Home / Game / Pengisi Suara Legendaris Dragon Ball & One Piece Meninggal Dunia di Usia 56 Tahun

Pengisi Suara Legendaris Dragon Ball & One Piece Meninggal Dunia di Usia 56 Tahun

buggy and roshi

Dunia pengisi suara anime berduka kehilangan salah satu sosok paling ikonisnya. Mike McFarland, yang telah berkecimpung di industri sulih suara bahasa Inggris sejak tahun 1997, dikabarkan meninggal dunia pada 9 September 2026. Berdasarkan informasi dari TMZ, sang legenda mengembuskan napas terakhirnya di sebuah fasilitas perawatan di Dallas dalam usia yang dikelilingi oleh keluarga serta rekan-rekan terdekatnya dari komunitas pengisi suara yang sempat berkumpul untuk mendampinginya.

Perjalanan karier McFarland di dunia sulih suara bermula pada tahun 1999 ketika ia dipercaya untuk mengisi suara karakter Master Roshi dalam versi sulih suara bahasa Inggris produksi Funimation. Sejak saat itu, namanya semakin melambung lewat berbagai peran penting, seperti menghidupkan karakter Buggy di One Piece serta Jean dalam serial populer Attack on Titan. Selain di depan mikrofon, ia juga memiliki peran vital di balik layar sebagai ADR Director untuk sejumlah judul anime kenamaan, termasuk serial original Dragon Ball, Fullmetal Alchemist, One Piece, dan film Dragon Ball Super: Broly.

Tidak hanya di ranah anime, talenta suara McFarland juga menghiasi berbagai judul video game populer. Penggemar mengenalnya melalui perannya sebagai Master Roshi, Baby, dan Yajirobe dalam rangkaian game Dragon Ball, serta keterlibatannya sebagai pengisi suara Caellach dalam Fire Emblem Heroes. Pihak keluarga juga berpesan kepada para penggemar yang ingin memberikan penghormatan agar menyalurkan donasi ke Saint Jude’s Children’s Hospital atau Society for the Prevention of Cruelty to Animals.

Mike McFarland Berpulang Setelah Berjuang Melawan Kanker Otak

Mike McFarland

Kabar duka ini dikonfirmasi setelah McFarland berjuang melawan penyakit kanker otak yang dihadapinya. Kondisi kesehatannya sempat memaksanya untuk membatalkan kehadiran di acara Central Florida Comic Con pada tahun sebelumnya demi menjalani operasi tumor otak. Menjelang Agustus 2025, penyakit glioblastoma yang dideritanya telah berkembang sepenuhnya.

Kontribusi Mike McFarland terhadap warisan Dragon Ball di Amerika Serikat sangatlah besar. Sebagai ADR Director untuk seri aslinya, ia berhasil menghadirkan sulih suara bahasa Inggris yang dinilai sangat akurat dan terarah dengan baik. Peran sebagai ADR Director ini juga diembannya untuk hampir seluruh film layar lebar Dragon Ball, termasuk karya-karya mengesankan seperti Dragon Ball Super: Broly dan Dragon Ball Super: Super Hero.

Posisi sebagai ADR Director menuntut seseorang untuk menulis naskah yang kemudian dibawakan oleh para pengisi suara. Oleh karena itu, McFarland memegang kendali kunci dalam membentuk identitas waralaba Dragon Ball dan One Piece di wilayah Barat sejak awal kemunculannya. Tanpa kehadiran dan sentuhannya, masa depan seri Dragon Ball tentu akan terasa berbeda, terutama dengan proyek Dragon Ball Super 2 yang sudah menanti di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *