Home / Anime / Review: Premiere BanG Dream! YUME∞MITA Bikin Penonton Ingin Lagi

Review: Premiere BanG Dream! YUME∞MITA Bikin Penonton Ingin Lagi

1782744978 df9f8aa6b85527b7eda8686819f2e9e3 1024x576 1

Saat pengumuman awal mengenai Mugendai MewType (atau selanjutnya disebut Yumemita) sebagai band baru dari BanG Dream!, grup ini tampil begitu ceria sehingga saya mengira animodenya akan bernuansa cerah dan penuh semangat. Mengingat ini adalah anime bertema musik, sebenarnya saya sudah menduga akan ada sedikit unsur drama, tetapi ternyata konflik yang disajikan jauh lebih berat dari perkiraan. Untungnya, keputusan untuk menayangkan tiga episode pertama secara bersamaan membuat alur cerita tersebut menjadi jauh lebih mudah dicerna.

Lantas, seperti apa inti cerita dari Yumemita? Pada dasarnya, serial ini mengisahkan sebuah band virtual yang harus menghadapi berbagai pergulatan emosional serta drama interpersonal yang sudah menjadi ciri khas dari waralaba BanG Dream!. Premis ini mungkin terdengar tidak asing, namun hal tersebut sama sekali bukan kekurangan. Ketiga episode perdana ini terbukti sangat efektif dalam memperkenalkan jajaran karakter utamanya, membangun dinamika antar-anggota, serta meletakkan fondasi plot yang kuat.

1782744874 e7f80115845acc9190ff1bf57d7a3a5b

Keputusan merilis tiga episode sekaligus adalah langkah yang sangat tepat. Alih-alih hanya berfokus pada sang vokalis, Arale, episode-episode awal ini berhasil memperkenalkan seluruh formasi Mugendai MewType dengan baik sekaligus memberikan gambaran arah cerita. Meski demikian, durasi tiga episode ini masih menyisakan banyak ruang penasaran. Alih-alih terburu-buru mengeksplorasi setiap karakter secara mendalam, narasinya secara perlahan membangun fondasi hubungan antara Arale dan Ritsu.

Serial ini tampaknya sengaja memancing penonton dengan misteri drama yang lebih besar. Mengapa Arale begitu menghindari Ritsu? Peristiwa apa sebenarnya yang pernah terjadi di antara mereka berdua? Kenapa kata “grup” seolah memicu reaksi emosional yang begitu kuat dari Arale pada Episode 1? Apakah semua ini berkaitan dengan masa lalu mereka, dan di mana posisi Viola dalam pusaran konflik tersebut?

Walaupun sudah disuguhkan tiga episode pembuka, masih ada banyak tanda tanya yang belum terjawab, dan justru di situlah letak daya tariknya. Alih-alih membeberkan semuanya secara langsung, anime ini menyisakan misteri yang cukup untuk membuat penonton terus menantikan kelanjutannya. Episode 4 kemungkinan besar akan menjadi kunci untuk mengurai berbagai pertanyaan tersebut, dan menonton ulang tiga episode awal mungkin akan membantu penonton menemukan detail-detail tersembunyi yang terlewat.

1782745144 03506db180078bd9345a6b47bbb37ceb

Bukan berarti Episode 1 tidak memiliki daya tarik yang kuat. Sejak awal, episode perdana sudah berhasil menampilkan ketegangan dalam hubungan Arale dan Ritsu serta memperlihatkan konsep unik band yang berlatih di dalam dunia virtual. Namun, ketersediaan Episode 2 dan 3 secara langsung membuat gambaran besar cerita menjadi jauh lebih jelas, serta memberikan kesempatan bagi anggota band lainnya untuk bersinar dan merebut hati penonton lebih cepat.

Harus diakui, pada awalnya konsep dunia virtual serta pemasaran Yumemita yang sempat mengusung nuansa alien sedikit membingungkan. Untungnya, tidak ada unsur supernatural yang berlebihan dalam serial ini, sehingga ia tetap bisa menyatu secara natural ke dalam alam semesta BanG Dream!. Sebaliknya, yang disajikan adalah sebuah drama sekolah menengah yang membumi, dan pendekatan inilah yang membuat arah cerita terasa jauh lebih kuat.

1782744821 f5a82fa25165c58d4a0e3f87044a7fff

Sepanjang tiga episode tersebut, setiap anggota band mendapatkan porsi untuk menonjol. Arale tentu menjadi pusat perhatian karena ia adalah poros cerita dan sumber dari sebagian besar konflik. Meski demikian, karakter lain sama sekali tidak dikesampingkan. Ritsu memegang peran krusial dalam pergulatan batin Arale, Yuno bertindak sebagai sosok andalan yang menjaga stabilitas band, Miyako (yang menjadi favorit pribadi saya) menyimpan bebannya sendiri sekaligus menjadi pemain kunci bagi kelompok ini, sementara Nonoka menyatukan semua orang lewat optimisme dan dukungan tulusnya.

Menjelang akhir penayangan perdana, penonton sudah diberikan pemahaman yang solid mengenai karakter-karakter ini dan bagaimana reaksi mereka ketika konflik yang tak terelakkan datang. Lebih dari itu, mereka saling melengkapi dengan sangat baik. Menyaksikan sekelompok remaja dengan kepribadian serta masalah pribadi yang berbeda-beda perlahan-lahan membentuk ikatan adalah daya tarik utama dari kelompok ini.

Alur cerita menjadi semakin menarik berkat kehadiran kelompok rival, atau lebih tepatnya, sosok Viola seorang diri.

Viola adalah lambang dari seorang manipulator ulung. Ia secara konstan memanipulasi mental Ritsu, memicu konflik di mana pun ia berada, dan berhasil membuat setiap adegan yang ia masuki terasa jauh lebih menegangkan. Meskipun motifnya belum sepenuhnya jelas, saat ini rasanya misi hidup Viola memang sengaja untuk memisahkan Arale dan Ritsu.

Karakter seperti ini biasanya akan menjadi sosok yang dicintai sekaligus dibenci oleh penonton, namun kehadiran Viola memang sangat dibutuhkan untuk menciptakan ketegangan yang esensial bagi cerita ini. Penampilan suara dari Kaede Hondo juga patut mendapatkan apresiasi besar; nada sarkastik dan penuh godaan yang ia bawakan memberikan pesona yang meresahkan, membuat setiap interaksi terasa semakin intens dalam arti yang positif.

1782744856 338a5854065c42da59e5f3adb2c1f8ea

Secara keseluruhan, narasi dan jajaran karakternya berhasil memberikan kesan pertama yang sangat kuat, sementara latar dunia streaming virtual memberikan angin segar bagi waralaba BanG Dream!.

Namun, jika harus menunjuk satu aspek di mana anime BanG Dream! YUME∞MITA benar-benar unggul, aspek tersebut adalah kualitas animasinya.

Anime berbasis CG selalu menjadi topik perdebatan di kalangan penggemar, di mana banyak penonton langsung mengabaikan sebuah serial begitu tahu formatnya sepenuhnya CG. Jika ada satu judul yang mampu mengubah pandangan tersebut, anime Yumemita adalah salah satu rekomendasi utama saya karena visualnya sungguh memukau.

Pergerakan para karakter terasa begitu cair dan natural, begitu pula dengan ekspresi wajah serta reaksi mereka selama percakapan berlangsung. Hal yang lebih mengesankan lagi adalah penggunaan potongan animasi 2D sesekali yang berpadu mulus dengan elemen CG, memberikan dampak visual ekstra pada momen-momen penting. Studio Sanzigen berhasil menyeimbangkan kedua gaya tersebut dengan sangat baik, menjadikan BanG Dream! YUME∞MITA sebagai salah satu animasi CG terbaik yang pernah ada di dunia anime.

Pada akhirnya, serial ini mencatatkan awal yang luar biasa, didukung bukan hanya oleh cerita yang menarik tetapi juga kualitas produksi tingkat tinggi yang mengangkat setiap adegan menjadi lebih berkesan. Setelah kesuksesan MyGO!!!!! dan Ave Mujica, sempat ada kekhawatiran bahwa anime penerus dari BanG Dream! ini harus memikul beban ekspektasi yang sangat besar. Untungnya, Yumemita berhasil menjawab tantangan tersebut dengan sempurna.

Anime Corner menerima episode-episode BanG Dream! YUME∞MITA lebih awal untuk keperluan ulasan. Tangkapan layar diambil langsung dari trailer.

© BanG Dream! Project

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *