Home / Anime / Anime Fool Night Garapan SHAFT dan SUNRISE Umumkan Tayang 26 November, Trailer Baru, dan Pengisi Suara Bahasa Inggris

Anime Fool Night Garapan SHAFT dan SUNRISE Umumkan Tayang 26 November, Trailer Baru, dan Pengisi Suara Bahasa Inggris

1787262987 026ee396d5c82390e57b80e3d61ffb91 1024x576 1

Adaptasi anime FOOL NIGHT yang digarap bersama oleh studio SHAFT dan SUNRISE resmi meluncurkan cuplikan video terbaru serta mengumumkan jajaran pengisi suara tambahan beserta jadwal penayangan perdana pada 26 November. Proyek ini menandai kolaborasi perdana antara kedua studio tersebut, dan sebelumnya telah dikonfirmasi akan rilis secara eksklusif di Netflix pada tahun 2026. Untuk versi sulih suara bahasa Inggris, Adam McArthur dan Olivia Liang dipastikan akan mengisi suara karakter utama.

Posisi sutradara dipercayakan kepada Atsuyuki Yukawa, yang juga menandai debut penyutradaraannya. Desain karakter dikerjakan oleh Robert Sato, sementara naskah cerita dan komposisi seri dipegang oleh Jin Tanaka.

Berikut adalah jajaran lengkap staf produksi:

  • Director: Atsushi Yukawa
  • Series Composition: Jin Tanaka
  • Character Design: Robert Sato
  • Assistant Director: Ryo Shimura
  • Visual Development: Ryo Kikuchi
  • Background Director: Maki Takano (J.C.STAFF)
  • Color Design: Hitoshi Hibino
  • Compositing Director: Mana Ishikawa (Animocaramel), Chiaki Tokuda (TERAEFFECT), Takayuki Aizu (SHAFT)
  • CG Director: Naoki Yamamoto, Junya Hirano
  • Editing: Rie Matsubara (Seyama Editorial Office)
  • Sound Director: Yota Tsuruoka
  • Music: Tatsuya Kato
  • Animation Production: SUNRISE×SHAFT

Selain itu, tiga pengisi suara baru turut diumumkan untuk melengkapi jajaran pengisi suara versi Jepang:

  • Koki Uchiyama sebagai Toshiro Kamiya
  • Minako Kotobuki sebagai Yomiko Horai
  • Aya Endo sebagai Saeko Kanaeno (NEW)
  • Junya Enoki sebagai Akira Yatsuka (NEW)
  • Kiyomitsu Mizuchi sebagai Jin Hiragishi (NEW)

Trailer versi sulih suara bahasa Inggris juga dapat disaksikan di atas.

Sebuah video spesial yang menampilkan wawancara bersama para kreator turut dirilis ke publik.

Jajaran pengisi suara utama mencakup:

  • Koki Uchiyama sebagai Toshiro Kamiya
  • Minako Kotobuki sebagai Yomiko Horai

Kedua karakter tersebut sebelumnya juga telah ditampilkan dalam visual teaser perdana:

Fool Night merupakan manga seinen asal Jepang karya Kasumi Yasuda yang bertindak sebagai penulis sekaligus ilustrator. Serial ini pertama kali dimuat di majalah Big Comic Superior terbitan Shogakukan pada November 2020 dan telah menghimpun 13 volume hingga saat ini. Edisi bahasa Inggrisnya turut diterbitkan oleh VIZ Media untuk wilayah Amerika Utara serta Shogakukan Asia untuk kawasan Asia Tenggara.

Mengambil latar di masa depan ketika sinar matahari tidak lagi mampu mencapai permukaan bumi dan persediaan oksigen semakin menipis, Fool Night menceritakan masyarakat yang bertahan hidup lewat “transflorasi,” sebuah metode mengubah manusia menjadi tumbuhan. Cerita berfokus pada Toshiro Kamiya, seorang pemuda yang berjuang keras dan akhirnya memilih untuk menjalani proses transformasi tersebut. Secara tak terduga, ia memperoleh kemampuan untuk mendengarkan suara tanaman, yang kemudian membawanya pada pekerjaan sebagai penghubung antara manusia dan orang terkasih mereka yang telah berubah wujud.

Cepat ubah aku menjadi bunga yang indah.

Transflorasi — sebuah teknologi penanaman benih ke dalam tubuh manusia yang berada di ambang kematian untuk mengubah mereka menjadi tumbuhan. Ini adalah langkah putus asa yang diambil umat manusia demi kelangsungan hidup mereka.

Di masa depan yang jauh, saat awan tebal menutupi langit dan menjerumuskan bumi ke dalam musim dingin serta malam abadi, sebagian besar vegetasi di planet ini telah mati. Menghadapi krisis kekurangan oksigen yang parah, peradaban manusia kini bergantung pada pasokan oksigen minimal dari proses transflorasi.

Seorang pemuda bernama Toshiro Kamiya hidup dalam kemiskinan, bekerja banting tulang demi membayar pajak, memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta menanggung biaya pengobatan ibunya yang mengalami gangguan mental. Kendati demikian, kenyataan pahit di sekitarnya perlahan-lahan menggerus sisa-sisa harapannya.

Hidup… sama sekali tidak ada hal yang menyenangkan di dalamnya.

Di tengah dunia yang gelap dan penuh keputusasaan ini, ia memilih jalan sebagai “Spiriflor” — wujud tanaman tempat manusia bertransformasi.

Haruskah ia tetap bertahan hidup sebagai manusia, atau melepaskan segala penderitaan dan memulai babak baru sebagai tanaman?
Jalan manakah yang akan Anda pilih jika berada di posisinya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *