
Banyak pembelajar bahasa Jepang sering kali bertanya-tanya mengapa kanji sangat diperlukan. Sebagian orang beranggapan bahwa kanji terlalu sulit dan mempertimbangkan mengapa orang Jepang tidak menggunakan aksara fonetik saja seperti hiragana. Toh, hiragana sudah ada dan dianggap bisa melakukan fungsi yang sama, sehingga kanji kerap dinilai sebagai hal yang ketinggalan zaman.
Bagi yang sudah lama belajar bahasa Jepang, manfaatnya tentu mulai terasa. Memang, pada tahap awal, menulis dalam hiragana terasa jauh lebih praktis dan cepat tanpa harus memikirkan jumlah goresan yang banyak. Namun, pertanyaannya bukanlah tentang mana yang lebih cepat, melainkan apakah menulis semuanya dengan hiragana benar-benar lebih mudah.
1. Kalimat Menjadi Sulit Dibaca Tanpa Kanji
Bahasa Jepang tidak menggunakan spasi untuk memisahkan antar-kata. Jika sebuah kalimat ditulis sepenuhnya menggunakan hiragana, batas antar-kata akan hilang dan membuatnya sangat sulit dibaca. Kesalahan pemahaman makna sangat mudah terjadi ketika akhir dari satu kata menyatu dengan awal kata berikutnya, yang tentu saja akan sangat membingungkan.
2. Kanji Memberikan Kejelasan Makna
Sama seperti sinonim dalam bahasa lain, konteks memegang peranan penting, namun kanji berfungsi langsung memperjelas arti dari sebuah kata. Sebagai contoh kata kanji, jika ditulis hanya menggunakan hiragana, bentuknya akan sama persis dengan banyak kata lain yang memiliki pelafalan serupa tetapi makna yang jauh berbeda, seperti 漢字 (kanji), 感じ (kesasaan), 幹事 (penyelenggara), hingga 監事 (auditor). Kanji membantu membedakan makna-makna tersebut dengan jelas.
3. Estetika Penulisan
Dari segi visual, tulisan yang menggunakan kanji memiliki keindahan tersendiri. Di Jepang, anak-anak bahkan diajar untuk menulis dengan rapi dan indah agar tidak dipandang remeh oleh orang lain karena tulisan tangan yang buruk.
4. Membaca Menjadi Lebih Cepat
Mempelajari cara membaca kanji memang membutuhkan usaha yang tidak sedikit. Namun, dalam jangka panjang, kemampuan ini justru membuat seseorang menjadi pembaca yang sangat cepat. Karena setiap kanji membawa maknanya sendiri, pembaca yang mahir dapat memahami inti kalimat dengan cara melirik deretan kanji secara sekilas tanpa harus mengeja setiap huruf hiragana satu persatu.
5. Lebih Efisien dan Hemat Ruang
Penulisan menggunakan kanji jauh lebih ringkas dibandingkan hiragana. Beberapa karakter hiragana sering kali dipadatkan menjadi satu karakter kanji tunggal, membuat teks secara keseluruhan memakan lebih sedikit ruang dan jauh lebih efisien.
6. Situasinya Bisa Jauh Lebih Sulit
Sebagai perbandingan, sistem tulisan lain seperti bahasa Mandarin menggunakan karakter kanji sepenuhnya tanpa adanya aksara pendukung seperti hiragana. Mengingat hal tersebut, pembelajar bahasa Jepang patut bersyukur karena sistem tulisannya memiliki kombinasi yang membuat proses belajar menjadi jauh lebih terstruktur.
Pada akhirnya, menguasai kanji adalah langkah penting dalam perjalanan mempelajari bahasa Jepang. Kemampuan ini tidak hanya memperkaya pemahaman bahasa, tetapi juga membuka jalan untuk membaca dengan jauh lebih cepat dan lancar.







