Kebocoran data Steam berskala besar baru-baru ini mengungkap sebuah proyek game horor multipemain berbasis waralaba Scream yang sebelumnya tidak pernah diketahui publik. Arsip Steam masif tersebut memuat berbagai berkas pengembangan lama serta materi yang belum pernah dirilis dari kurun waktu bertahun-tahun, yang kemudian diteliti oleh para pengguna sejak pertama kali muncul di internet.
Kebocoran ini dilaporkan mencakup file Steam sebesar kira-kira 12 terabite yang berasal dari rentang tahun 2003 hingga 2013, termasuk purwarupa, versi beta, dan material pengembangan lainnya. Sebagian besar perhatian awal tentu tertuju pada kemungkinan ditemukannya proyek Valve yang belum selesai, tetapi arsip tersebut ternyata juga menyimpan materi dari pengembang pihak ketiga yang sempat melalui infrastruktur pengembangan Steam.
Game Scream yang Dibatalkan Ternyata Jauh Melampaui Masanya
Seorang pengguna Twitter bernama Roly Poly Reaper menemukan beberapa versi belum rampung dari game Scream yang belum pernah diumumkan sebelumnya. Informasi dari hasil datamining mengarah pada Fatshark sebagai pengembangnya, studio yang terkenal lewat karya seperti Warhammer: Vermintide dan Warhammer 40,000: Darktide. Versi tersebut diperkirakan berasal dari sekitar tahun 2011, di mana Roly Poly Reaper berhasil memulihkan fungsi multipemain menggunakan Goldberg Emulator dan Radmin VPN.
Rekaman memperlihatkan sekelompok penyintas yang berusaha melarikan diri sementara pemain lain mengendalikan Ghostface. Kendati demikian, keberadaan folder bertuliskan “Scream_Pitch” dan “Screampitch_inside” mengindikasikan bahwa proyek tersebut kemungkinan besar hanyalah sebuah purwarupa penawaran ketimbang game penuh yang telah mendapat lampu hijau sebelum akhirnya dibatalkan.
Aspek yang membuat penemuan ini begitu menarik adalah kemiripan tata letak multipemainnya dengan tren game saat ini. Purwarupa tersebut mempertemukan beberapa penyintas melawan seorang pembunuh yang dikendalikan oleh pemain, menyerupai format horor asimetris yang kemudian dipopulerkan oleh judul-judul seperti Dead by Daylight dan Friday the 13th: The Game.
Estimasi waktu pengembangan pada tahun 2011 menempatkan eksperimen Fatshark sekitar lima tahun lebih awal sebelum Dead by Daylight dirilis dan enam tahun sebelum Friday the 13th meluncur. Meskipun bukan berarti Fatshark menciptakan genre horor asimetris dari awal—mengingat game seperti Left 4 Dead telah lebih dulu bereksperimen dengan peran pemain yang saling berlawanan—hal ini menjadikan purwarupa Scream sebagai contoh awal yang tidak biasa untuk formula satu pembunuh melawan para penyintas.
Waktu kemunculan tersebut turut memicu beragam reaksi dari para pemain. Sejumlah pengguna Reddit bertanya-tanya bagaimana konsep tersebut bisa berkembang jika Fatshark mendalami elemen identitas dan penipuan yang menjadi ciri khas Scream, sementara yang lain berpendapat bahwa rekamannya tergolong biasa saja berdasarkan standar modern. Terlepas dari berbagai tanggapan, penemuan ini memberikan gambaran berharga mengenai bagaimana sebuah game multipemain berlisensi Scream dapat terwujud jika pengembangannya dilanjutkan.
Pada akhirnya, temuan ini memperlihatkan alasan di balik arsip besar Steam yang menyimpan daya tarik tersendiri di luar versi gim populer yang sudah dikenal publik. Purwarupa Scream ini berhasil bertahan dalam kondisi yang cukup utuh hingga memungkinkan penggemar memulihkan fitur multipemainnya lebih dari 15 tahun kemudian. Walau tidak ada cara untuk mengetahui apakah proyek Fatshark ini akan sukses secara komersial, kehadirannya menyajikan pandangan yang unik mengenai sejarah perkembangan game horor multipemain.








