Home / Game / Daftar Dewa Jahat Terkuat di Game Berdasarkan Kekuatan Murni

Daftar Dewa Jahat Terkuat di Game Berdasarkan Kekuatan Murni

strongest evil gods games sargeras heartstone wow

Mengapa harus puas mengalahkan seorang raja jika Anda bisa merobohkan dewa? Banyak video game yang menyajikan fantasi kekuatan tanpa batas, dan tidak ada yang terasa lebih memuaskan selain menghancurkan entitas ketuhanan. Game RPG garapan FromSoftware, misalnya, sering kali menampilkan kengerian kosmik, meskipun karakter seperti Queen Marika atau Moon Presence sebenarnya belum masuk dalam daftar dewa terkuat di industri game. Artikel ini memang membahas karakter-karakter yang tingkat kekuatannya, secara harfiah, di luar nalar.

Karakteristik unik dalam medium game sering kali menciptakan jurang pemisah antara latar cerita (lore) dan mekanik permainan (gameplay). Akibatnya, sesosok makhluk penghancur planet yang mahakuasa terkadang bisa dikalahkan begitu saja oleh seorang pejuang biasa yang hanya membawa pedang dan ramuan pemulih. Meski demikian, bukan berarti para dewa jahat ini tidak memiliki kekuatan yang luar biasa besar. Kekuatan mereka memang benar-benar melampaui batas akal sehat.

Beberapa aturan dasar:

  1. Saya juga menyertakan karakter yang tidak secara spesifik disebut sebagai “dewa”, asalkan mereka telah mencapai tingkat kekuatan yang setara dengan dewa.
  2. Kekuatan mereka tidak boleh bersifat metafisik semata; harus ada komponen fisik yang nyata.
  3. Hanya mencakup karakter yang diciptakan khusus untuk video game, jadi tidak ada dewa dari serial anime.
  4. Latar cerita (lore) lebih diutamakan daripada mekanik permainan (gameplay).

Membandingkan karakter dari alam semesta fiksi dengan aturan yang berbeda tentu memiliki celah, tetapi hal ini tetap menarik untuk dibahas.

7
Sargeras Adalah Titan yang Tidak Takut pada Old Gods

World of Warcraft

  • Pencapaian mengesankan 1: Sargeras membantai seluruh jajaran Titan dalam pantheon.
  • Pencapaian mengesankan 2: Membumihanguskan berbagai sistem bintang (dengan bantuan Burning Legion).
  • Pencapaian mengesankan 3: Membelah planet berjiwa dunia hanya dengan satu ayunan pedangnya.

Meskipun secara teknis dikategorikan sebagai “Titan” dan bukan dewa, Sargeras dari semesta World of Warcraft sangat memenuhi kriteria sebagai entitas ketuhanan dalam segala aspek. Para Titan pada dasarnya bertindak sebagai dewa keteraturan, meski Titan yang satu ini justru lebih menyukai kekacauan yang ia ciptakan melalui Burning Legion miliknya. Sebagai mantan Juara Pantheon, Sargeras awalnya diciptakan untuk menjadi pelindung alam semesta, namun ia berkhianat karena kebenciannya yang mendalam terhadap Old Gods serta ancaman yang ditimbulkan oleh Void Lords.

Void Lords jelas lebih kuat daripada Sargeras karena kekuatan mereka tidak terbatas di alam mereka sendiri. Namun, mereka tidak dapat wujud dalam realitas fisik.

Walaupun ada perdebatan tipis mengenai apakah ia berada di pihak yang benar secara ekstrem, Sargeras pada akhirnya bergerak atas dasar nihilisme berdimensi kosmik. Untuk membendung korupsi dari Void Lords, solusi yang ia ambil adalah melenyapkan seluruh kehidupan di alam semesta dengan mengerahkan Burning Legion untuk menghancurkan berbagai dunia hingga menjadi abu. Kekuatannya murni bersifat fisik, tetapi berada di puncak tertinggi yang jarang bisa disamai oleh makhluk fiksi manapun.

6
Bhunivelze Menciptakan Dunia Baru

Trilogi Final Fantasy 13 (Terutama Lightning Returns)

  • Pencapaian mengesankan 1: Menciptakan dimensi kantong (pocket dimension).
  • Pencapaian mengesankan 2: Menciptakan para dewa.

Masih ingat tentang pembahasan mengenai “kesenjangan antara latar cerita dan mekanik permainan”? Nah, Bhunivelze dari seri Final Fantasy adalah contoh terburuk kedua dalam hal ini. Sistem stagger di dalam game Lightning Returns dapat membuat pertarungan melawan sang pencipta alam semesta ini menjadi sangat mudah, seolah ia hanya menjadi karung tinju tak berdaya. Kendati demikian, jika merujuk pada latar ceritanya, Bhunivelze boleh dibilang sebagai dewa jahat terkuat di dalam sebuah franchise yang tidak pernah kekurangan entitas kuat.

Meskipun sebagian besar eksistensinya dihabiskan sebagai sebuah konsep, Bhunivelze akhirnya mewujud secara fisik menjelang akhir cerita Lightning Returns dan menampilkan bentuk kedewataan tertingginya yang bersayap banyak. Ia mampu merombak ulang dunia, menciptakan dewa-dewa yang lebih rendah darinya (seperti Pulse, Lindzei, dan Etro), mulai menghancurkan seluruh alam semesta, serta melancarkan serangan yang mampu meledakkan bintang dan planet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *