Trailer utama beserta visual terbaru untuk anime The World Is Dancing telah resmi dirilis, sekaligus mengumumkan tanggal penayangan perdana yang jatuh pada 2 Juli. Adaptasi dari manga bertema sejarah karya Kazuto Mihara yang mengangkat asal-usul teater Noh ini digarap oleh Shochiku bersama CyberAgent, dengan studio animasi Cypic yang sebelumnya dikenal dengan nama CygamesPictures.
Selain jajaran pengisi suara utama yang telah diumumkan sebelumnya, beberapa nama pengisi suara baru yang turut bergabung dalam proyek ini meliputi:
- Takahiro Sakurai sebagai Ashikaga Yoshimitsu
- Nobuo Tobita sebagai Nijo Yoshimoto
- Mamiko Noto sebagai Nariko
- Inori Minase sebagai Chiharu
- Hazuki Seto sebagai Satsuki
Suara para karakter tersebut dapat disaksikan melalui trailer terbaru yang juga memperdengarkan lagu tema pembuka berjudul “shusho” dari band rock asal Jepang, Macaroni Empitsu.
Proyek anime ini memberikan perhatian khusus pada keakuratan penggambaran seni pertunjukan tradisional. Reijiro Tsumura, seorang praktisi teater Noh dari aliran Kanze sekaligus pemegang status Warisan Budaya Takbenda Penting, bertindak sebagai pengawas koreografi Noh. Posisi koreografer tambahan diisi oleh penari Kaiji Moriyama yang pernah menyutradarai Upacara Pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020, serta koreografer Mikiko Kawamura. Sementara itu, jajaran staf utama yang memimpin produksi anime ini di antaranya:
- Sutradara: Toshimasa Kuroyanagi (The Great Passage, Backflip!!)
- Desain Karakter: Keigo Sasaki (The Millionaire Detective, Lonely Castle in the Mirror)
- Kaligrafi dan Desain Judul: Satoru Nemoto
- Produksi Animasi: Cypic
Visual terbaru untuk seri ini juga telah dipublikasikan:
Berikut adalah sinopsis resmi cerita tersebut:
Pada tahun 1374, di tengah kekacauan konflik berkepanjangan antara Pengadilan Utara dan Selatan, seorang anak laki-laki bernama Oniyasha lahir dari keluarga seniman teater sarugaku. Hari-harinya diisi dengan kesunyian yang kelam, dihantui oleh satu pertanyaan sederhana yang terus berputar di kepalanya: Mengapa manusia menari? Hingga suatu hari, ia menyaksikan sebuah tarian yang ia rasakan begitu “indah”—dan segalanya mulai berubah. Inilah kisah tentang seorang anak muda rupawan yang kelak membentuk seni Noh dan dikenang dalam sejarah sebagai Zeami.
Serial ini mengadaptasi manga enam volume karya Kazuto Mihara yang awalnya diserialisasikan melalui majalah Morning terbitan Kodansha. Anime ini menyoroti perkembangan budaya serta perjalanan personal Zeami pada akhir abad ke-14, masa ketika teater Noh yang saat itu masih dikenal sebagai sarugaku bertransformasi menjadi bentuk seni pertunjukan formal. Manga versi bahasa Inggris dari cerita ini diterbitkan oleh KODANSHA.








