Lagu Alleluia yang dibawakan oleh Eric Lapointe merupakan sebuah karya balada rock berbahasa Prancis yang sarat dengan emosi mendalam, refleksi tentang kematian, serta penghormatan kepada seseorang yang telah berpulang.
Secara lirik, lagu ini dibuka dengan pertanyaan tentang siapa yang akan mendapat giliran berikutnya untuk menarik nomor sial, sebuah metafora tentang kematian yang tidak terduga. Liriknya juga menyinggung momen ketika seseorang akhirnya “menggantung sepatu” alias menyerah pada takdir, disertai pesan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan bahwa orang-orang terdekat akan membantu mengurus mereka.
Salah satu frasa yang paling berkesan dalam lagu ini adalah “Il n’y a que la mort qui meurt pas” (hanya kematian yang tidak pernah mati), yang diulang beberapa kali untuk menegaskan sifat kematian yang abadi dan pasti bagi setiap manusia.
Bagian jembatan (bridge) lagu ini menggunakan analogi hoki—sebuah olahraga yang sangat lekat dengan budaya Quebec—di mana hidup diibaratkan seperti permainan di atas es di mana seseorang harus mencetak gol. Liriknya mengingatkan bahwa yang terpenting adalah pencapaian dan kenangan baik yang telah ditinggalkan semasa hidup.
Dengan nuansa musik rock yang khas dan vokal serak parau yang emosional dari Eric Lapointe, lagu ini tetap menjadi salah satu karya yang menyentuh hati pendengarnya dalam merefleksikan kehilangan dan kefanaan hidup.




