Home / Travel / Prefektur Toyama: Bagian Hokuriku yang Sering Terlupakan

Prefektur Toyama: Bagian Hokuriku yang Sering Terlupakan

Toyama City the Northern Japanese Alps

Prefektur Toyama yang terletak di antara Laut Jepang dan gugusan pegunungan utama menyimpan banyak pesona alam serta budaya yang luar biasa. Sayangnya, destinasi ini masih kerap terlewatkan oleh wisatawan mancanegara. Walaupun beberapa tempat seperti Gokayama dan Tateyama-Kurobe Alpine Route mulai dikenal, sebagian besar daya tarik lokal di sini masih menyimpan rahasia keindahannya sendiri.

Toyama merupakan bagian dari jalur perjalanan wisata yang dikenal sebagai New Golden Route. Rute ini bermula dari Tokyo, melengkung ke arah Kanazawa, lalu turun melalui jantung Jepang sebelum akhirnya berakhir di kota bersejarah Kyoto. Bagi wisatawan yang sudah sering berkunjung ke Jepang dan mencari pengalaman baru selain rute konvensional, menjelajahi Toyama melalui rute ini adalah pilihan yang sangat tepat.

Cara Menuju ke Sana

The primary bus and train station for Toyama, one of the biggest cities in this part of Japan.

Meskipun dikelilingi oleh alam yang masih asri, akses menuju Toyama sangatlah mudah. Berkat kehadiran Hokuriku Shinkansen, perjalanan dari Tokyo dapat ditempuh dalam waktu sedikit lebih dari dua setengah jam menggunakan kereta peluru menuju Kanazawa, dilanjutkan dengan kereta lokal ke stasiun terdekat.

Untuk mempermudah mobilitas, disarankan untuk menggunakan tiket terusan seperti Takayama-Hokuriku Area Tourist Pass yang mencakup berbagai layanan kereta dan bus di wilayah tersebut, termasuk kursi nir-pesan pada Hokuriku Shinkansen antara Kurobe-Unazuki Onsen Station dan Kanazawa Station. Pilihan lainnya adalah Hokuriku Arch Pass yang sangat cocok bagi pelancong yang ingin menjelajahi area dari Tokyo hingga Osaka, Kobe, dan Nara.

Toyama City yang Ramah Lingkungan

While not a historic castle, Toyama Castle is a nice addition should you have some hours in the city

Ibu kota prefektur ini terletak persis di tepi Teluk Toyama. Ukurannya yang sedang membuat kota ini sangat nyaman untuk dijelajahi—tidak terlalu padat seperti Tokyo, namun memiliki fasilitas serta objek wisata yang memadai untuk dijadikan basis akomodasi utama.

Beberapa lokasi menarik yang dapat dikunjungi di Toyama City dalam waktu singkat meliputi:

  • Toyama Castle Park: Kompleks taman yang dulunya merupakan pusat pemerintahan kastil benteng penting di wilayah Hokuriku. Di dalam benteng rekonstruksinya terdapat Museum Sejarah Lokal Toyama.
  • Toyama Glass Art Museum: Terletak di dalam gedung Kirai rancangan arsitek Kuma Kengo, museum ini menampilkan berbagai patung seni kaca yang menakjubkan.
  • Ikeda Yasubei Shoten: Toko obat tradisional yang telah beroperasi sejak tahun 1936, menjual berbagai obat herbal warisan sejarah farmasi Toyama.
  • Toyama Hie Shrine: Kuil penting yang didirikan pada tahun 1335 dan terkenal dengan Festival Sanno yang diadakan setiap bulan Juni.
  • Fugan Canal Kansui Park: Taman hijau terbuka di dekat Stasiun Toyama yang juga dikenal karena gerai kopinya yang ikonis.
  • Iwasehama Beach: Pantai berpasir yang menawarkan pemandangan matahari terbenam spektakuler dengan latar belakang Pegunungan Tateyama.
  • Firefly Squid Viewing: Pertunjukan cahaya biru alami dari cumi-cumi kunang-kunang di teluk yang dapat disaksikan pada bulan April dan Mei.

Selain kaya akan destinasi wisata, Toyama City juga dikenal sebagai salah satu kota paling berkelanjutan dan ramah lingkungan di dunia berkat jaringan trem ekologis serta tata kotanya yang sangat ramah pejalan kaki.

Menjelajahi Kurobe Gorge

The Shin-Yamabiko Bridge in the central parts of the Kurobe Gorge/

Kurobe Gorge merupakan jurang berbentuk huruf V yang menjadi salah satu jurang terdalam di Jepang. Terletak jauh di dalam Pegunungan Alpen Utara Jepang, kawasan ini dikelilingi oleh tebing curam dan hutan lebat. Pemandangannya sangat memukau sepanjang tahun, terutama saat musim gugur tiba.

Cara terbaik untuk menikmati keindahan lembah ini adalah dengan menaiki Kurobe Gorge Railway, kereta wisata berukuran kecil yang dulunya dibangun untuk proyek pembangunan Bendungan Kurobe. Selama perjalanan sejauh 20 kilometer antara Unazuki Onsen dan Keyakidaira Station, penumpang akan disuguhi panorama alam yang luar biasa melalui berbagai jembatan dan terowongan.

Beberapa perhentian menarik di sepanjang jalur kereta ini meliputi Kuronagi Onsen Station dan Kanetsuri Station, di mana pengunjung dapat menikmati pemandian air panas alami atau melihat tumpukan salju abadi yang tidak pernah mencair bahkan saat musim panas.

Takaoka dan Patung Daibutsu

Found nearby the local castle park, Takaoka’s giant Buddha statue is a must visit if your close by.

Takaoka adalah kota terbesar kedua di prefektur ini yang terkenal sebagai pusat kerajinan pengerjaan logam sejak zaman dahulu. Kota ini memiliki tiga atraksi utama yang wajib dikunjungi, yaitu Takaoka Daibutsu—patung Buddha perunggu ikonik yang selesai dibuat pada tahun 1933, serta kompleks kuil Buddha Zuiryu-ji yang merupakan harta karun nasional Jepang dengan arsitektur simetris bergaya Zen.

Selain itu, distrik pedagang bersejarah seperti Yamachosuji dan Kanayamachi District menawarkan atmosfer masa lalu yang kental, di mana dulunya kawasan ini memproduksi sebagian besar karya perunggu di Jepang. Takaoka juga terkenal sebagai tempat kelahiran pencipta seri manga Doraemon, sehingga penggemar dapat menemukan berbagai suvenir dan penghormatan bertema karakter tersebut di penjuru kota.

Desa Tradisional Gokayama

The village of Ainokura in Gokayama during mid-June is a UNESCO World Heritage site destination in Toyama ken.

Gokayama merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO yang terkenal berkat deretan rumah tradisional bergaya Gassho-zukuri. Desa Ainokura adalah salah satu dusun terbesar di kawasan ini yang menawarkan akses transportasi yang cukup mudah menggunakan bus wisata dari Stasiun Shin-Takaoka.

Daya tarik utama Gokayama adalah suasananya yang tenang dan asri. Pengunjung dapat berjalan-jalan menikmati pemandangan puluhan rumah petani bersejarah, mengunjungi sanggar pembuatan kertas washi, atau mendaki ke titik pengamatan di atas bukit untuk melihat panorama desa secara keseluruhan dari ketinggian.

Tateyama-Kurobe Alpine Route

Water spews from the Kurobe Dam during the months of summer in Toyama Prefecture.

Sebagai salah satu destinasi paling terkenal di Prefektur Toyama, Tateyama-Kurobe Alpine Route menawarkan pengalaman melintasi Pegunungan Alpen Utara Jepang menggunakan berbagai moda transportasi unik seperti kereta kabel, bus troli, dan ropeway.

Rute pegunungan ini hanya beroperasi dari tanggal 15 April hingga 30 November setiap tahunnya. Koridor salju raksasa yang menjadi ikon tempat ini biasanya dapat disaksikan mulai pertengahan April hingga akhir Juni. Perlu dicatat bahwa rute ini umumnya dimulai dari Prefektur Nagano dan tidak terhubung secara langsung dengan kawasan Kurobe Gorge, sehingga perencanaan perjalanan yang matang sangat diperlukan sebelum berkunjung ke sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *