Puteri Shuri Menjadi Kandidat Kuat Anggota Terakhir Bajak Laut Topi Jerami
Babak cerita di pulau Elbaf semakin mendekati klimaks, dan bersamaan dengan itu, spekulasi mengenai siapa kru terakhir yang akan bergabung dengan kelompok Topi Jerami semakin menemui titik terang. Pada awal alur cerita Elbaf, sebagian besar penggemar sempat menduga bahwa Loki akan menjadi anggota terakhir yang melengkapi kru Monkey D. Luffy. Namun, asumsi tersebut kini mulai meredup, dan sosok Puteri Shuri dari Esperia Kingdom—yang sebelumnya sempat muncul sebagai antagonis dengan peran Gunko—kini dipandang sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi tersebut.
Sejak Jinbe resmi bergabung dengan Luffy pada chapter 976, perdebatan tentang siapa kru terakhir ini tidak pernah surut. Dalam chapter pertama manga yang rilis pada Juli 1997, Luffy pernah menyebutkan secara spesifik bahwa dirinya ingin merekrut setidaknya 10 orang anggota. Saat ini, jumlah kru inti baru mencapai 9 orang, yang berarti masih ada satu slot tersisa. Mengingat kelompok pesaing seperti Bajak Laut Rambut Merah dan Bajak Laut Kurohige memiliki total 11 anggota, kehadiran kru kesepuluh bagi Luffy menjadi hal yang sangat dinantikan agar kekuatan mereka seimbang.
“Coba kulihat… Aku harus mendapatkan beberapa anak buah dulu. Kuharap aku bisa menemukan setidaknya 10 orang!” — Luffy mengonfirmasi jumlah kru yang diinginkannya, One Piece Chapter #1
Sempat dijagokan untuk bergabung, Loki justru menegaskan niatnya untuk tetap tinggal dan melindungi Elbaf dalam beberapa chapter lanjutan. Keputusan ini membuat peluang Loki untuk berlayar bersama Bajak Laut Topi Jerami hampir tertutup rapat, sehingga perhatian kini sepenuhnya tertuju pada Puteri Shuri.
Melalui kilas balik Esperia Kingdom, terungkap bahwa Brook bertekad menyelamatkan Puteri Shuri dari cengkeraman Nerona Imu dan Pemerintah Dunia. Walaupun Shuri belum sadarkan diri, misi penyelamatan ini sedang berjalan. Ketika ia nanti berhasil diselamatkan, Shuri tidak akan memiliki tempat untuk pulang, menjadikan kapal Thousand Sunny sebagai satu-satunya pelabuhan baginya. Keinginan ini juga sejalan dengan percakapannya dengan Brook, di mana Shuri secara tersirat menyatakan niatnya untuk ikut berlayar sebagai bajak laut.
Peran Penting Shuri dalam Kelompok Topi Jerami
Jika resmi bergabung, Shuri diproyeksikan memiliki dua fungsi vital di dalam kapal. Pertama, ia akan bertindak sebagai petarung tangguh. Selama alur Elbaf, terungkap bahwa Shuri merupakan pengguna Buah Iblis jenis Paramecia, yaitu Aro Aro no Mi, yang memberikannya kemampuan untuk memanipulasi panah dan melancarkan serangan mematikan. Kekuatan dahsyatnya bahkan sempat merepotkan separuh kru Topi Jerami seorang diri tanpa mengerahkan kemampuan penuhnya. Kehadirannya akan langsung menempatkannya di jajaran petarung teratas setelah Luffy dan dua sayap utamanya.
“Jika ingatan itu hanya ilusi dan Sang Puteri sebenarnya adalah korban saat itu, bolehkah aku meminta dukungan kalian untuk kembali menaruh kepercayaan pada Puteri Shuri? Maukah kalian memberikan kekuatan untuk menyelamatkan sang Puteri?” — Brook dan anggota Topi Jerami bersiap menyelamatkan Shuri, One Piece Chapter #1186
Peran kedua yang jauh lebih strategis akan terlihat ketika kelompok Topi Jerami bergerak menuju Tanah Suci Marijoa. Shuri menghabiskan sebagian besar hidupnya di sana, memberinya wawasan mendalam mengenai seluk-beluk Tenryuubito dan Pemerintah Dunia. Informasi serta strategi yang ia miliki akan menjadi aset tak ternilai bagi Luffy dalam menghadapi perang besar. Selain itu, Shuri berasal dari ras langka dengan mata iris bipolar yang menyimpan kekuatan misterius yang sangat diincar oleh Nerona Imu.
Kunci Kejatuhan Imu di Saga Terakhir
Penderitaan yang dialami Shuri di bawah penindasan Nerona Imu dan para Tenryuubito menjadikannya simbol perlawanan terhadap kebusukan Pemerintah Dunia. Seluruh orang terkasih serta tanah airnya hancur akibat ambisi kaum bangsawan dunia tersebut. Dengan menggabungkan kekuatan bersama Bajak Laut Topi Jerami, Shuri siap menjadi otak di balik strategi penyerangan ke Marijoa sekaligus memandu kru menuju jantung pertahanan musuh untuk menumbangkan pasukan kegelapan Imu.









