Meskipun memiliki pendekatan yang berbeda, Stardew Valley dan Minecraft sama-sama berhasil memikat jutaan pemain berkat kebebasan yang ditawarkannya. Kesuksesan kedua judul tersebut menginspirasi lahirnya berbagai game bertema serupa di pasaran. Kendati demikian, jarang sekali ada satu judul yang mampu menggabungkan elemen terbaik dari keduanya ke dalam satu pengalaman bermain yang utuh. Kini, sebuah game baru di Steam berencana menyatukan berbagai konsep tersebut dengan meramu elemen pertanian, kerajinan, pembangunan, penjelajahan, serta petualangan bawah tanah ke dalam genre bertahan hidup bergaya sandbox.
Game ini hadir dengan format permainan bertahan hidup dan kerajinan dunia terbuka (open-world survival crafting). Meskipun tren dalam industri game terus berputar, genre bertahan hidup dunia terbuka terbukti memiliki daya tarik jangka panjang yang kuat. Hadirnya fitur permainan bersama (co-op) tentu menjadi nilai tambah bagi para pengguna Steam yang ingin menikmati petualangan ini bersama rekan-rekan mereka.
Jadwal Rilis Delverium di Steam



- Bermain Sesuai Gaya Anda: Nikmati aktivitas bercocok tanam yang menenangkan atau masuki ruang bawah tanah berbahaya untuk memburu harta karun langka.
- Merakit dan Membangun: Buka dan ciptakan berbagai macam peralatan, senjata, pelindung tubuh, serta material bangunan untuk mendirikan permukiman impian.
- Ungkap Misteri Tersembunyi: Temukan potongan kisah masa lalu dan lacak ancaman yang disebut ‘Faults’ guna menguak kebenaran di balik dunia Delverium.
- Jelajahi Bersama: Mainkan secara soliter atau bersama rekan-rekan, dengan dukungan hingga empat pemain melalui mode layar terbagi lokal maupun delapan pemain secara daring.
- Dunia Prosedural: Setiap sesi permainan akan terasa unik berkat dunia yang dihasilkan secara otomatis, lengkap dengan bioma eksotis, gua tersembunyi, dan penjara bawah tanah yang mendalam.
- Seni dan Audio Memukau: Dunia dalam game ini divisualisasikan menggunakan seni piksel 2D penuh warna, serta diiringi oleh tata musik karya komposer peraih Penghargaan BAFTA, Jeff van Dyck (dikenal lewat karyanya di Unpacking, Forts, dan Paint the Town Red).
Berjudul Delverium, game ini dijadwalkan meluncur ke fase Early Access di Steam pada tanggal 22 September. Mengusung dunia yang dihasilkan secara prosedural, pemain dipersilakan mengumpulkan sumber daya, mendirikan tempat perlindungan, mengelola lahan pertanian, menjelajahi beragam bioma, serta bertarung menembus ruang bawah tanah yang penuh marabahaya. Konsep dasarnya terasa seperti perpaduan formula permainan Stardew Valley yang dikawinkan dengan nuansa penjelajahan dunia acak ala Minecraft. Selain itu, pemain dapat merekrut NPC untuk keperluan perdagangan, merakit segala hal mulai dari makanan hingga perlengkapan tempur, serta memperluas permukiman seiring berjalannya waktu.
Aktivitas bercocok tanam memegang peranan penting dalam pengalaman bermain Delverium. Pemain dapat mencangkul tanah, menanam serta menyirami benih, beternak hewan, memancing, hingga mengumpulkan bahan-bahan alami dari lingkungan sekitar. Seluruh sumber daya tersebut dapat diolah menjadi hidangan lezat, memberikan opsi pemanfaatan hasil panen yang berguna selama proses penjelajahan.



Selain aspek bertahan hidup, Delverium turut menyajikan narasi misteri yang lebih besar untuk dipecahkan oleh para pemain. Kekuatan berbahaya bernama “Faults” tengah menginfeksi wilayah daratan, mengharuskan pemain mencari kepingan kisah yang hilang serta memburu sumber ancaman tersebut demi menguak rahasia di balik kekacauan yang terjadi. Seberapa jauh pemain ingin mendalami misteri ini sepenuhnya dikembalikan kepada preferensi masing-masing, mengingat game dirancang agar fleksibel terhadap berbagai gaya bermain—baik diselesaikan secara seorang diri, bersama empat pemain melalui mode kooperatif layar terbagi lokal, maupun dimainkan hingga delapan orang secara daring.




















