Home / Game / Peringkat 10 Karakter Utama Anime Terburuk Sepanjang Masa

Peringkat 10 Karakter Utama Anime Terburuk Sepanjang Masa

worst protagonists in anime

Meskipun bukan satu-satunya faktor penentu dalam keseriusan sebuah serial anime, karakter utama memegang peranan yang sangat krusial bagi kesuksesan tontonan tersebut. Tokoh utama adalah sosok yang akan diikuti oleh penonton sepanjang cerita berkembang, sehingga mereka tidak hanya menjadi kesan pertama bagi penggemar, tetapi juga figur yang harus mampu menjaga keterlibatan penonton.

Sering kali, tokoh utama yang paling sukses dan populer digambarkan sebagai karakter yang karismatik serta memikat, sehingga pengalaman menonton menjadi jauh lebih berkesan. Sayangnya, hal ini tidak selalu terjadi pada setiap serial. Ada beberapa contoh protagonis yang sikap, perilaku, atau minimnya kontribusi mereka terhadap alur cerita utama justru membuat sebuah anime menjadi sangat melelahkan untuk ditonton.

Takemichi Hanagaki Hampir Tidak Berguna dalam Pertarungan

Dianggap oleh banyak orang sebagai salah satu anime shonen terbaik di era 2020-an, Tokyo Revengers adalah serial yang memadukan keseruan pertarungan jalanan dengan alur cerita yang kompleks melibatkan elemen perjalanan waktu dan dinamika geng. Serial ini memiliki sejumlah karakter luar biasa yang langsung mencuri hati para penggemar, mulai dari Mikey yang tenang hingga Kisaki yang licik. Namun, Takemichi sebagai pahlawan utama sering kali dirasakan sebagai mata rantai paling lemah di antara jajaran karakter utamanya.

Secara objektif, Hanagaki sebenarnya bukanlah sosok yang tidak disukai; ia memiliki tekad yang kuat, berhati baik, dan bersedia mengerahkan kemampuan terbaiknya demi melindungi rekan-rekannya. Masalahnya terletak pada fakta bahwa ia hampir tidak berdaya dalam sebagian besar pertarungan di sepanjang serial ini, di mana ia hanya memberikan kontribusi kecil dan membiarkan para petarung yang lebih kuat untuk mengambil sorotan. Walaupun perannya dalam cerita tetap sangat vital, kenyataan bahwa ia hampir selalu kalah dalam berbagai perkelahian yang diikutinya sedikit banyak merusak reputasinya di mata penonton.

Kepribadian Kirito yang Hambar Sebanding dengan Plot Armornya yang Tebal

Sebagai salah satu anime yang paling memancing perdebatan sepanjang masa, Sword Art Online menggambarkan sebuah dunia di mana teknologi Virtual Reality bukan sekadar fitur permainan video biasa, melainkan sudah menjadi gaya hidup. Serial ini langsung melonjak menjadi sangat populer berkat dunia yang luar biasa, sistem pertarungan yang menarik, serta gagasan tentang game yang mampu membawa pemainnya masuk secara total, meskipun di sisi lain juga menyimpan berbagai kekurangan yang langsung disoroti oleh penonton, termasuk karakter utamanya.

Tidak banyak hal menarik yang bisa dibahas dari sosok Kirito, karena ia secara luas dianggap sebagai karakter yang hambar dan membosankan, di mana kekuatan utamanya hanyalah selalu diselamatkan oleh keberpihakan plot cerita di setiap situasi. Ia memang mudah disukai, tetapi rasanya ia tidak memiliki sifat yang menonjol selain kemampuannya sebagai pemain yang terampil. Kenyataan bahwa ia jarang sekali mengalami kesulitan berarti dan mampu melewati nyaris setiap rintangan dengan mudah membuat para penonton kesulitan untuk merasa berempati atau terhubung dengan perjalanan hidupnya.

Tindakan Shinji Ikari Melampaui Batas Kejutan Semata

Sebagai figur sentral dalam salah satu mahakarya anime paling berpengaruh sepanjang masa, Neon Genesis Evangelion menghadirkan cerita fiksi ilmiah yang sarat dengan pergulatan psikologis yang mendalam dan kelam. Serial ini berani mendobrak berbagai konvensi anime pada masanya, dan sebagian besar daya tariknya bersumber dari kompleksitas mental yang dialami oleh para karakternya dalam menghadapi ancaman makhluk misterius bernama Angel.

Meskipun demikian, Shinji Ikari sering kali menjadi pusat perdebatan di kalangan penggemar karena sifat penakut, keraguan yang berlebihan, serta penolakannya yang terus-menerus untuk mengambil tanggung jawab. Alih-alih menampilkan kepahlawanan yang ideal, tindakannya justru kerap memicu rasa frustrasi yang mendalam bagi penonton yang mengharapkan ketegasan. Kendati karakterisasinya dirancang secara sengaja untuk mencerminkan kerapuhan manusia dan trauma nyata, perilaku Shinji sering kali melampaui sekadar elemen kejut dramatis, menjadikannya salah satu protagonis paling kontroversial dan sulit disukai dalam sejarah anime.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *