Abrams ComicArts bersama Marvel Comics secara resmi mengumumkan penerbitan X-Men Elsewhen, sebuah serial novel grafis original berformat tiga volume yang ditulis serta digambar oleh John Byrne. Proyek ini mengajak para pembaca kembali ke salah satu era paling legendaris dalam sejarah X-Men melalui alur cerita alternatif yang segar.
Dalam pengerjaannya, Byrne dibantu oleh Paul Wills sebagai penata tinta (inker), Lovern Kindzierski serta Leonard O’Grady sebagai pewarna (colorist), dan Byrne bersama Patrick Brosseau yang menangani bagian huruf (letterer). Serial ini mengeksplorasi akhir cerita yang berbeda dari kisah klasik “Dark Phoenix Saga” dengan mengajukan sebuah pengandaian: bagaimana seandainya Jean Grey berhasil selamat?
Pertama kali diperkenalkan hampir tujuh tahun lalu, X-Men Elsewhen menandai kembalinya Byrne ke franchise komik yang ikut melambungkan namanya, setelah sebelumnya berkolaborasi dengan penulis Chris Claremont dan penata tinta Terry Austin. Karya mereka pada masa lalu di Uncanny X-Men telah melahirkan berbagai jalan cerita paling berpengaruh, termasuk “The Dark Phoenix Saga” dan “Days of Future Past” yang kemudian menginspirasi banyak adaptasi dalam bentuk komik, film, serta serial animasi.
Alih-alih mengikuti akhir cerita resmi dari “The Dark Phoenix Saga”, X-Men Elsewhen melanjutkan narasi dari gagasan awal Byrne. Dalam versi ini, Jean Grey selamat dari insiden tersebut dalam kondisi yang telah berubah drastis, sehingga memicu dampak besar bagi dinamika kelompok X-Men maupun keseluruhan Marvel Universe.
Volume pertama akan berfokus pada kembalinya tim mutan tersebut ke Bumi setelah peristiwa besar di saga sebelumnya. Cerita kemudian berlanjut ke petualangan baru di Savage Land dan wilayah lainnya, serta menghadirkan kemunculan sejumlah pahlawan dan musuh ikonis seperti Fantastic Four, The Avengers, Spider-Man, dan Sentinels.
Berikut adalah beberapa pratinjau halaman yang dibagikan secara eksklusif:





Terkait keputusannya kembali menangani karakter-karakter ini, John Byrne mengungkapkan:
“Mereka bilang kita tidak bisa pulang ke masa lalu. Ternyata mereka keliru.”
Keseluruhan cerita ini nantinya akan mencakup lebih dari 600 halaman yang terbagi dalam tiga volume sampul tebal (hardcover). Buku-buku tersebut diterbitkan di bawah naungan lini Marvel Arts dari Abrams ComicArts, berdampingan dengan sejumlah karya terkenal lainnya seperti Fantastic Four: Full Circle karya Alex Ross, The Super Hero’s Journey karya Patrick McDonnell, serta The Avengers: Veracity Trip karya Chip Kidd dan Michael Cho.
Editor serial Chris Ryall turut memberikan tanggapannya mengenai proyek ini:
“John Byrne telah menghadirkan sesuatu yang benar-benar unik di sini. Ia menciptakan petualangan X-Men serba baru yang tidak hanya mengingatkan kita mengapa karyanya di masa lalu sangat dicintai dan berpengaruh, tetapi juga menyajikan kisah yang segar serta relevan untuk memikat para penggemar baru X-Men.”
Sementara itu, Publisher Abrams ComicArts yaitu Joseph Montagne menambahkan:
“Kami sangat antusias dapat menerbitkan X-Men: Elsewhen bersama John Byrne. Proyek ini sangat langka karena menawarkan kesempatan untuk menyelami kembali salah satu era paling ikonis dalam sejarah komik, langsung melalui sudut pandang sang pencipta aslinya. Kecintaan Byrne terhadap karakter-karakter ini terpancar di setiap halaman, dan kami bangga dapat menghadirkan karya yang telah lama dinantikan ini melalui lini Marvel Arts.”
Volume pertama dari X-Men Elsewhen dijadwalkan rilis pada bulan ini, disusul oleh Volume 2 pada musim gugur 2026, serta Volume 3 yang akan menyusul pada musim semi 2027.








