Memilih kelas awal telah lama menjadi elemen inti dalam game RPG dunia terbuka selama beberapa dekade, di mana banyak judul masih setia menggunakan formula klasik seperti “prajurit, pencuri, dan penyihir”. Selain itu, sebagian besar game kurang fleksibel dalam hal ini karena langsung mengunci pemain pada pilihan awal tersebut sepanjang permainan. Meskipun hal ini dapat mendorong pemain untuk menamatkan ulang game dengan peran yang sama sekali berbeda, mari kita jujur: seberapa sering kita benar-benar mengulang game RPG dunia terbuka berskala besar yang bisa memakan waktu hingga ratusan jam?
Kali ini, kita tidak hanya membahas sistem kelas terbaik, melainkan beberapa sistem kelas paling unik yang pernah dihadirkan oleh genre ini dalam beberapa tahun terakhir. Setiap game di bawah ini memperlakukan sistem kelas secara sangat berbeda dari apa yang biasa pemain temukan, baik dengan merombak total mekanik kelas maupun menawarkan variasi arketipe yang tidak akan dijumpai di tempat lain.
Dragon’s Dogma 2
Tampak Familiar Sekilas, tetapi Sangat Fleksibel dan Unik



Dragon’s Dogma 2 hadir kembali dengan ekspansi besar bertajuk Dark Arisen, namun versi dasar dari game ini pun tetap menjadi salah satu yang paling menonjol di antara RPG dunia terbuka berkat sistem kelasnya yang unik. Pada pandangan pertama, sistem Vocation dalam game ini mungkin terlihat seperti sekadar nama lain untuk peran pemanah, petarung, penyihir, dan pencuri yang sudah biasa kita temui, tetapi sistem ini jauh lebih dalam dari yang terlihat. Mulai dari Vocation tingkat lanjut dan hibrida yang secara drastis mengubah gaya bermain hingga kebebasan untuk berganti kelas di tengah petualangan tanpa mengorbankan progres sebelumnya, Dragon’s Dogma 2 berhasil mengatasi berbagai masalah yang sering dikeluhkan pada game sejenis.
Bukan hanya Vocation tingkat lanjut yang dikemas secara menarik, proses membuka setiap peran juga dirancang layaknya sebuah misi tersendiri yang langsung memberi penghargaan atas seberapa teliti pemain menjelajahi dunia. Mengganti Vocation dalam DD2 sangatlah mudah dan praktis, sehingga pemain bisa kapan saja mencoba kemampuan bertarung baru ketika gerakan sebelumnya mulai terasa membosankan. Kombinasi antara elemen yang familiar, segar, dan praktis ini bekerja dengan sangat baik, meskipun game ini sebenarnya masih bisa diuntungkan dengan kehadiran lebih banyak opsi kelas yang berbeda. Sayangnya, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi apakah ekspansi Dark Arisen akan memperluas daftar Vocation yang sudah ada.
Like a Dragon: Infinite Wealth
Mengubah Pekerjaan dan Aktivitas Liburan Menjadi Gaya Bertarung yang Unik








Image via Sega







