Home / Anime / League of Legends Classic Rilis dengan Sinematik Animasi Penuh Nostalgia dan Referensi Komunitas

League of Legends Classic Rilis dengan Sinematik Animasi Penuh Nostalgia dan Referensi Komunitas

1785415343 1ceb4733cf7883d43ae95750f96507f7 1024x576 1

Riot Games resmi meluncurkan League of Legends Classic disertai perilisan sebuah video sinematik animasi baru yang mengenang berbagai momen paling berkesan dari masa-masa awal game tersebut. Dinarasikan oleh Zilean, video ini memperlihatkan sang champion penjelajah waktu yang bernostalgia dengan era klasik League, menampilkan banyak meme komunitas, item yang telah dihapus, racikan champion, rune, serta berbagai easter egg yang pastinya langsung dikenali oleh para pemain veteran.

Sinematik ini digarap berkat kerja sama dengan Histeria! dan Crazy Boris Productions, di mana pihak Riot juga menyampaikan apresiasi kepada para kreator serta anggota komunitas yang turut membentuk sejarah game ini.

League of Legends Classic – Animated Cinematic

Peluncuran ini berbarengan dengan debut League of Legends Classic, sebuah mode permainan baru yang merangkum elemen-elemen dari musim awal game tersebut alih-alih berfokus pada satu titik waktu tertentu. Riot menyebut mode ini sebagai versi “greatest hits” dari League klasik yang menjadikan Season 3 sebagai fondasinya, namun tetap memadukan konten dari berbagai era berbeda.

Pada saat dirilis, League Classic menghadirkan 60 champion, yang terdiri dari 40 champion original ditambah 20 champion tambahan yang rilis di antara tahun 2009 hingga 2013. Para pemain dapat kembali menggunakan kit champion sebelum mengalami rework, Spell Summoner klasik, hampir seluruh item dari tahun-tahun awal game tersebut, serta sistem Rune dan Mastery orisinal. Berbagai item ikonis seperti Atma’s Impaler, Frozen Mallet, dan build Gold-per-10 klasik turut kembali, sementara mode ini juga menampilkan peta Summoner’s Rift orisinal dengan sentuhan visual yang diperbarui demi kejelasan visual yang lebih baik.

Riot mengungkapkan bahwa mode Classic ini menonjolkan tempo pertempuran yang lebih lambat seperti ciri khas League of Legends di masa lalu, dengan mobilitas yang lebih rendah, pertempuran yang lebih penuh perhitungan, serta champion yang memiliki kelebihan dan kekurangan jauh lebih jelas dibandingkan versi modernnya. Mode ini meluncur dengan menyediakan antrean PvP Draft, Co-op vs. AI, serta Custom Games, lengkap dengan sistem progres baru bernama Summoner’s Journey yang menggantikan sistem ranking tradisional dengan progres berbasis milestone.

Para pemain dapat membuka champion, halaman Rune, kosmetik, serta Skin Classic melalui jalur progres khusus Classic. Selain itu, Riot berencana melibatkan komunitas untuk ikut menentukan arah masa depan mode ini melalui The Council, sebuah sistem voting yang memungkinkan para pemain memberikan suara untuk penambahan champion di masa mendatang, kosmetik, serta berbagai aspek lainnya dari League Classic.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *