Home / Game / Peta Remake The Legend of Zelda: Ocarina of Time Resmi Diungkap

Peta Remake The Legend of Zelda: Ocarina of Time Resmi Diungkap

zelda ocarina of time remake map reveal 1

Nintendo telah mengungkap peta resmi untuk pembuatan ulang yang sangat dinantikan, The Legend of Zelda: Ocarina of Time, yang memberikan kesempatan pertama bagi para penggemar untuk melihat Kerajaan Hyrule yang baru. Versi terbaru dari game petualangan 3D yang sangat dicintai ini dijadwalkan meluncur pada bulan November.

Kehadiran kembali game klasik ini menjadi salah satu sorotan utama dalam perayaan ulang tahun franchise yang ke-40. Nintendo sempat memamerkannya secara mendalam melalui siaran Nintendo Direct khusus yang berfokus pada seri The Legend of Zelda, menampilkan cuplikan gameplay perdana serta berbagai fitur baru. Remake Ocarina of Time ini menghadirkan banyak pembaruan, termasuk fitur bidik menggunakan kontrol gerak Joy-Cons, input suara untuk Ocarina, serta sistem “Threads of Time” yang berfungsi sebagai ringkasan cerita agar pemain mudah mengikuti alurnya. Kini, para penggemar bisa melihat langsung interpretasi ulang dari dunia Hyrule yang klasik ini.

Nintendo Menampilkan Peta Perdana dari Remake Ocarina of Time

Melalui situs web resmi versi Jepang, Nintendo merilis peta lengkap pertama Hyrule bersamaan dengan sekumpulan tangkapan layar baru. Peta tersebut dirancang dengan gaya seperti gulungan perkamen kuno, memperlihatkan berbagai lokasi ikonik seperti Hyrule Castle Town, Kokiri Forest, dan Gerudo Valley. Sejumlah penggemar langsung menyadari bahwa beberapa area, seperti Ice Cavern dan Kakariko Village Graveyard, tampak lebih luas di peta ini, mengindikasikan bahwa beberapa zona kecil dari game aslinya mungkin diperbesar dalam versi remake. Peta tersebut juga menyoroti satu perubahan menarik di Hyrule Field, yaitu penambahan jembatan batu baru yang terhubung ke Zora’s River.

Tampilan perdana dari Kerajaan Hyrule ini juga mengungkap berbagai perubahan lain dalam versi baru Ocarina of Time. Kokiri Forest mendapatkan desain ulang yang mengubah beberapa jalur serta tata letak lokasi utamanya. Selain itu, area lorong belakang di Hyrule Castle Town diperluas secara signifikan, memungkinkan pemain untuk menjelajahi lebih banyak bagian kota di luar alun-alun utama, termasuk menikmati mini-game baru. Perubahan besar lainnya adalah waktu yang kini terus berjalan bahkan ketika Link memasuki area pemukiman atau kota, meskipun siklus siang dan malam dalam game ini dibuat lebih panjang untuk menyesuaikannya.

Kabar mengenai remake Ocarina of Time ini juga datang bersama pengumuman menarik lainnya bagi para penggemar setia. Nintendo secara resmi mengumumkan konsol Nintendo Switch 2 edisi terbatas yang dirilis bersamaan dengan game tersebut untuk merayakan hari jadi franchise yang ke-40, lengkap dengan Joy-Cons berwarna hijau bernuansa khas Zelda. Selain itu, Nintendo juga meluncurkan versi baru dari Pro Controller untuk konsol yang sama dengan skema warna serupa.

The Legend of Zelda: Ocarina of Time bukan satu-satunya proyek besar yang sedang disiapkan oleh franchise ini. Film live-action Legend of Zelda dijadwalkan tayang perdana pada 30 April 2027, dengan dibintangi oleh Benjamin Evan Ainsworth sebagai Link dan Bo Bragason sebagai Putri Zelda. Shigeru Miyamoto juga mengonfirmasi bahwa film tersebut tidak akan menggunakan subjudul dari game yang sudah ada, dan memberikan sedikit petunjuk bahwa alasannya akan langsung terjawab setelah penonton menyaksikannya di bioskop. Para penggemar tentunya memiliki banyak hal seru yang patut dinantikan dalam beberapa bulan ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *