Home / Anime / 10 Oktober Resmi Ditetapkan Sebagai “Hari Gintama” oleh Japan Anniversary Association

10 Oktober Resmi Ditetapkan Sebagai “Hari Gintama” oleh Japan Anniversary Association

1790421196 21671a1af5a130a72d57eb5f48d35dee 1024x576 1

Tanggal 10 Oktober telah resmi ditetapkan sebagai Gintama Day oleh Japan Anniversary Association. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan hari ulang tahun sang karakter utama, Gintoki Sakata.

Pengumuman penting ini disampaikan dalam acara panggung yang digelar pada 26 September lalu untuk merayakan perilisan versi spesial Cho Enjo dari film reanimasi Gintama: Yoshiwara in Flames Arc, yang mulai tayang di bioskop Jepang pada 25 September.

Acara tersebut dihadiri oleh para pengisi suara ternama seperti Tomokazu Sugita, Daisuke Sakaguchi, dan Rie Kugimiya. Turut hadir pula mantan editor Gintama, Kohei Onishi, serta produser anime Hiromitsu Higuchi. Sugita, selaku pengisi suara Gintoki, menerima secara langsung sertifikat pendaftaran resmi hari jadi tersebut mewakili seluruh kru dan pemain.

Dalam kesempatan itu, Sugita menyampaikan rasa terima kasihnya:

“Saya merasa sangat bersyukur. Ini juga menjadi bukti bahwa Gintama sebagai sebuah karya telah dikenal secara luas. Karena ada proses peninjauan yang ketat, tidak sembarang hal bisa disahkan begitu saja sebagai hari peringatan resmi. Dengan adanya persetujuan ini, semoga semakin banyak orang yang tahu bahwa 10 Oktober adalah Gintama Day, dan siapa tahu suatu hari nanti bisa tercantum di kalender. Setelah itu, saya berharap hari ini bisa menjadi hari libur nasional.”

Acara perayaan ini juga diisi dengan kilas balik perjalanan dua dekade serial anime tersebut. Sang kreator manga, Hideaki Sorachi, mengirimkan pesan kejutan yang mengenang kembali ekspektasi awalnya saat adaptasi anime pertama kali dikerjakan:

“Jika dipikir-pikir sekarang, sejujurnya saya sempat mengira karya ini akan gagal. Saya merasa sulit untuk menerjemahkan gaya khas Gintama ke dalam format anime, dan kalaupun berhasil, saya pikir tidak banyak penonton yang akan memahaminya. Namun, saya sudah merasa senang sejak tahu ada orang-orang yang antusias dan ingin membuat Gintama bersama-sama. Selama mereka menikmati proses pembuatan animenya, saya merasa tujuan utamanya sudah tercapai dan tidak masalah jika harus berakhir cepat. Itulah sebabnya saya tidak banyak ikut campur. Saya tadinya hanya mengharapkan royalti dari manganya saja. Tidak pernah terbayangkan bahwa versi animenya justru membuat pendapatan royalti itu melonjak drastis. Terima kasih banyak.”

Sorachi turut membagikan cerita di balik proses pemilihan pengisi suara aslinya. Ia mengungkapkan bahwa pengisi suara untuk Shinpachi dan Kagura langsung ditentukan sesaat setelah mendengar penampilan mereka di audisi, sementara Gintoki membutuhkan pertimbangan yang lebih matang. Menurutnya, Sugita tampil menonjol salah satunya karena variasi nada suaranya yang sempat meninggi secara spontan saat audisi.

Menjelang akhir acara, Sugita memberikan komentar mengenai keberlanjutan waralaba ini yang melampaui batas akhir yang pernah ia bayangkan:

“Sebuah masa depan yang tidak pernah saya duga akan terjadi, dan waktu yang saya pikir telah berhenti, kini mulai bergerak kembali. Saya perlahan mulai merasakan hal itu, dan saya berharap masa waktu yang tenang, konyol, namun penuh keseruan ini bisa terus berlanjut untuk waktu yang lama. Agar hal itu terwujud, penting bagi semuanya—termasuk lewat suara kalian—untuk terus menyuarakan bahwa Gintama itu ada dan kalian mencintainya. Semuanya, mari kita berjumpa lagi.”

Hideaki Sorachi menulis dan menggambar manga Gintama yang diserialisasikan melalui majalah Weekly Shonen Jump terbitan Shueisha dari tahun 2003 hingga 2018, sebelum kemudian dilanjutkan di Jump Giga hingga Februari 2019.

Adaptasi anime Gintama dikerjakan oleh studio Sunrise hingga musim keempat, yang kemudian dilanjutkan oleh Bandai Namco Pictures. Secara keseluruhan, anime ini mencakup 367 episode, ditambah berbagai OVA, film, game, novel, serta episode spesial. Penutup dari seri animenya adalah film Gintama: The Very Final yang tayang perdana pada tahun 2021 dan mengadaptasi arc cerita terakhir dari manga aslinya. Film layar lebar tersebut sukses besar secara komersial maupun ulasan kritis, dengan perolehan box office domestik melampaui 1,85 miliar yen (sekitar 17 juta USD) dan menjadi salah satu film anime berpendapatan tertinggi di Jepang pada tahun tersebut.

© Sorachi Hideaki/Gintama the Movie Production Committee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *