, sesuatu yang biasanya mustahil dicapai melalui cara biasa. Dengan latar belakang tersebut, sangat mungkin bagi Healer kelas B ini untuk bertambah kuat di semesta alternatif dan menjelma menjadi seorang Hunter kelas S. Mengingat mustahil bagi seorang Hunter kelas B untuk membersihkan berbagai Dungeon sendirian seperti yang dilakukan Joohee, ini merupakan pengembangan cerita yang menarik bagi karakter yang sebelumnya sempat tersisih.
Bagaimana Lee Joohee dan Sung Jinwoo Bisa Bersatu Kembali di Semesta Alternatif
Dalam kisah latar belakang baru Lee Joohee, Jinwoo tersirat telah tiada. Tanpa status sebagai wadah Ashborn, mustahil bagi Jinwoo untuk selamat dari insiden mematikan di Double Dungeon seperti pada lini masa utama. Walau begitu, akhir cerita dari kisah Joohee ini dibiarkan menggantung.
“Mungkin aku sudah kehilangan akal sehat. Mungkin ini takdir. Mungkin ini adalah pertanda untuk tidak bergantung pada siapapun. Untuk menghadapi rasa bersalahku secara langsung. Bagaimanapun juga… hanya ada satu cara untuk mengetahuinya. Tunggu aku, semuanya. Aku akan menyelamatkan kalian… apapun taruhannya.” — Lee Joohee dalam cerita asal-usul Hunter baru
Menjelang akhir cerita, Joohee digambarkan memiliki tekad kuat untuk menelusuri gerbang-gerbang baru demi mencari Jinwoo serta para anggota ekspedisi yang hilang. Oleh karena itu, terdapat kemungkinan bahwa di suatu tempat di dalam Double Dungeon, Jinwoo sebenarnya masih bertahan hidup. Melalui berbagai penjelajahannya, Joohee berpeluang untuk menemukan kembali sosok Jinwoo. Di sisi lain, meskipun Jinwoo di dunianya sendiri telah tiada, ia tetap bisa terhubung kembali dengan sang protagonis utama melalui penjelajahan lintas dimensi.
Bagaimanapun juga, kecil kemungkinan pihak pengembang memperluas narasi Lee Joohee jauh melampaui apa yang telah disajikan saat ini. Mereka tampaknya sengaja membiarkan akhir cerita tersebut terbuka agar bisa diinterpretasikan secara bebas oleh para penggemar, sementara informasi tambahan mungkin akan disusul melalui misi sampingan dalam pembaruan mendatang.
Solo Leveling: Arise dapat dimainkan melalui perangkat Mobile dan PC.








