Dalam sejarah Dragon Ball Super, belum pernah ada karakter yang memiliki kekuatan sebesar Zeno. Sebagai Raja Segala, Zeno memegang kendali tertinggi atas seluruh makhluk hidup dan eksistensi di dalam multiverse. Pertama kali diperkenalkan menjelang akhir Tournament of Destroyers, kehadiran sang penguasa tertinggi ini langsung membuat Beerus dan Champa ketakutan. Walaupun berpenampilan seperti anak kecil, Zeno merupakan entitas paling mematikan yang tidak bisa dilukai dan mampu melenyapkan apa saja tanpa kesulitan.
Ketika insiden Goku Black terjadi, Zeno sukses memusnahkan Fused Zamasu yang abadi dengan cara menghapus satu multiverse secara keseluruhan. Tindakan tersebut menghancurkan seluruh lini masa Future Trunks tanpa menyisakan apa pun selain dirinya sendiri. Kemampuan untuk mereset lini masa ini bahkan dikeluarkan tanpa usaha berarti, mirip seperti saat ia melenyapkan beberapa alam semesta dalam Tournament of Power. Hanya segelintir karakter yang tingkat kekuatannya mendekati Zeno, tetapi sama sekali tidak ada yang mampu menandinginya dalam pertarungan.
The Zeno Twins Have Been Missing For Years
Kemunculan terakhir Zeno dalam versi manga Dragon Ball Super tercatat pada Chapter 67 yang menjadi penutup Galactic Patrol Prisoner Saga. Selepas menuntaskan arc Moro, Beerus bersama Supreme Kai terpaksa membiarkan Zeno Masa Depan dan Zeno Masa Kini menunggangi punggung mereka layaknya kuda mainan. Selepas momen tersebut, Zeno tidak pernah lagi menampakkan batang hidungnya di halaman manga. Situasi bagi para penonton versi anime bahkan jauh lebih lama lagi tanpa kehadiran sang Raja Segala.
Di dalam serial anime Dragon Ball, Zeno terakhir kali terlihat pada episode pamungkas Dragon Ball Super tahun 2018 silam. Melalui trailer terbaru untuk proyek Dragon Ball Super: Beerus, karakter ini dipastikan akan kembali muncul usai turnamen Universe 6. Penayangan ulang ini menjanjikan kualitas visual, tata artistik, dan iringan musik yang jauh lebih megah untuk memperlihatkan kedahsyatan kekuatan Zeno secara nyata. Debut aslinya mungkin sempat dianggap sepele, tetapi penyesuaian baru ini bakal menegaskan betapa berbahayanya sosok sang penguasa multiverse.
Dragon Ball Super is Reminding Fans Who the Most Powerful God Alive Is

Hierarki kekuatan dalam cerita Dragon Ball Super mengalami lonjakan drastis tatkala para Gods of Destruction diperkenalkan, namun kemunculan Zeno mengubah segalanya secara permanen. Sebelumnya, Goku dan Vegeta masih memiliki peluang rasional untuk mencapai puncak kekuatan tertinggi. Akan tetapi, di dunia yang dikuasai Zeno, ambisi tersebut nyaris mustahil terwujud. Bahkan pada kemunculan perdananya, Beerus dan Champa yang dikenal sebagai petarung terkuat langsung gemetar ketakutan saat harus berinteraksi langsung dengannya.
Proyek Dragon Ball Super: Beerus memastikan para penggemar tidak melupakan siapa figur yang memegang kendali mutlak atas semesta. Walaupun Zeno diprediksi tidak mengambil porsi besar di dalam sekuel anime Dragon Ball Super berikutnya, situasi di ranah manga bisa saja berbeda. Manga Dragon Ball Super memang tengah memasuki masa jeda, namun Toyotarou beberapa kali telah memberikan isyarat mengenai kelanjutan cerita serta potensi hadirnya Black Frieza Saga. Mengingat Frieza kini berada pada titik kekuatan tertingginya, kondisi ini membuka peluang naratif yang pas untuk membawa Zeno kembali ke tengah cerita.













