Menyusul presentasi Nintendo Direct terbaru, tampak jelas bahwa waralaba Super Mario sedang berada di penghujung sebuah era. Sebagai seri andalan utama Nintendo, perusahaan ini selalu berupaya menghadirkan game seri utama di setiap konsol genggam maupun konsol rumah mereka sepanjang sejarah, entah itu dirilis berbarengan dengan peluncuran konsol, pada tahun pertama peluncuran, atau paling lambat setahun setelahnya.
Banyak game Super Mario yang menjadi judul peluncuran konsol Nintendo. Super Mario Bros., Super Mario Land, Super Mario World, Super Mario 64, Super Mario 64 DS, dan New Super Mario Bros. U masing-masing dirilis bersamaan dengan NES, Game Boy, Super Nintendo, Nintendo 64, DS, serta Wii U. Sementara itu, Super Mario Sunshine hadir untuk GameCube setahun setelah konsol tersebut rilis, dan Super Mario Odyssey meluncur pada tahun yang sama saat Nintendo Switch pertama kali mendarat di pasaran. Para penggemar Nintendo tentu tidak terbiasa menunggu lama untuk memainkan game baru Super Mario, namun situasi berbeda justru terjadi pada konsol Nintendo Switch 2.
Nintendo Membuat Penggemar Menunggu Game Super Mario di Switch 2
Ketidakhadiran pengumuman game 3D Super Mario dalam ajang Nintendo Direct baru-baru ini memperkuat indikasi bahwa seri ini memasuki babak baru. Entah apa alasannya, Nintendo tampaknya tidak terburu-buru merilis game utama Super Mario untuk konsol Switch 2. Paling cepat, game tersebut baru akan menyambangi platform ini dua tahun penuh setelah konsolnya diluncurkan—sebuah penantian yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi para penggemar setia waralaba ini. Belum ada game 2D maupun 3D Super Mario baru yang diumumkan untuk Switch 2, kecuali jika kita menghitung versi peningkatan dari game-game Switch generasi pertama.
Kendati demikian, ada kabar baik bahwa tahun 2027 kemungkinan besar akan menjadi tahun di mana game 3D Super Mario untuk Switch 2 yang sudah lama dinantikan akhirnya rilis. Berbagai bocoran kredibel, yang diperkuat oleh pengumuman resmi Nintendo, mengindikasikan bahwa Super Mario dan Pokemon Winds and Waves akan menjadi dua game andalan utama Nintendo yang meluncur pada musim gugur tahun depan. Detail mengenai bentuk permainan 3D Super Mario terbaru ini memang belum terungkap sepenuhnya, tetapi ada rumor yang menyebutkan bahwa game ini akan mengusung konsep dunia terbuka mirip seperti Bowser’s Fury.
Sambil menunggu kehadiran game utama Super Mario, para pemilik Switch 2 setidaknya masih bisa menikmati beberapa game spin-off berskala besar. Mario Kart World hadir sebagai salah satu game peluncuran untuk Switch 2 dan mendapatkan sambutan yang sangat baik secara keseluruhan. Nintendo bahkan baru saja merilis pembaruan baru untuk Mario Kart World yang menambahkan konten segar secara cuma-cuma. Selain itu, kehadiran Mario Tennis Fever di Switch 2 juga menawarkan pengalaman bermain yang cepat dan sangat seru ketika dimainkan bersama pemain lain dalam mode multiplayer.
Jika game 3D Super Mario benar-benar dirilis pada tahun 2027, jarak antarpeluncuran game 3D utama akan mencapai rekor 10 tahun lamanya.
Walaupun sulit untuk mengisi kekosongan akibat belum adanya game utama Super Mario di Switch 2, deretan game lain yang akan datang setidaknya mampu menjaga kepuasan para pemain. Fire Emblem: Fortune’s Weave dijadwalkan rilis bulan ini, disusul oleh Nintendo Switch Sports Resort pada bulan Oktober. Remake The Legend of Zelda: Ocarina of Time siap menyusul pada bulan November, sementara game The Duskbloods garapan FromSoftware juga dipastikan meluncur sebelum tahun ini berakhir. Tahun depan juga tampak sangat menjanjikan bagi Nintendo berkat konfirmasi kehadiran Kirby and the World Beyond, Metroid Ravenous, Pokemon Winds and Waves, Xenoblade Genesis, serta berbagai judul lainnya. Jika rumor tentang perilisan game 3D Super Mario pada 2027 terbukti benar, tahun-tahun mendatang berpotensi menjadi periode terbaik bagi konsol Switch 2.








