Bagi para penggemar film horor, bulan September menandai dimulainya musim seram secara resmi. Meskipun perayaan Halloween masih beberapa pekan lagi, saatnya mulai maraton menonton film horor, baik film klasik favorit maupun rilisan terbaru, demi mendalami suasana khas horor. Untungnya, para pelanggan Netflix dimanjakan dengan berbagai tambahan konten horor baru yang masuk ke pustaka mereka bulan ini.
Sebagai pembuka, karya mahakarya sci-fi horor Alien kembali hadir di Netflix mulai 1 September, bersama sekuel penuh aksinya yang berjudul Aliens. Selain itu, keempat film Jaws juga dirilis pada hari yang sama, memberikan kesempatan bagi penonton untuk menikmati kembali film makhluk buas ikonik garapan Steven Spielberg tersebut. Judul-judul tersebut merupakan klasik abadi yang mungkin sudah sering disaksikan oleh para penggemar beratnya, sehingga bagi yang mencari tontonan segar, tujuh film dari berbagai era dan subgenre ini patut dicoba.
7
Gothika Is a Rare Horror Outing for Halle Berry
Available From September 1st
Bagi penikmat horor dengan sentuhan cerita thriller psikologis, Gothika patut disimak. Meskipun naskahnya sempat menerima beberapa kritik, film keluaran tahun 2003 ini menampilkan kemampuan akting Halle Berry yang memukau. Berry berperan sebagai Dr. Miranda Grey, seorang psikiater sukses yang tiba-tiba sadar dari kecelakaan mobil dan mendapati dirinya dikurung di rumah sakit jiwa tempat ia bekerja dulu. Penonton lantas diajak merasakan disorientasi yang sama seperti Miranda, terutama ketika ia mengetahui suaminya dibunuh dan dirinya dituduh sebagai tersangka utama. Mampukah Miranda menyatukan kembali ingatannya yang hancur untuk mengungkap kejadian sebenarnya?
Secara objektif, Gothika mungkin bukan karya terbaik di genrenya, dan para kritikus pun tidak terlalu memuji film ini saat pertama kali dirilis. Kendati demikian, totalitas akting Berry menjadikannya tontonan wajib bagi penggemar sang bintang X-Men, terlebih bagi yang mencari cerita penuh liku yang sulit ditebak.
6
Ready or Not Is a Hair-Raising Horror-Comedy Gore-Fest
Available From September 1st




Bagi penggemar Marvel yang ingin mengenal aktris Samara Weaving lebih jauh menjelang perannya dalam proyek reboot X-Men di MCU, Ready or Not adalah titik awal yang pas. Aktris asal Australia ini melambungkan namanya lewat film menegangkan, jenaka, dan bernas garapan duo pembuat film Radio Silence, Tyler Gillett dan Matt Bettinelli-Olpin.
Mengambil latar satu malam penuh darah, film tahun 2019 ini mengikuti perjalanan Grace di malam pernikahannya dengan Daniel, keturunan keluarga kaya raya dari klan La Domas. Sesuai tradisi keluarga, pengantin baru wajib mengikuti sebuah permainan agar diterima secara resmi. Sial bagi Grace, permainan yang harus ia mainkan adalah petak umpet dengan aturan yang berujung mematikan.
Ready or Not melaju dengan tempo cepat berkat kecerdasan naskah, energi cerita, serta ketegangan yang konsisten, didukung penampilan apik dari Adam Brody, Henry Czerny, dan Andie MacDowell. Sekuelnya yang bertajuk Ready or Not 2: Here I Come dirilis pada tahun 2026 dan sukses memperluas mitologi film pertamanya, namun karya originalnya tetap menjadi yang terbaik.
5
The Texas Chain Saw Massacre Is Legendary for a Reason
Available From September 1st
Hanya ada segelintir pembunuh berantai dalam film slasher yang benar-benar legendaris, dan Leatherface adalah salah satunya. Bisa dibilang ia adalah pionir utama berkat film The Texas Chain Saw Massacre (1974) yang memicu tren film slasher era 1970-an dan ’80-an. Hingga kini, film aslinya tetap bertahan berkat kekejaman tanpa kompromi serta atmosfernya yang mencekam.
Meskipun tidak sesadis atau serapi Halloween yang rilis beberapa tahun kemudian pada 1978, menyaksikan film ini sekarang bagaikan melihat langsung kelahiran genre slasher di depan mata. Sang pembunuh bertopeng menghabisi para karakternya dengan cara yang kian mengerikan hingga menyisakan satu orang penyintas—karakter Sally Hardesty yang diperankan Marilyn Burns menjadi salah satu sosok final girl paling ikonis.
Waralaba Texas Chainsaw Massacre telah menelurkan sembilan film sejauh ini, termasuk upaya Netflix menghidupkannya kembali lewat film tahun 2022. Kendati demikian, banyak dari sekuel tersebut yang mengecewakan, sehingga para penggemar horor disarankan untuk tetap menikmati karya orisinal besutan sutradara Tobe Hooper.

















