Home / Game / Riot Games Rilis Pernyataan Resmi Terbaru Soal MMO League of Legends

Riot Games Rilis Pernyataan Resmi Terbaru Soal MMO League of Legends

league of legends mmo new update

Riot Games baru-baru ini membagikan pembaruan menarik mengenai proyek League of Legends MMO yang telah lama dinantikan dan sudah dikembangkan selama bertahun-tahun. Hingga saat ini, detail resmi mengenai game baru berlatar dunia Runeterra tersebut masih sangat minim, membuat para penggemar terus haus akan informasi terbaru.

Proyek League of Legends MMO pertama kali diumumkan pada akhir tahun 2020. Belum ada satu pun gambar resmi yang dirilis ke publik, dan segala informasi yang ada hanya berasal dari pembaruan berkala yang diberikan oleh Riot Games. Diketahui bahwa game ini sempat mengalami perombakan besar-besaran pada tahun 2024 menyusul kepergian mantan Head of Creative, Greg Street, meskipun dampaknya terhadap jadwal rilis masih belum bisa dipastikan.

Riot Games Menyebut League of Legends MMO sebagai “The Grail”

Saat tampil di ajang PAX West 2026, salah satu pendiri Riot Games, Marc Merrill, kembali menegaskan komitmen perusahaannya untuk merampungkan League of Legends MMO. Ia menyatakan, “Kami tahu apa harapan dan impian para pemain. Tantangannya kini ada pada kami sebagai tim dan individu, apakah kami mampu mengeksekusinya dengan sukses? Sungguh sebuah misi yang mulia.” Merrill juga mengungkapkan bahwa proyek ambisius ini mendapat julukan candaan internal sebagai “the Grail” atau Cawan Suci di dalam kantor Riot Games. Dengan nada santai ia menambahkan, “Banyak ksatria pemberani yang akan gugur dalam pencarian Cawan Suci ini. Tapi persetan, ini adalah Cawan Suci, jadi mari kita jalani. Itulah pola pikir yang coba kami kembangkan, meskipun sulit dilakukan dalam skala besar. Namun, saya rasa kami melakukan pekerjaan yang cukup baik, dan masa depannya tampak sangat cerah.”

Kami tahu apa harapan dan impian para pemain. Tantangannya kini ada pada kami sebagai tim dan individu, apakah kami mampu mengeksekusinya dengan sukses? Sungguh sebuah misi yang mulia.

Menilik kesuksesan jangka panjang League of Legends serta tingginya popularitas genre MMO, proyek ini tampak seperti perpaduan yang sangat pas. Di sisi lain, langkah Riot Games untuk meluangkan waktu agar pengembangannya berjalan matang adalah keputusan yang bijak. Sejarah industri game mencatat ada banyak judul MMO yang terpaksa gulung tikar seiring berjalannya waktu, dan kehadiran nama besar saja tidak pernah menjadi jaminan mutlak atas kesuksesan sebuah game di genre yang dipenuhi raksasa mapan ini.

Respon komunitas terhadap pernyataan Merrill di platform X sendiri beragam, dan hal tersebut cukup beralasan. Sejumlah pemain menyoroti penghentian pengembangan aktif pada game fighting League of Legends berjudul 2XKO baru-baru ini sebagai alasan mengapa sulit merasa terlalu antusias dengan proyek MMO. Mengingat game tersebut ditarik tidak sampai setahun setelah peluncurannya, wajar jika sebagian penggemar merasa cemas mengenai kelangsungan hidup versi MMO jika nantinya gagal mendulang sukses instan. Kendati demikian, skala sumber daya masif yang dibutuhkan untuk membangun sebuah MMO jauh melampaui game fighting, yang berarti proyek MMO ini kemungkinan besar akan mendapat keleluasaan waktu lebih panjang dari pengembang untuk membuktikan diri.

Meski telah meluncur hampir 17 tahun yang lalu, League of Legends terus menunjukkan performa yang solid. Baru-baru ini pula, Riot Games merilis League Classic, sebuah mode permainan anyar yang dirancang untuk menghadirkan kembali nuansa dan mekanisme dari versi awal game MOBA tersebut.

League of Legends Tag Page Cover Art

League of Legends

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *