Bagi siapa saja yang merencanakan perjalanan ke Jepang, Mt. Koya atau yang lebih dikenal sebagai Koyasan adalah salah satu destinasi yang sangat direkomendasikan. Tempat ini menawarkan suasana yang sempurna untuk melarikan diri dari kesibukan, bersantai, atau sekadar menikmati keindahan yang menakjubkan. Meskipun lokasinya cukup terpencil, pesona kawasan ini membuat siapapun betah berlama-lama.
Kunjungan ke Koyasan juga sempat menjadi bagian dari perjalanan TofuguTV, dengan menggandeng Gakuranman untuk menjelajahi sejarah serta keunikan kawasan ini dalam sebuah episode khusus.
Secara geografis, Mt. Koya terletak di Prefektur Wakayama. Sebagian besar pengunjung biasanya berangkat dari wilayah Osaka, dilanjutkan dengan perjalanan menggunakan kombinasi kereta, kereta kabel, dan bus selama beberapa jam. Perjalanan yang panjang ini akan terbayar lunas setibanya di lokasi.
Sejarah kawasan ini bermula dari seorang biksu bernama Kukai, atau yang juga dikenal sebagai Kobo Daishi. Sebagai pendiri Shingon Buddhism, ia memilih tempat ini sebagai pusat utama agamanya karena letaknya berada di sebuah lembah setinggi 800 meter di tengah formasi delapan puncak gunung yang menyerupai bentuk bunga teratai. Saat ini, terdapat sekitar 120 kuil, sebuah pagoda yang melambangkan pusat Mandala yang mencakup Koya dan Jepang, kuil utama Koyasan Shingon Buddhism, serta kompleks pemakaman terbesar di Jepang. Tidak heran jika kawasan ini telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Ada berbagai alasan orang berkunjung ke sini, mulai dari ziarah, menikmati pemandangan alam, hingga menginap di penginapan biara tradisional. Memilih opsi ketiga dan menginap di kuil sangat disarankan, di mana pengunjung dapat menikmati pengalaman tinggal ala gaya tradisional Jepang, menyantap hidangan vegetarian Shojin Ryori yang luar biasa, serta mengikuti upacara keagamaaan di kuil.


Bagi sebagian orang, daya tarik utama dari tempat ini justru berada di area pemakamannya. Meskipun terkesan menyeramkan bagi sebagian orang, suasana di pemakaman ini terasa sangat damai dan penuh ketenangan, jauh dari kesan suram layaknya kompleks pemakaman pada umumnya.

Sebagian besar area pemakaman ini sudah sangat tua, dipenuhi lumut di berbagai sudut dan batu nisan yang mulai termakan usia. Justru di sinilah letak keindahannya; siklus alam yang terus berjalan di mana segala sesuatu berubah, lapuk, dan digantikan oleh yang baru menciptakan suasana yang sangat menarik. Luasnya area ini memastikan bahwa selalu ada hal baru yang dapat ditemukan dalam setiap kunjungan.







Menariknya lagi, terdapat sebuah patung yang menyerupai karakter Stitch yang masih bisa ditemukan di tempat yang sama dari kunjungan tahun 2005 hingga 2010, menambah keunikan tersendiri di kompleks pemakaman tersebut.
Koyasan menawarkan pengalaman wisata yang kaya, mulai dari keindahan alam, tradisi Buddhisme, hingga kekayaan sejarahnya yang mendalam.

Ulasan Koichi
Jika diberi kesempatan untuk mengambil cuti panjang dan tinggal di salah satu kuil, saya akan langsung melakukannya. Suasananya tenang, jauh dari keramaian, dan berjalan dengan lambat. Sangat menyukai Mt. Koya, meskipun ada sedikit kekhawatiran tempat ini akan menjadi terlalu komersial karena pariwisata.
Ulasan Viet
Kawasan yang sangat indah. Pengalaman menginap di salah satu kuil Buddha bersama Koichi sangat berkesan. Perjalanan menuju Koyasan membutuhkan waktu cukup lama, jadi perlu perencanaan yang matang.
Ulasan Michael
Butuh waktu dan tenaga untuk sampai di sini, tetapi hasil yang didapat sebanding. Area sekitarnya sangat memesona dengan kuil-kuil yang luar biasa. Fasilitas onsen di tempat penginapan menjadi salah satu pengalaman terbaik selama perjalanan. Durasi kunjungan selama satu hari terasa kurang, sehingga disarankan meluangkan waktu lebih dari 24 jam.
Koya-san
Informasi Tambahan
Koya
Ito District, Wakayama Prefecture 648-0211
Japan
Lihat di peta
Situs resmi Koya-san
736-56-2616
736-56-2889








