Home / Game / DCU Resmi Memunculkan Satu Lagi Villain Batman Lewat Easter Egg Tersembunyi

DCU Resmi Memunculkan Satu Lagi Villain Batman Lewat Easter Egg Tersembunyi

lanterns batman villain easter egg

Serial Lanterns kembali mencuri perhatian penonton, kali ini melalui episode ketiganya yang memuat sebuah petunjuk tersembunyi mengenai kehadiran musuh ikonik Batman di dalam DCU. Spekulasi mengenai kapan sang Kesatria Kegelapan akan tampil secara penuh di bawah arahan James Gunn memang selalu menjadi topik hangat di kalangan penggemar, terutama setelah kemunculan kameo animasinya dalam musim pertama Creature Commandos dan proyek Clayface yang sedang disiapkan.

Dalam episode kedua, karakter Kerry Kane yang diperankan oleh Kelly Macdonald sempat menyebutkan bahwa dirinya pernah tinggal di Gotham City sebelum menjabat sebagai sheriff di Rushville, sebuah detail yang langsung dikaitkan dengan Kate Kane atau Batwoman. Tak berhenti sampai di situ, episode ketiga melanjutkan tren tersebut dengan memberikan isyarat bahwa salah satu penjahat klasik dari galeri musuh Batman telah eksis di linimasa DCU.

Episode 3 Lanterns Berikan Petunjuk Kehadiran Black Mask

John Stewart standing in front of an advertisement for Janus Cosmetics in Lanterns Episode 3 Image via HBO Max

Episode ketiga yang berjudul “OutKast” berfokus pada karakter John Stewart dan bagaimana ia pertama kalinya terpilih sebagai Green Lantern baru. Cerita bermula saat John terjatuh ke sebuah pusat perbelanjaan terbengkalai dan disambut oleh seorang Guardian of the Universe yang menyamar sebagai manusia untuk melakukan wawancara seleksi. Di tengah pencariannya terhadap ruang wawancara tersebut, John sempat berdiri di depan sebuah poster iklan perusahaan bernama Janus Cosmetics.

Berdasarkan latar belakang komik DC, Janus Cosmetics merupakan perusahaan milik Roman Sionis, penjahat kejam yang lebih dikenal sebagai Black Mask. Di halaman komik, Sionis menguasai perusahaan tersebut setelah membunuh orang tuanya sendiri, namun usahanya hancur akibat lini kosmetik beracun yang merusak wajah ratusan konsumen. Tertekan oleh skandal tersebut, ia akhirnya menciptakan topeng dari sisa peti mati ayahnya dan memulai karier kriminal sebagai Black Mask.

Meskipun sekadar elemen latar belakang, kemunculan poster Janus Cosmetics di mal yang sudah lama terbengkalai mengindikasikan bahwa kejatuhan perusahaan tersebut sudah terjadi di semesta DCU. Hal ini sejalan dengan kemunculan berbagai musuh lapis kedua Batman dalam Creature Commandos, seperti Rupert Thorne, Dr. Phosphorous, dan Clayface, yang membuktikan bahwa para penjahat ini telah beroperasi jauh sebelumnya.

Menariknya lagi, karakter Roman Sionis sempat diadaptasi ke layar lebar dalam film Birds of Prey tahun 2020 dan diperankan oleh Ewan McGregor. Mengingat sebagian besar kemunculan Margot Robbie sebagai Harley Quinn berpotensi menjadi kanon di DCU, ada kemungkinan bahwa versi Roman Sionis di semesta baru ini adalah sosok yang sama.

Black Mask Cocok Masuk ke Dalam Rencana DCU James Gunn

Black Mask in Birds Of Prey
Black Mask in Birds Of Prey

Kehadiran elemen Black Mask dinilai sangat pas dengan visi James Gunn yang ingin menyoroti kekuatan korporasi di samping faksi manusia super dan pemerintah. Dalam beberapa kesempatan, Gunn pernah memaparkan bahwa pilar cerita DCU akan dibangun di atas persaingan antara metahuman, lembaga negara, dan perusahaan besar seperti Luthor Corp, Lord Tech, Stagg Industries, serta Wayne Enterprises.

Jika Gunn berencana untuk mengeksplorasi sisi bisnis Bruce Wayne secara mendalam, maka memposisikan Black Mask sebagai salah satu rival korporat utamanya adalah langkah yang logis. Terlebih lagi, karena saga The Batman garapan Matt Reeves telah menggunakan sebagian besar penjahat utama seperti Joker, Penguin, Catwoman, dan Two-Face, pihak DCU tentu harus menggali lebih dalam untuk mencari lawan tanding bagi versi Batman mereka sendiri.

Hubungan antara kemunculan Easter egg ini di dalam serial Lanterns juga memicu teori lain di kalangan penggemar. Dalam kisah komik Blackest Night, Black Mask adalah salah satu karakter yang dibangkitkan kembali sebagai Black Lantern oleh Nekron. Mengingat para penggemar menduga bahwa karakter William Macon yang diperankan oleh Garret Dillahunt memiliki kaitan dengan kekuatan tersebut, kemunculan Janus Cosmetics bisa jadi merupakan petunjuk jangka panjang yang disiapkan oleh para kreator.

Hingga saat ini, belum dapat dipastikan apakah kemunculan tersebut sekadar tribut kecil bagi penggemar atau memang bagian dari rencana besar James Gunn untuk memperkenalkan musuh-musuh Batman dalam film The Brave and the Bold kelak.

gpc7h43xpmev3goymqshfjbttlq.jpg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *