Home / Study / Belajar Bahasa Jepang Saat Studi di Luar Negeri: Maksimalkan Pembelajaran Anda

Belajar Bahasa Jepang Saat Studi di Luar Negeri: Maksimalkan Pembelajaran Anda

header 640x 78

Banyak mahasiswa yang pulang ke negara asal mereka dengan kemampuan bahasa yang meningkat pesat setelah menjalani program belajar di Jepang. Namun, ada pula yang pulang dengan hasil nihil alias tidak mengalami kemajuan sama sekali. Agar Anda masuk ke dalam kategori pertama dan sukses menguasai bahasa Jepang secara fasih, persiapan yang matang sangatlah diperlukan, baik sebelum keberangkatan maupun sesampainya di sana.

1. Persiapan Belajar Formal

japanese classroom
Source: Colin Ryder

Tinggal di Jepang memang membuka banyak peluang untuk melatih kemampuan lisan dan pendengaran. Kendati demikian, jika Anda tidak membekali diri dengan materi dasar sebelum berangkat, waktu berharga yang seharusnya bisa digunakan untuk bersosialisasi justru akan dihabiskan di dalam kamar karena menyesal tidak belajar lebih awal.

Pastikan Anda sudah menguasai hiragana dan katakana, serta memiliki pemahaman kanji yang memadai sebelum bertolak ke Jepang. Fokuslah pada penguasaan kosakata dan tata bahasa untuk kebutuhan percakapan sehari-hari. Berdasarkan pengalaman, menonton drama Jepang adalah cara yang sangat efektif untuk mempelajari kosakata alami beserta konteks penggunaannya. Untuk tata bahasa, menguasai level hingga N3 akan memberikan bekal struktur kalimat yang cukup untuk berkomunikasi dengan baik.

Jangan lupa untuk terus melanjutkan studi formal Anda selama berada di Jepang. Kesempatan untuk langsung mempraktikkan apa yang telah dipelajari akan membantu memperkuat daya ingat dan membuat Anda lebih cepat menyerap bahasa yang digunakan dalam kehidupan nyata.

2. Jalin Pertemanan Sebelum Berangkat

a group of international friends
Source: Jedi RC

Jika program pertukaran pelajar Anda diselenggarakan oleh universitas, biasanya terdapat kerja sama timbal balik dengan universitas mitra di Jepang. Manfaatkan kesempatan ini untuk berkenalan dengan mahasiswa Jepang yang sedang menempuh studi di universitas Anda sebelum mereka kembali ke negara asal.

Jika kampus Anda tidak memiliki program tersebut, manfaatkan internet untuk mencari koneksi. Anda bisa meminta bantuan mahasiswa senior untuk menghubungkan Anda dengan rekan-rekan di Jepang melalui media sosial atau Line. Alternatif lainnya, kirimkan email kepada kantor urusan internasional di universitas tujuan Anda untuk mencari informasi mengenai klub atau komunitas mahasiswa setempat.

3. Tinggal Bersama Penutur Asli

dorm room with posters
Source: Daniel Borman

Berada di lingkungan yang sepenuhnya berbahasa Jepang adalah salah satu cara paling efektif untuk mempercepat proses belajar. Jika pihak kampus menyediakan asrama dengan banyak penutur asli atau program homestay, itu adalah pilihan yang sangat ideal.

Namun, jika akomodasi yang disediakan ternyata didominasi oleh sesama mahasiswa asing, Anda harus mengambil tindakan proaktif. Hubungi pihak kampus di Jepang untuk menanyakan opsi akomodasi alternatif atau bantuan mencari keluarga angkat. Anda juga bisa mencari penyedia homestay secara mandiri atau bergabung dengan rumah bersama (share house) yang dihuni oleh warga lokal.

4. Mengambil Kelas di Luar Topik Bahasa dan Budaya Jepang

some textbooks
Source: Danny Nicholson

Selain mengambil kelas bahasa Jepang yang diwajibkan, cobalah mendaftar pada satu mata kuliah reguler yang sesuai dengan minat Anda. Cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan lisan adalah dengan mendengarkan dan meniru penutur asli saat membahas topik yang Anda sukai, sehingga Anda dapat lebih mudah menebak arti kosakata baru dari konteks yang dibahas.

Mengikuti kelas bersama mahasiswa lokal mungkin terasa mengintimidasi pada awalnya. Untungnya, banyak dosen yang mengizinkan mahasiswa asing untuk hadir sebagai pendengar atau kyōkōsei, di mana Anda bisa mengikuti perkuliahan tanpa harus terbebani ujian atau tugas resmi.

taiko drummers performing on stage
Source: Rodfather

Bergabung dengan klub kampus yang berfokus pada hobi atau kegiatan tim akan memaksa Anda untuk berkomunikasi secara intensif menggunakan bahasa Jepang. Hindari klub internasional atau pertukaran budaya yang biasanya justru dipenuhi oleh sesama penutur bahasa Inggris atau mahasiswa lokal yang ingin berlatih bahasa Inggris dengan Anda.

6. Bekerja Paruh Waktu di Luar Pengajaran Bahasa Inggris

Japan help wanted sign restaurant
Source: kyu3

Pekerjaan mengajar bahasa Inggris memang mudah ditemukan dan menawarkan gaji yang lumayan, namun pekerjaan tersebut tidak akan banyak membantu meningkatkan kemampuan bahasa Jepang Anda. Jauh lebih baik jika Anda mencari pekerjaan paruh waktu reguler yang menuntut penggunaan bahasa Jepang, seperti menjadi staf toko atau pelayan.

Lowongan kerja paruh waktu atau arubaito sangat melimpah di Jepang dan biasanya dipasang langsung di jendela toko atau dicari melalui situs web lokal. Perlu diingat bahwa mahasiswa asing wajib mengurus izin khusus dari imigrasi (*permission to engage in activity other than that permitted under the visa status previously granted*) dan hanya diperbolehkan bekerja maksimal 28 jam per minggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *