Bagi siapa pun yang sering mengunjungi restoran atau toko Jepang, pemandangan patung kucing kecil yang melambaikan tangan tentu sudah tidak asing lagi. Dikenal sebagai maneki neko, boneka mungil ini dipercaya masyarakat sebagai jimat pembawa keberuntungan yang mampu menarik pelanggan serta mendatangkan rezeki bagi tempat usaha.

Meskipun ada beberapa versi legenda di balik kemunculan jimat kucing ini, salah satu kisah yang paling populer menyebut Kuil Gotokuji sebagai tempat asalnya. Konon pada zaman Edo, seorang penguasa feodal dari Hikone—wilayah yang kini masuk Prefektur Shiga—sedang dalam perjalanan dan melewati sebuah kuil di Edo. Di sana, ia melihat seekor kucing yang seolah memanggilnya untuk masuk ke area kuil. Sang pemimpin kemudian mengikuti kucing tersebut dan memutuskan beristirahat sejenak. Tidak lama berselang, badai petir yang dahsyat melanda kawasan tersebut. Merasa berutang budi karena lolos dari bahaya, bangsawan tersebut mendanai renovasi kuil dan menjadikannya sebagai tempat ibadah resmi keluarganya, yang kemudian dikenal sebagai Gotokuji. Sejak saat itu, orang-orang mulai mempersembahkan figur maneki neko ke kuil ini sebagai bentuk rasa terima kasih setelah doa-doa mereka terkabul.

Kini, maneki neko dari kuil ini juga dikenal sebagai inspirasi di balik maskot resmi Kota Hikone, yaitu Hiko-nyan.
Menemukan Rumah Para Kucing
Kuil Gotokuji terletak di Distrik Setagaya, Tokyo, jauh dari hiruk-pikuk pusat kota yang sibuk. Dengan berjalan kaki selama sekitar 15 hingga 20 menit melewati jalanan perumahan yang tenang, pengunjung akan menemukan kompleks kuil yang tersembunyi dari jalur kereta dan jalan raya utama.

Lingkungan kuil ini sangat asri dan memesona, terlebih ketika musim semi tiba dan bunga sakura sedang mekar dengan indahnya, memberikan suasana yang semakin menenangkan.

Tentu saja, daya tarik utama di sini adalah puluhan patung kucing yang menanti pengunjung di sudut area kuil, tersusun rapi di atas rak-rak khusus yang disiapkan untuk menampung patung-patung tersebut.

Kehadiran patung kucing dapat ditemui di berbagai sudut.

Jumlahnya sungguh luar biasa banyak!

Gambar kucing-kucing ini bahkan menghiasi papan ema, tempat para pengunjung menuliskan harapan mereka dan menggantungnya agar menjadi kenyataan.

Secara keseluruhan, kuil ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari sudut kota Tokyo yang biasanya sibuk. Berada di kawasan pemukiman yang damai dan dikelilingi toko-toko lokal kecil, perjalanan menuju kuil ini terasa sangat menyenangkan, terutama saat musim semi ketika bunga sakura bermekaran. Bagi wisatawan yang ingin menghindari keramaian kuil komersial dan mencari destinasi yang unik serta tenang di Tokyo, Kuil Gotokuji adalah pilihan yang sangat layak untuk dikunjungi.
Kuil Gotokuji
Informasi Tambahan
Setagaya-ku, Gotokuji 2-24-7
Gotokuji, Prefektur Tokyo 154-0021
Jepang








