Home / Anime / Menelusuri Kota Hayama dan Menemukan Lokasi Syuting Video Musik “Egakumirai” MyGO!!!!!

Menelusuri Kota Hayama dan Menemukan Lokasi Syuting Video Musik “Egakumirai” MyGO!!!!!

1779893950 2430cbbf177308d5a570c56a61a5f357 1024x576 1

Beberapa bulan yang lalu, band MyGO!!!! merilis video musik untuk lagu mereka yang berjudul “Egakumirai.” Sejak pertama kali menontonnya, ada sesuatu dari video tersebut yang terus membekas di benak. Atmosfer kota pesisir yang tenang dan nyaman membuat siapa saja merasa ingin merasakannya secara langsung. Itulah sebabnya, dalam perjalanan ke Jepang kali ini, saya memutuskan untuk menelusuri Hayama Town, persis seperti yang dilakukan oleh para anggota MyGO dalam video musik tersebut.

Awalnya, saya sama sekali tidak tahu letak pasti Hayama. Saya sempat mengira lokasinya berada jauh di Shizuoka dan membutuhkan perjalanan sehari penuh dari Tokyo. Namun, setelah mencari informasi lebih lanjut, ternyata kawasan ini terletak tidak jauh melewati Kamakura. Keesokan harinya usai konser gabungan MyGO dan Ave Mujica, saya langsung menaiki kereta dengan satu tujuan: berjalan-jalan di kota tenang yang menjadi inspirasi di balik lagu “Egakumirai.”

Perjalanan menuju ke sana tergolong sangat mudah. Dari Stasiun Shinjuku atau Shibuya, kita bisa menaiki Jalur Shonan-Shinjuku, sedangkan dari Stasiun Tokyo tersedia Jalur Yokosuka yang keduanya langsung menuju Stasiun Zushi. Suasana di dalam kereta terasa begitu menenangkan. Saat gedung-gedung tinggi di Tokyo dan Yokohama mulai berganti dengan pemandangan pesisir laut, rasanya seolah-olah saya sedang memasuki dunia di dalam video musik tersebut.

Setibanya di perhentian akhir Stasiun Zushi, dimulailah perjalanan suci atau yang biasa disebut oleh para penggemar anime sebagai seichi junrei. Perlu dicatat bahwa melakukan ziarah lokasi ini dengan berjalan kaki membutuhkan stamina yang cukup karena menghabiskan waktu sekitar 6 hingga 7 jam.

Dari stasiun, saya berjalan ke arah tenggara menuju Pantai Zushi. Begitu lautan terbuka di depan mata, saya langsung mengenali tempat di mana Raana berlari ke arah air pada bagian awal video musik. Suasana ombak yang tenang dan angin sepoi-sepoi menciptakan ketenangan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Terdapat beberapa pintu masuk pantai berangka di sana, dan saya menghabiskan cukup banyak waktu untuk menebak jalur yang digunakan oleh Raana. Di sekitar area pantai juga terdapat pagar pembatas yang membuat lanskapnya sedikit berbeda dari adegan aslinya.

Sambil menyusuri pantai, saya sempat berbincang dengan sesama penggemar MyGO yang juga sedang melakukan penelusuran serupa. Pertemuan singkat dengan orang asing yang memiliki kecintaan pada band yang sama memberikan kesan tersendiri bagi perjalanan ini.

Setelah dari pantai, saya melanjutkan perjalanan ke arah barat dan menemukan jembatan tempat Anon berdiri di dalam video musik. Tepat di seberangnya terdapat cabang Family Mart yang disinggahi para anggota band untuk membeli camilan. Tentu saja saya juga mampir ke sana untuk membeli sarapan pagi berupa *famichiki* hangat.

Di luar area minimarket tersebut terdapat persimpangan jalan di mana para anggota band saling memotret, serta sebuah karya seni dinding yang sempat dijadikan latar berfoto oleh Tomori di seberang jalan.

1779894754 24acb6a4fdf14b0b7125cba8e2a74833

Melangkah lebih jauh ke selatan menyusuri jalanan pesisir, saya tiba di dekat halte bus yang menghadap langsung ke laut lepas. Perjalanan akhirnya berujung di Hayama Marina, sebuah titik lokasi yang paling membekas secara emosional karena banyaknya adegan penting dari video musik yang diambil di area tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *