KADOKAWA kembali melanjutkan langkah ekspansinya di industri anime dengan mengakuisisi Chiptune Inc., sebuah studio produksi anime terkemuka yang berfokus pada bidang komposisi (compositing) dan CG (computer graphics). Langkah ini menjadikan Chiptune sebagai studio ketujuh di bawah naungan KADOKAWA, sejalan dengan strategi perusahaan untuk menginternalisasi proses produksi utama dan mengamankan sumber daya kreatif yang stabil.
Langkah Strategis untuk Meningkatkan Kualitas Produksi Anime
Didirikan pada tahun 2012, Chiptune telah mengambil peran penting di industri anime dengan menangani compositing, CG, seni latar belakang, dan pewarnaan untuk berbagai proyek besar. Menurut Oricon, studio ini berkontribusi pada sekitar 10 proyek anime setiap tahunnya. Beberapa karya besar yang pernah ditangani oleh Chiptune meliputi:
- Penguin Highway
- Saga of Tanya the Evil
- BLUE LOCK
- That Time I Got Reincarnated as a Slime
- Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation
- BLUE GIANT
Oricon juga menjelaskan bahwa compositing merupakan tahap krusial dalam produksi anime di mana berbagai elemen, seperti animasi buatan tangan, CG, dan seni latar belakang, digabungkan menjadi visual akhir yang matang.
Melalui bergabungnya Chiptune ke dalam grup, KADOKAWA bertujuan untuk merampingkan alur produksi anime, meningkatkan kontrol kualitas, serta mencetak generasi profesional compositing berikutnya. Pada tahun 2023, perusahaan sempat mengumumkan rencana ekspansi cepat ke pasar anime yang mencakup 4 langkah utama:
- Membangun studio anime internal khusus dengan menggabungkan studio yang sudah ada dan mendirikan yang baru demi mengatasi kekurangan talenta di industri.
- Mengembangkan franchise anime berdurasi lebih panjang dengan meningkatkan jumlah musim yang diproduksi.
- Memiliki kepemilikan penuh atas hak IP, yang mencakup penerbitan, pembuatan merchandise, dan pengelolaan acara guna memaksimalkan kendali kreatif serta komersial.
- Memperkuat ekspansi global dengan membentuk divisi khusus yang mengelola hak IP baik di dalam maupun luar negeri.
Memperluas Jaringan Studio yang Sudah Besar
Dengan bergabungnya Chiptune, portofolio studio anime KADOKAWA kini semakin kuat dan mencakup nama-nama berikut:
- ENGI
- Studio KADAN
- Raging Bull
- Bellnox Films
- Doga Kobo
- Chiptune
Selain itu, KADOKAWA juga memegang kepemilikan saham sebesar 31,8% di Kinema Citrus, berdampingan dengan Bushiroad (31,8%) dan Muneki Ogasawara (lebih dari 36%), yang menjadikan studio tersebut sebagai perusahaan afiliasi alih-alih anak perusahaan penuh.
Melalui akuisisi ini, KADOKAWA terus memperkuat kapabilitas produksi mandiri, mengurangi ketergantungan pada mitra eksternal, serta memastikan pengawasan kreatif yang lebih ketat terhadap berbagai kekayaan intelektual (IP) mereka.
Pernyataan dari Pihak Chiptune dan KADOKAWA
Pernyataan Chiptune Inc.
“Perusahaan kami didirikan pada tahun 2012 dengan fokus pada compositing dan CG. Seiring berjalannya waktu, kami berkembang hingga mencakup animasi utama, seni latar belakang, dan desain warna. Tidak seperti studio anime pada umumnya, kami juga memiliki ilustrator internal yang memungkinkan kami mendobrak batasan dalam pekerjaan kreatif. Mendiang pendiri sekaligus mantan CEO kami, Masayuki Narai, memiliki visi untuk menciptakan karya tanpa batasan dan bekerja sebagai satu tim yang solid. Meskipun beliau tidak sempat melihat visi tersebut terwujud sepenuhnya, kami berkomitmen untuk meneruskan semangatnya dan mengejar produksi anime berkualitas tinggi sebagai bagian dari grup KADOKAWA.”
Chief Anime Officer (CAO) KADOKAWA, Takeshi Kikuchi
“Kami sangat senang bisa menyambut Chiptune, sebuah studio dengan salah satu tim compositing terbaik di industri ini, ke dalam grup kami. Kami akan terus menghormati visi mendiang Masayuki Narai sekaligus mendorong pertumbuhan Chiptune dan berkolaborasi dengan enam studio kami lainnya guna menciptakan produksi anime yang memiliki kualitas lebih tinggi lagi.”
Hubungan dengan Sony dan Ekspansi Global Hiburan Jepang
Akuisisi terbaru ini juga selaras dengan strategi ekspansi global KADOKAWA yang semakin diperkuat berkat aliansi modal dan bisnis strategis dengan Sony. Rampung pada awal 2025, kerja sama ini menjadikan Sony sebagai pemegang saham terbesar KADOKAWA setelah mengakuisisi 10% saham perusahaan.
Melalui kemitraan ini, KADOKAWA dan Sony berkomitmen untuk memaksimalkan nilai dari IP mereka di seluruh dunia. Beberapa inisiatif spesifik yang telah direncanakan meliputi:
- Investasi bersama dalam produksi anime dan live-action
- Distribusi global untuk karya-karya KADOKAWA melalui platform milik Sony
- Promosi kolaboratif untuk berbagai IP di berbagai medium hiburan
Sony sendiri telah memiliki studio besar seperti A-1 Pictures dan CloverWorks, serta jaringan distribusi anime yang luas melalui Aniplex dan Crunchyroll. Didukung oleh ekosistem PlayStation untuk kolaborasi lintas media, kedua perusahaan ini memiliki berbagai cara untuk mendominasi industri anime dan game di kancah global.
KADOKAWA baru-baru ini juga melaporkan bahwa judul-judul mereka berhasil meraup lebih dari US$130 juta pada periode April hingga Desember 2024. Beberapa judul dengan penjualan terbaik di antaranya adalah OSHI NO KO, Delicious in Dungeon, Re:ZERO -Starting Life in Another World-, dan Overlord.
Sumber: Oricon
Gambar utama:
BLUE LOCK ©Muneyuki Kaneshiro, Yusuke Nomura, Kodansha/”Blue Lock” Production Committee
That Time I Got Reincarnated as a Slime ©Taiki Kawakami, Fuse, KODANSHA/“Ten-Sura” Project
Saga of Tanya the Evil ©Carlo Zen, PUBLISHED BY KADOKAWA CORPORATION / Saga of Tanya the Evil PARTNERS
Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation ©Rifujin na Magonote/MF Books/”Mushoku Tensei” Production Committee






