Home / Game / DCU Resmi Kenalkan Satu Lagi Villain Batman Lewat Easter Egg Tersembunyi

DCU Resmi Kenalkan Satu Lagi Villain Batman Lewat Easter Egg Tersembunyi

lanterns batman villain easter egg

Serial Lanterns kembali mencuri perhatian penonton, terutama setelah episode ketiganya menyembunyikan sebuah petunjuk tersembunyi yang mengarah langsung ke salah satu musuh bebuyutan Batman. Kehadiran detail kecil ini membuat para penggemar semakin antusias berspekulasi mengenai perluasan semesta DCU di bawah arahan James Gunn.

Dalam episode ketiga yang berfokus pada karakter John Stewart, terungkap bagaimana ia akhirnya terpilih untuk mengenakan cincin Green Lantern. Ketika John menjelajahi sebuah pusat perbelanjaan terbengkalai untuk menjalani wawancara dengan Guardian of the Universe, ia sempat berdiri di depan sebuah papan iklan dari merek Janus Cosmetics.

Bagi para pembaca komik DC, nama Janus Cosmetics tentu tidak asing lagi. Perusahaan fiktif ini dikisahkan milik Roman Sionis, sosok penjahat kejam yang lebih dikenal sebagai Black Mask. Di dalam komik, Sionis mengalami kejatuhan mental setelah menghancurkan bisnis keluarganya dan berujung pada penciptaan topeng ikonis dari kayu peti mati ayahnya untuk memulai aksi kriminalnya.

Kemunculan poster iklan Janus Cosmetics di area pusat perbelanjaan yang sudah terbengkalai mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut kemungkinan besar sudah bangkrut di dalam lini masa DCU. Jika asumsi ini benar, maka sosok Roman Sionis di balik topeng hitam tersebut mungkin telah beraksi di dunia bawah tanah Gotham. Hal ini selaras dengan kemunculan berbagai musuh klasik Batman lainnya dalam proyek DCU sebelumnya seperti Creature Commandos.

Kecocokan Black Mask dalam Visi Besar DCU

Black Mask in Birds Of Prey
Black Mask dalam film Birds of Prey

James Gunn sebelumnya pernah memaparkan bahwa semesta DCU akan berfokus pada tiga struktur kekuatan yang saling bersaing, yaitu para manusia super, pihak pemerintah, dan para penguasa korporasi besar seperti Luthor Corp serta Wayne Enterprises. Masuknya perusahaan korporat berkedok kriminal seperti Janus Cosmetics tentu akan memperkaya dinamika konflik di tingkat korporasi.

Selain itu, keterkaitan easter egg ini dengan serial Lanterns juga memicu teori menarik lainnya. Dalam cerita komik Blackest Night, Black Mask sempat bangkit kembali sebagai bagian dari Black Lanterns. Mengingat para penggemar menduga serial Lanterns akan mengangkat elemen mistis atau ancaman serupa, kemunculan referensi ini bisa jadi bukan sekadar tempelan semata.

Apakah petunjuk ini sekadar kilas balik estetika masa lalu atau benar-benar menjadi fondasi awal kehadiran Black Mask dalam film-film Batman mendatang, waktu yang akan menjawabnya. Yang jelas, detail-detail kecil seperti inilah yang membuat penjelajahan dunia Lanterns semakin menarik untuk diikuti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *